Having shortness of breath at birth, Mrs. Yuhana's baby needs your help!

Bantu Bayi Ibu Yuhana sekarang

20.464366310054% funded

4232650

funded

16450375

to go

Kisah Bayi Ibu Yuhana

The baby's crying at birth is the most eagerly awaited by a mother. However, that did not happen to Ibu Yuhana's baby. The baby does not cry immediately at birth and this is very worrying. In the first hours of birth, baby Ms. Yuhana experiences shortness of breath with a very heavy breathing effort. Finally, this poor baby must be treated in the NICU room and supported by CPAP breathing aids. The X-ray results are thought to have meconium fluid inhaled into the baby's breathing.


Baby Yuhana's mother experiences Respiratory Distress Syndrome, which is a condition in which fluid collects in the alveoli, namely small and elastic air sacs in the lungs. Fluid usually seeps from small blood vessels. In addition, he also experienced Neonatal Hyperbolirubinemia (excessive bilirubin). Bilirubin that accumulates in the body is usually referred to as jaundice neonates in medical terms. This is usually characterized by a yellow tinge on the white part of the eyes, skin, urine, gums and teeth. Usually babies who experience hyperbilirubin will experience activities that tend to be quiet or inactive. Babies will also tend to lack breastfeeding appetite for their mothers, are more fussy and sleepy and the baby's body will be weaker.


Because of the baby's medical condition, Mrs. Yuhana's baby care must take place for quite a long time. The cost of long-term maintenance in the NICU room is very expensive. The total cost reaches 20 million rupiah. Ms. Yuhana's husband is only a casual worker with minimal income and Ms. Yuhana did not have time to register her baby to the national insurance company. Mrs. Yuhana and her husband were only able to pay 1.5 million rupiah. Therefore, at this time they really need help to pay off the costs of hospitalization.



Let's help Mrs. Yuhana's baby!


Patient Updates Information of this patient is not available yet

Rincian Dana

Ruang perawatan Rp18.802.750
Biaya Operasional WeCare.id Rp1.880.275

Total Rp20.683.025

Read more about WeCare.id Operational Fund

RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME

Acute Respiratory Distress Syndrome atau disingkat ARDS adalah kondisi yang muncul ketika cairan mengumpul di alveoli, yaitu kantung udara kecil dan elastis pada paru-paru. Cairan biasanya merembes dari pembuluh darah kecil.

Kumpulan cairan ini dapat membuat paru-paru tidak cukup terisi udara dan pasokan oksigen ke aliran darah menjadi berkurang. Hal tersebut mengakibatkan organ-organ, seperti ginjal dan otak, tidak dapat bekerja normal atau bahkan berhenti berfungsi karena tidak mendapat cukup oksigen.

ilirubin merupakan salah satu senyawa yang terjadi karena hasil pemecahan dari sel darah merah yang kemudian di keluarkan melalui plasenta yang ada di dalam tubuh. bilirubin lebih dikenal dengan istilah kuning yang terjadi pada bayi yang baru lahir sebanyak 60% oleh orang awam. Senyawa bilirubin ini di dalam bayi yang baru lahir merupakan hal yang normal. Bilirubin atau kuning pada bayi akan hilang dengan sendirinya jika dikeluarkan melalui air seni dan saat bayi buang air besar. Bilirubin sangat penting dikeluarkan dari dalam tubuh karena jika tidak bilirubin akan menumpuk di dalam tubuh dan akan menyebabkan hiperbilirubin.


Bilirubin Berlebihan

Bilirubin yang menumpuk di dalam tubuh ini biasanya disebut dengan istilah ikterus neonates dalam istilah medis. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya semburat warna kuning pada bagian putih mata, kulit, air seni, gusi dan gigi. Biasanya bayi yang mengalami hiperbilirubin akan mengalami aktivitas yang cenderung diam atau tidak aktif. Bayi juga akan cenderung kurang nafsu menyusu pada ibunya, lebih rewel dan mengantuk serta tubuh bayi akan lebih lemas. Berikut ini fakta tentang bilirubin berlebihan pada bayi :

Bayi yang baru lahir akan mengalami hiperbilirubin jika dalam usia kurang dari satu hari atau 24 jam memiliki kadar bilirubin sebesar 12 mili gram per desi liter. Namun kadar tersebut dapat dikatakan normal jika bayi sudah berusia dalam 3 hari lamanya.
Sebenarnya adanya kandungan bilirubin dan bayi yang mengalami hiperbilirubin ini tidak berbahaya namun jika tidak ditangani segera dan dibiarkan dalam jangka panjang
penumpukkan bilirubin terlalu lama dan banyak dapat menyebabkan gangguan pada otak sang bayi
Indikasi bahwa bayi mengalami hiperbilirubin dapat dilihat dari beberapa gejalanya seperti tidur terus menerus, sering terlihat mengantuk, tidak mau menghisap ASI dari ibu dan bola matanya akan berputar ke atas.
Jika mengalami hal ini pada bayi anda sebaiknya segera lakukan pemeriksaan guna pencegahan hal yang tidak diinginkan.

