His birth is welcomed by various serious illnesses, baby Kelvin needs your help!

Bantu M. Kelvin D sekarang

3.5599164722969% funded

8847145

funded

239673995

to go

Kisah M. Kelvin D

Kelvin's mother's sobs were unavoidable, the misery now filling her days. Kelvin, his beloved baby has experienced various serious illnesses since he was born. The doctor said that Kelvin had a condition of Lateral Inguinal Hernia. Inguinal hernia is a condition that occurs when soft tissue in the body, usually part of the intestine, protrudes through a weak or torn part of the lower abdomen near the groin that usually protrudes from the navel. The resulting protrusion can sometimes be painful.





Although it is not dangerous, inguinal hernias cannot improve or disappear on their own. If it's left untreated, this disease can cause life-threatening complications. Kelvin had carried out several medical procedures, but he still had to get surgical procedures in the referral hospital. Moreover, this tiny baby also experiences aspiration pneumonia. Aspiration pneumonia is a complication of pulmonary aspiration. Lung aspiration is the entry of food, stomach acid, saliva, or other foreign objects into the lungs which can trigger lung infection.


Kelvin must be hospitalized and get surgical procedures and several laboratory checks. Until recently, the mecial costs needed have reached hundreds of millions of rupiah. This fantastic amount increasingly made Kelvin's parents hit, because his father was only a freelance employee and his mother did not work. They cannot afford to pay the fee.



Let's help Kelvin medical care!

Patient Updates Information of this patient is not available yet

Rincian Dana

Ruang perawatan Rp110.661.200
Alat Medis Rp80.761.840
Tindakan medis Rp5.253.800
Obat-Obatan Rp21.256.969
Pemeriksaan Penunjang Rp7.994.500
Biaya Platform & Digital Marketing Pasien Rp22.592.831

Total Rp248.521.140

Read more about WeCare.id Operational Fund

PNEUMONIA ASPIRASI

Pneumonia aspirasi adalah komplikasi dari aspirasi paru. Aspirasi paru adalah masuknya makanan, asam lambung, air liur, atau benda asing lainnya ke paru-paru yang dapat memicu infeksi paru. Pada keadaan normal atau pada aspirasi dalam jumlah kecil, paru-paru memiliki mekanisme pertahanan untuk mengeluarkannya, misalnya dengan batuk.

Selain pneumonia aspirasi, aspirasi paru juga dapat mengakibatkan hal-hal berikut:
  • Infeksi bakteri yang dapat memicu terjadinya empiema, abses paru-paru, dan gagal napas. Pneumonia aspirasi yang menetap dapat berkembang menjadi bronkiektasis.
  • Pneumonitis kimia yaitu iritasi zat kimia terhadap jaringan paru yang dapat memicu terjadinya gagal napas dan atau infeksi bakteri.
  • Obstruksi (penyumbatan) paru. Kondisi ini terjadi ketika benda asing yang masuk ke dalam paru cukup banyak atau berukuran besar.

Penyebab Pneumonia Aspirasi
Penyebab utama pneumonia aspirasi adalah ketika kemampuan pertahanan paru-paru terganggu dengan adanya bakteri berbahaya dalam jumlah besar yang masuk bersama dengan benda asing, seperti makanan, minuman, atau air liur ke dalam saluran pernapasan.

Beberapa hal di bawah ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami pneumonia aspirasi, di antaranya:

  • Gangguan kesadaran. Misalnya akibat penyalahgunaan alkohol dan obat terlarang, kejang, menggunakan obat bius, stroke, cedera kepala, epilepsi, demensia.
  • Gangguan menelan. Kondisi ini dapat terjadi akibat:
  • Kelainan pada tenggorokan dan kerongkongan, seperti pada kanker esofagus, kanker tenggorokan, atau luka pada kerongkongan akibat terapi radiasi.
  • Kelainan saraf, seperti pada multiple sclerosis, penyakit Parkinson, stroke, atau myasthenia gravis.
  • Kondisi lainnya. Misalnya terlalu lama berbaring, meningkatnya usia, penyakit paru obstruktif kronis, dan penggunaan nasogastric tube (selang yang dipasang di hidung untuk pemberian makan).
Gejala Pneumonia Aspirasi
Pada umumnya, gejala utama yang dialami penderita pneumonia aspirasi adalah batuk berdahak setelah makan. Adapun beberapa gejala lainnya yang juga dapat menjadi tanda pneumonia aspirasi adalah:
  • Nyeri dada.
  • Napas pendek dan mengeluarkan suara mengi.
  • Napas bau.
  • Mudah merasa lemas.
  • Mengeluarkan keringat berlebih.
  • Sulit menelan makanan atau minuman.
  • Batuk dengan dahak berwarna hijau, bau tidak sedap, atau disertai darah.
  • Kulit membiru.
Penderita penumonia aspirasi dapat mengalami gejala yang tidak spesifik seperti demam, pusing, mual, muntah, atau penurunan berat badan.


