Suffering from lupus disease, Anisa needs a helping hand!

Bantu Anisa N sekarang

100% funded

14929106

funded

-54000

to go

Kisah Anisa N

Some time ago, Anisa came to the hospital with a wound on her knees. The wound spread and her legs swelled. When Anisa went to the hospital, she complained of severe pain in both knee joints and on the ankle pain that lasted all day. Seen open and swollen wounds on the tissue around the wound on his knees and elbows. Anisa was diagnosed with systemic lupus erythematosus (SLE). Lupus is a chronic inflammatory disease caused by an immune or immune system that attacks cells, tissues, and organs. Such diseases are called autoimmune diseases. It is called SLE because the Lupus occurs thoroughly (systemically) in the patient's body and is the most common type of lupus. The name systemic lupus is due to various organs, especially joints, kidneys, and skin. The main symptom is chronic inflammation of the organs.

Anisa has received the treatment for her SLE. However, besides SLE, she also suffered from osteoporosis due to steroid drugs she consumed and because of SLE disease she suffered. Osteoporosis is a condition when the quality of bone density decreases. This condition makes the bones become porous and susceptible to cracking. Factors that can increase the risk of osteoporosis, one of them is the use of medicine in the long term that affect bone strength or hormone levels, such as prolonged consumption of steroid drugs. Moreover, the nutritional status of Anisa is also classified as malnutrition.

Anisa requires various medicine that must be consumed continuously in order to improve her condition. There are some medication that are not covered by any insurance, so that her parents have to spend their own money. Anisa's father worked as a small traders with relatively low income. Because Anisa has been ill for a long time, he had to pay for her medical needs which cost a lot. Not to mention the added cost of transportation that can reach millions of rupiah per month because Anisa should be treated routinely to the hospital. 

Let Anisa help her better!

If donations for Anisa are collected, it will be used for medicinal needs such as vitamin D3, vitamin E, Imuran, Cavit D3 and hospital transportation costs for 3 months.


Patient Updates Information of this patient is not available yet

Rincian Dana

Transportasi Rp6.000.000
Obat-Obatan Rp7.522.824
Biaya Platform & Digital Marketing Pasien Rp1.352.282

Total Rp14.875.106

Read more about WeCare.id Operational Fund

LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK

Lupus adalah penyakit peradangan (inflamasi) kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri. Penyakit seperti ini disebut penyakit autoimun. Lupus dapat menyerang berbagai bagian dan organ tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, ginjal, paru-paru, jantung, otak, dan sumsum tulang belakang.

Pada kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi. Akan tetapi pada penderita lupus, sistem imun justru menyerang tubuhnya sendiri. Penyebab terjadinya lupus pada seseorang hingga saat ini belum diketahui. Sejauh ini, diduga penyakit yang lebih menyerang wanita dibandingkan dengan laki-laki ini dipengaruhi oleh beberapa faktor genetik dan lingkungan.

Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus/SLE)
Lupus ini terjadi secara menyeluruh (sistemik) pada tubuh penderita dan merupakan jenis lupus yang paling sering terjadi. Dinamakan lupus sistemik dikarenakan terjadi pada berbagai organ, terutama sendi, ginjal, dan kulit. Gejala utamanya adalah inflamasi kronis pada organ-organ tersebut.

OSTEOPOROSIS

Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak.

Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang, setelah pasien mengalami jatuh ringan. Retak pada pergelangan tangan, tulang pinggul, dan tulang belakang adalah kasus yang paling banyak ditemui pada penderita osteoporosis.

Faktor Risiko Berkembangnya Osteoporosis
Tulang Anda terus beregenerasi dari waktu ke waktu. Ini berarti tulang yang telah rapuh akan terganti dengan tulang baru. Saat masih kanak-kanak, tulang kita tumbuh dan mampu memperbarui diri dengan cepat.

Pada rentang usia 16-18 tahun, tulang perlahan-lahan akan berhenti tumbuh, sementara massa tulang akan terus bertambah hingga usia akhir 20-an. Namun proses ini melambat seiring dengan pertambahan usia manusia. Secara perlahan, kepadatan tulang akan makin berkurang dan proses ini dimulai sekitar umur 35 tahun.

Di Indonesia, kurangnya konsumsi makanan yang mengandung kalsium menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya jumlah pengidap osteoporosis di Indonesia.

Selain usia tua, berikut ini adalah beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko berkembangnya osteoporosis:

  • Adanya riwayat penyakit anggota keluarga yang mengidap osteoporosis
  • Sering mengonsumsi minuman keras dan merokok
  • Penyakit yang menyerang kelenjar penghasil hormon, seperti  kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme)
  • Malabsorpsi (ketidakmampuan usus untuk menyerap nutrisi dari makanan)
  • Pemakaian obat-obatan dalam jangka panjang yang memengaruhi kekuatan tulang atau kadar hormon, seperti konsumsi prednisolon berkepanjangan.
  • Kondisi-kondisi yang diakibatkan oleh peradangan pada organ tubuh, seperti rheumatoid arthritis, penyakit paru obstruktif kronis/COPD (chronic obstructive pulmonary disease), dan penyakit Crohn.