Jenis-jenis
Hiperbilirubin dapat digolongkan menjadi 2 jenis yaitu ikterus neonatus fisiologis dan ikterus neonates pataologis.

1. Ikterus neonates fisiologis

Jenis hiperbiliribun ini merupakan jenis kuning yang banyak di alami oleh bayi yang baru lahir pada usia 2 hingga 4 hari dan biasanya jenis kuning ini akan sembuh dengan sendirinya pada usia 7 hari. Saat bayi sudah buang air besar dan buang air kecil untuk menghilangkan bilirubin yang ada di dalam tubuh. Penyebab dari ikterus neontus fisiologis ini adalah masih belum sempurnanya fungsi hati pada bayi sehingga, tidak dapat memproses bilirubin di dalam hati secara optimal.

2. Ikterus neonates patologis

Jenis bilirubin ini penyebabnya adalah karena adanya serangan bakteri atau virus yang bersifat pathogen atau merugikan. Biasanya disebabkan karena infeksi, atau bisa juga disebabkan oleh virus hepatitis, virus toksoplasma yang bisanya ada di hewan kucing, virus sifilis atau penyakit malaria. Indikasi bahwa bayi mengalami jenis hiperbiribun ini adalah berat badan yang tidak mau naik serta kadar biribun dalam tubuh bayi berkisar pada angka lebih dari 15mg/ dl dalam waktu 14 hari. Jika mengalami hal ini sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter anak supaya anak mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Hiperbilirubin ini tidak bisa dianggap enteng karena bayi yang terkena bhiperbilirubin dapat mengalami kejang-kejang hebat, bahkan fatalnya bisa menjadi penyebab kematian dalam jangka panjang. Dalam jangka pendeknya, bayi yang terkena hiperbilirubin ini akan bisa mengalami kegagalan fungsi otak dan dapat menyebabkan kelumpuhan pada bayi karena saraf yang tidak berfungsi pada tubuh bayi.

Penyebab
Bayi yang lebih beresiko mengalami bilirubin yang tidak normal adalah bayi yang lahir secara prematur. Hal ini disebabkan karena dalam tubuh bayi yang prematur belum dapat mengakses fungsi tubuhnya dengan baik. Sebagaimana bayi yang lahir dengan normal sehingga, kadar bilirubin pada bayi prematur biasanya akan lebih tinggi. Hal ini harus segera dilakukan pengobatan karena bisa membuat komplikasi yang lebih parah dalam tubuh si bayi. 



Sumber: 
1. https://alodokter.com 
2. https://halosehat.com/penyakit/gejala/hiperbilirubin-pada-bayi-baru-lahir

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Total disbursement dana untuk pasien: IDR 0

Detil transaksi pasien:

Date Transaction Amount (IDR) Balance (IDR)
2019-03-19 Donation to patient 90.000 4.232.650
2019-02-26 Donation to patient 45.000 4.142.650
2019-02-22 Donation to patient 18.900 4.097.650
2019-02-17 Donation to patient 279.000 4.078.750
2019-02-15 Donation to patient 112.500 3.799.750
2019-02-06 Donation to patient 193.500 3.687.250
2019-02-04 Donation to patient 900.000 3.493.750
2019-02-01 Donation to patient 90.000 2.593.750
2019-01-31 Donation to patient 45.000 2.503.750
2019-01-31 Donation to patient 900.000 2.458.750
2019-01-31 Donation to patient 135.000 1.558.750
2019-01-26 Donation to patient 45.000 1.423.750
2019-01-25 Donation to patient 45.000 1.378.750
2019-01-16 Donation to patient 400.000 1.333.750
2019-01-13 Donation to patient 135.000 933.750
2019-01-11 Donation to patient 180.000 798.750
2019-01-09 Donation to patient 9.000 618.750
2019-01-07 Donation to patient 209.250 609.750
2019-01-06 Donation to patient 225.000 400.500
2019-01-04 Donation to patient 90.000 175.500
2019-01-04 Donation to patient 67.500 85.500
2019-01-02 Donation to patient 9.000 18.000
2019-01-02 Donation to patient 9.000 9.000

Fundraiser

No fundraiser yet.

Atau bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Partner

RS Hermina Pasteur
Jalan Doktor Djunjunan No.107, Pasteur, Pajajaran, Cicendo, Pajajaran, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40173

Search for other patients

DONASI UNIVERSAL

#UNTUKSEMUA (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
0.7973613% funded
7973613 funded
992026387 to go

Prematur, BBLR

Bayi Bu Ati (0) - Jawa Barat
Oleh Medikator Medikator RS Santo Borromeus
27.371128484848% funded
22581181 funded
59918819 to go

Gagal Ginjal Kronis

Viara (14) - Jawa Timur
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
47.028413050364% funded
22270305 funded
25084695 to go