HERNIA INGUNALIS 

Hernia inguinalis adalah kondisi yang terjadi ketika jaringan lunak dalam tubuh, biasanya sebagian dari usus, menonjol melalui melalui bagian yang lemah atau robek di bagian bawah perut dekat lipatan paha. Biasanya akan menonjol keluar dari pusar. 

Tonjolan yang dihasilkan kadang dapat menyakitkan, terutama ketika Anda batuk, membungkuk, atau mengangkat benda yang berat.

Hernia inguinalis tidak bisa membaik atau hilang sendiri, tetapi belum tentu berbahaya. Meski begitu, jika dibiarkan terus tanpa terobati, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Maka umumnya dokter akan merekomendasikan operasi untuk memperbaiki hernia inguinalis yang menyakitkan atau membesar. Perbaikan hernia inguinalis adalah prosedur bedah umum.


Sumber: 
1. https://www.alodokter.com/pneumonia-aspirasi
2. https://hellosehat.com/penyakit/hernia-inguinalis-adalah/

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Total disbursement dana untuk pasien: IDR 0

Detil transaksi pasien:

Date Transaction Amount (IDR) Balance (IDR)
2019-04-20 Donation to patient 9.000 8.847.145
2019-04-20 Donation to patient 225.000 8.838.145
2019-04-19 Donation to patient 135.000 8.613.145
2019-04-19 Donation to patient 270.000 8.478.145
2019-04-19 Donation to patient 45.000 8.208.145
2019-04-18 Donation to patient 135.000 8.163.145
2019-04-18 Donation to patient 9.000 8.028.145
2019-04-18 Donation to patient 135.000 8.019.145
2019-04-18 Donation to patient 90.000 7.884.145
2019-04-17 Donation to patient 45.000 7.794.145
2019-04-17 Donation to patient 90.000 7.749.145
2019-04-17 Donation to patient 13.500 7.659.145
2019-04-16 Donation to patient 3.325.000 7.645.645
2019-04-16 Donation to patient 50.000 4.320.645
2019-04-16 Donation to patient 18.000 4.270.645
2019-04-15 Donation to patient 54.000 4.252.645
2019-04-15 Donation to patient 1.900.000 4.198.645
2019-04-13 Donation to patient 22.500 2.298.645
2019-04-13 Donation to patient 18.000 2.276.145
2019-04-12 Donation to patient 180.000 2.258.145
2019-04-11 Donation to patient 18.000 2.078.145
2019-04-10 Donation to patient 450.000 2.060.145
2019-04-09 Donation to patient 135.000 1.610.145
2019-04-09 Donation to patient 90.000 1.475.145
2019-04-08 Donation to patient 180.000 1.385.145
2019-04-08 Donation to patient 216.000 1.205.145
2019-04-05 Donation to patient 90.000 989.145
2019-04-05 Donation to patient 9.000 899.145
2019-04-04 Donation to patient 251.145 890.145
2019-04-03 Donation to patient 180.000 639.000
2019-04-03 Donation to patient 90.000 459.000
2019-04-02 Donation to patient 9.000 369.000
2019-04-01 Donation to patient 45.000 360.000
2019-03-29 Donation to patient 315.000 315.000

Funded by (32)

Fundraiser


Atau bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Partner

RS Santo Borromeus

Search for other patients

DONASI UNIVERSAL

#UNTUKSEMUA (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
2.0179068% funded
20179068 funded
979820932 to go
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
79.592677056277% funded
91929542 funded
23570458 to go

Prematur, BBLR

Bayi Bu Ati (0) - Jawa Barat
Oleh Medikator Medikator RS Santo Borromeus
29.482037575758% funded
24322681 funded
58177319 to go