Sumber: https://www.alodokter.com/

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Total disbursement dana untuk pasien: IDR 3.573.465

Detil transaksi pasien:

Date Transaction Amount (IDR) Balance (IDR)
2019-04-12 Donation to patient 165.025 11.957.666
2019-04-12 Bantuan obat Anisa M ke-8 -271.975 11.792.641
2019-03-12 Donation to patient 437.000 12.064.616
2019-03-12 Bantuan obat Anisa N ke-7 -268.000 11.627.616
2019-02-15 Donation to patient 5.700.000 11.895.616
2019-02-15 Donation to patient 45.000 6.195.616
2019-02-15 Donation to patient 180.000 6.150.616
2019-02-15 Donation to patient 63.000 5.970.616
2019-02-15 Donation to patient 9.000 5.907.616
2019-02-15 Donation to patient 90.000 5.898.616
2019-02-15 Donation to patient 90.000 5.808.616
2019-02-15 Donation to patient 180.000 5.718.616
2019-02-15 Donation to patient 45.000 5.538.616
2019-02-15 Donation to patient 90.000 5.493.616
2019-02-15 Donation to patient 18.000 5.403.616
2019-02-15 Donation to patient 180.000 5.385.616
2019-02-15 Donation to patient 90.000 5.205.616
2019-02-15 Donation to patient 9.000 5.115.616
2019-02-15 Donation to patient 270.000 5.106.616
2019-02-15 Donation to patient 9.000 4.836.616
2019-02-15 Donation to patient 18.000 4.827.616
2019-02-15 Donation to patient 45.000 4.809.616
2019-02-15 Donation to patient 90.000 4.764.616
2019-02-15 Donation to patient 9.000 4.674.616
2019-02-15 Donation to patient 9.000 4.665.616
2019-02-12 Donation to patient 705.000 4.656.616
2019-02-12 Bantuan obat Anisa M ke-6 -315.000 3.951.616
2019-01-30 Donation to patient 90.000 4.266.616
2019-01-29 Bantuan obat Anisa M ke-5 -490.000 4.176.616
2019-01-29 Donation to patient 20.000 4.666.616
2019-01-03 Donation to patient 45.000 4.646.616
2018-12-16 Donation to patient 18.000 4.601.616
2018-12-14 Donation to patient 27.000 4.583.616
2018-11-26 Donation to patient 810.000 4.556.616
2018-10-30 Bantuan obat Anisa ke-4 -490.000 3.746.616
2018-10-30 Donation to patient 510.000 4.236.616
2018-09-27 Donation to patient 100.000 3.726.616
2018-09-19 Donation to patient 500.000 3.626.616
2018-09-07 Bantuan obat Anisa ke-2 -280.000 3.126.616
2018-09-05 Donation to patient 200.000 3.406.616
2018-08-26 Donation to patient 480.000 3.206.616
2018-08-19 Donation to patient 50.000 2.726.616
2018-08-17 Donation to patient 10.000 2.676.616
2018-08-16 Donation to patient 100.000 2.666.616
2018-08-16 Donation to patient 100.000 2.566.616
2018-08-15 Donation to patient 250.000 2.466.616
2018-08-15 Donation to patient 250.000 2.216.616
2018-08-11 Donation to patient 15.000 1.966.616
2018-08-10 Donation to patient 250.000 1.951.616
2018-08-10 Donation to patient 50.000 1.701.616
2018-08-10 Donation to patient 50.000 1.651.616
2018-08-09 Donation to patient 500.000 1.601.616
2018-08-09 Donation to patient 50.000 1.101.616
2018-08-08 Donation to patient 10.106 1.051.616
2018-08-08 Donation to patient 500.000 1.041.510
2018-08-08 Donation to patient 1.000.000 541.510
2018-08-07 Donation to patient 1.000.000 -458.490
2018-07-02 Bantuan obat & transport Anisa week 2 -420.000 -1.458.490
2018-06-06 Bantuan obat pasien Anisa (ke-1) -1.038.490 -1.038.490

Funded by (47)

Fundraiser

No fundraiser yet.

Partner

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Search for other patients

DONASI UNIVERSAL

#UNTUKSEMUA (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
2.0179068% funded
20179068 funded
979820932 to go
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
79.592677056277% funded
91929542 funded
23570458 to go

Prematur, BBLR

Bayi Bu Ati (0) - Jawa Barat
Oleh Medikator Medikator RS Santo Borromeus
29.482037575758% funded
24322681 funded
58177319 to go