Nizam

1560000

funded

14940000

to go

23

donors

Rp.
9.4545454545455% funded

Having an abnormal jaw and experiencing shortness of breath, Nizam needs your help!

Nizam - menderita Auricle Cleft, Trakeomalasia

A few months ago, Nizam, a child of a divorced couple, had a spasm and a seizure with fever. His mother took her to the hospital emergency unit. At that time, doctors diagnosed Nizam experiencing airway obstruction and were suspected of having tracheomalacia. Tracheomalacia is a condition in which structural abnormalities of the tracheal cartilage are weakened, this is due to lack of or atrophy of the fibers elastic longitudinal pars membranasea or cartilage disorders so that the airway becomes weak and easy to collapse (faint), especially when there is an increase in air flow, for example when coughing, crying, or breastfeeding.


Then a tracheostomy procedure was performed on Nizam. Tracheostomy is a surgical procedure performed by making a hole in the airways or trachea to insert a tube that can help patients who have difficulty breathing and experience significant decreased oxygen levels or respiratory system failure. After surgery, Nizam should be treated in the perinatal intensive care unit (PICU) using a ventilator. In addition to tracheomalacia, Nizam also has a small and abnormal lower jaw (micrognathia), auricle cleft and ventricular septal defects (congenital heart defects of a hole in the separating wall (septum) between the right ventricle and the left ventricle of the heart ).


The doctor's team referred Nizam to the orthodontic and plastic surgery for the mandibular osteogenesis distraction procedure. Because of the procedure of elongation of the mandible, the patient's lower teeth go forward so that there is a malocclusion (a form of the maxillary and lower relationships that deviate from the accepted standard form as a normal form) and require orthodontic treatment.


Nizam currently requires a fixed orthodontic appliance to improve the condition of his non-standard jaws. The cost reaches a dozen million rupiah. Nizam's mother does not work and takes care of the household on daily basis, she is devastated because she doesn't know how pay the hospital bills. Nizam's mother worried if his son's condition is not improved, Nizam could potentially be a bullying victim


Let's help improve Nizam's condition!


If Nizam gets help, the donations will be distributed for the installation of orthodontic appliance for IDR 15.000.000.



  • Alat Medis

    Rp15.000.000

    alat cekat orthodonti

  • Biaya Operasional WeCare.id

    Rp1.500.000

    Biaya operasional wecare.id (0%)

Read more about WeCare.id Operational Fund

Trakeomalasia

Trakeomalasia merupakan suatu keadaan kelemahan trakea yang disebabkan karena kurang dan atau atrofi serat elastis longitudinal pars membranasea, atau gangguan integritas kartilago sehingga jalan napas menjadi lebih lemah dan mudah kolaps. Trakeomalasia pada anak dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu trakeomalasia primer (penyakit kongenital) dan sekunder (penyakit didapat). Untuk menegakkan diagnosis trakeomalasia dapat dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan pencitraan. Manifestasi klinis trakeomalasia antara lain riwayat stridor ekspirasi, kesulitan minum, suara parau, afonia, riwayat breath holding, riwayat intubasi berkepanjangan, trakeostomi, trauma dada, trakeobronkitis berulang, penyakit kartilago (polikondritis relaps), dan reseksi paru. Sebagian besar anak dengan trakeomalasia tidak memerlukan intervensi. Terapi bedah diperlukan jika terapi konservatif tidak mencukupi atau jika terjadi refleks apne, mengalami kesulitan peningkatan berat badan dan perkembangan, mengalami pneumonia atau apne berulang, menunjukkan obstruksi jalan napas yang memerlukan dukungan jalan napas kronik. Gejala klinis akan menghilang secara spontan pada usia 18-24 bulan. 

Trakeostomi

Trakeostomi adalah prosedur bedah yang dilakukan dengan membuat lubang di saluran udara atau trakea untuk memasukkan tabung yang dapat membantu pasien yang kesulitan bernapas dan mengalami penurunan kadar oksigen yang signifikan atau kegagalan sistem pernapasan.

Trakea adalah tabung berongga dan panjang yang menghubungkan faring dan laring ke paru-paru. Fungsi utama trakea adalah untuk memastikan udara mengalir dengan normal ketika seseorang menghirup atau menghembuskan napas.

Trakea memiliki empat lapisan yang berbeda. Lapisan yang terdalam dinamakan mukosa, yang berfungsi untuk menghentikan benda apapun yang masuk ke saluran pernapasan dan dapat menyebabkan iritasi atau infeksi pada paru-paru. Di atas mukosa terdapat submukosa, di mana pembuluh darah dan saraf dapat ditemukan. Submukosa juga terdiri dari elastin dan kolagen, yang dapat membantu menarik trakea. Di sekitar submukosa terdapat tulang rawan hialin, yang menopang dan melindungi cincin-cincin yang membentuk trakea. Walaupun lentur, tulang ini juga kuat dan dapat mencegah terjadinya kerusakan pada trakea akibat tekanan. Lapisan yang paling atas adalah adventitia, yang berfungsi untuk melekatkan trakea ke jaringan sekitarnya.

Gangguan pada trakea, yang memengaruhi lapisan-lapisan tersebut, dapat menyebabkan komplikasi yang serius, termasuk berkurangnya kadar oksigen ke paru-paru dan kegagalan pernapasan. Untuk mencegah hal tersebut, salah satu pengobatan yang dapat dilakukan adalah trakeostomi.

Trakeostomi dapat direncanakan terlebih dahulu atau dilakukan sebagai tindakan darurat. Ketika telah direncanakan, obat bius total akan digunakan untuk membatasi pergerakan pasien saat menjalani operasi. Namun, dalam situasi darurat, trakeostomi biasanya dilakukan dengan bius lokal dan tabung yang dimasukkan langsung dihubungkan ke alat bantu pernapasan. Trakeostomi yang terencana juga dapat berupa trakeostomi dilatasi perkutan (percutaneous dilation tracheostomy/PDT), yang dilakukan di samping tempat tidur pasien di unit perawatan intensif. Tindakan ini dianggap minim sayatan karena hanya membutuhkan sayatan dan jarum yang kecil.


Defek Septum Ventricel atau ventricular septal defect (VSD) 

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD) adalah kelainan jantung bawaan berupa lubang di dinding pemisah (septum) antara bilik kanan dan bilik kiri jantung. Pada kebanyakan kasus, defek septum ventrikel muncul di bagian bawah katup aorta. Katup ini berfungsi mengontrol aliran darah dari bilik kiri ke pembuluh darah arteri utama dalam tubuh, yaitu aorta.

Defek septum ventrikel menyebabkan darah yang kaya oksigen tidak dipompa ke seluruh tubuh, melainkan masuk kembali ke paru-paru. Akibatnya, kerja jantung menjadi lebih berat. Kelainan anatomi jantung ini pada umumnya merupakan kelainan bawaan yang didapat sejak lahir. Jika berukuran kecil, defek septum ventrikel dapat menutup dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Namun jika berukuran besar, lubang ini harus ditutup melalui operasi.


Sumber: 

1. https://www.researchgate.net/publication/312337375_Trakeomalasia_pada_Anak 

2. https://www.alodokter.com/defek-septum-ventrikel

3. https://www.docdoc.com/id/info/procedure/trakeostomi/ 

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Patient Updates Information of this patient is not available yet

Proposed By

Alita Indania

CCC RSCM-FKUI

Hospitalized at

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Fundraiser

No fundraiser yet.
  PREV
  NEXT

Share informations about Nizam in social media

WeCare.id Share on Facebook

Atau bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Search for other patients

Lucia (56)

Jawa Barat

Appendicitis

Ms. Lucia, 56 years old, had a severe abdominal pain. The pain she felt was unbearable that day. Soon, her brother took her to the nearest hospital in Bandung. When admitted to the hospital, Ms. Lucia's complained of pain in the abdomen that often occurs. Then, a CT scan procedure was performed t
Read More
115.53726907631% funded
10069073 funded
8715000 to go
57 donors

By Syahyatul (0)

Banten

Respiratory Distress Syndrome

Every mother wants to be able to give birth to a healthy child. It is also felt by Syahyatul's mother. Syahyatul was born in Tangerang. Syahyatul's mother expects her child to be born at a normal time, but fate says otherwise. When the mother of Syahyatul's pregnancy turns 32 weeks old, the baby
Read More
0% funded
11809600 funded
0 to go
34 donors

Fasha (11)

Jawa Barat

Tuberculous Meningitis

At teenagers age, people tend to try for new things. Unfortunately, Fasha, 11 years old, suffered from a disease in the days leading up to her teenage years so it's limited her to do such things. A few weeks ago it was known that there was a lump on some parts of Fasha's body. Fasha was diagnosed
Read More
6.6168361720377% funded
810000 funded
12241500 to go
5 donors