Nagita

5995000

funded

3245000

to go

18

donors

Rp.
64.880952380952% funded

Seorang anak buruh harian menderita epilepsi, bantuanmu sangat diharapkan!

Nagita - menderita Cerebral Palsy and Epilepsy

Nagita, bocah usia 5 tahun yang tinggal di ibu kota, namun tidak bisa
berkembang pesat seperti kemajuan kota metropolitan ini. Sejak usia 6
bulan, Nagita sering mengalami kejang yang mengkhawatirkan orang tuanya.
Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi Nagita demam tinggi dan tidak lama
diketahui bahwa bocah malang ini menderita epilepsi. Epilepsi atau ayan
adalah suatu kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang
secara berulang. Alhasil, semenjak lahir hingga saat ini, Nagita belum
bisa mengangkat kepala, duduk maupun berdiri sendiri. Untuk makan pun,
Nagita harus menggunakan selang makan (NGT) agar bisa mendapat asupan.

Nagita
juga sering mengalami muntah dan batuk hingga akhirnya dokter
mendiagnosis Nagita menderita cerebral palsy. Cerebral palsy adalah
kelainan neurologis (otak) yang mempengaruhi saraf motorik untuk
pergerakan tubuh, penyakit ini biasanya muncul pada masa bayi atau anak
usia dini. Fungsi motorik dan koordinasi otot mengalami masalah secara
permanen, meskipun kondisinya tidak memburuk seiring dengan waktu.

Hingga
saat ini, Nagita sudah diterapi menggunakan obat-obatan untuk
kejangnya, menjalankan fisioterapi dan telah konsul dengan ahli
neurologi dan gizi. Diketahui bahwa status gizi balita ini kurang.
Dokter menyarankan Nagita untuk mengonsumsi susu peningkat gizi agar
kondisinya terus membaik.

Ayah Nagita bekerja sebagai buruh
harian yang penghasilannya tidak menentu dan ibunya tidak bekerja.
Kebutuhan biaya susu untuk Nagita tidak murah. Mereka sangat
mengharapkan ada jalan keluar agar anaknya tetap mendapatkan gizi yang
layak ditengah himpitan ekonomi yang mereka alami.

Ayo bantu Nagita agar gizinya lebih baik!

Jika
mendapatkan bantuan, dana akan digunakan untuk biaya susu peningkat
gizi 8 kaleng/bulan selama 3 bulan dan biaya transportasi untuk kontrol
ke rumah sakit.

  • Nutrisi

    Rp6.000.000

    Pediasure 8 kaleng/bulan x Rp 250.000 x 3 bulan

  • Transportasi

    Rp2.400.000

    Transportasi untuk kontrol 2 orang x Rp 50.000 (pp) x 2 kali/minggu x 3 bulan

  • Biaya Operasional WeCare.id

    Rp840.000

    Biaya operasional WeCare.id (10%)

Read more about WeCare.id Operational Fund

Cerebral Palsy adalah sekelompok kondisi yang mempengaruhi otot dan saraf. Penyakit ini bukan merupakan penyakit bawaan, tapi dapat dimulai dari tahap awal kehidupan yaitu sejak lahir. Tiga jenis Cerebral Palsy adalah spastic (paling umum), athetoid, dan ataxic. Cerebral Palsy dapat terjadi dalam bentuk ringan, sedang, atau parah. Gejalanya antara lain adalah pergerakan lengan dan kaki yang abnormal, sulit makan, bentuk otot yang buruk pada awal kehidupan, perkembangan berjalan dan berbicara yang lambat, postur tubuh abnormal, kejang otot, tubuh kaku, koordinasi yang buruk, dan mata yang terlihat marah.

Cerebral Palsy tak pernah berdiri sendiri. Banyak penderita Cerebral Palsy yang juga mengalami gangguan medis lainnya, salah satunya kejang/epilepsi. Hampir 50% penderita Cerebral Palsy disertai dengan kejang. Bila kejang terjadi tanpa ada pemicu seperti demam, disebut epilepsi. Jenis epilepsi dapat bervariasi, bisa berupa kejang di seluruh tubuh (kejang umum), atau kejang parsial atau sebagian.

Sumber :

1. https://hellosehat.com/penyakit/cerebral-palsy/

2. http://www.parenting.co.id/bayi/gangguan+medis+penyerta+cerebral+palsy

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Proposed By

-

-

Funded by

  PREV
  NEXT

Hospitalized at

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Share informations about Nagita in social media

WeCare.id Share on Facebook

Search for other patients

Azzam Rizaldy (5 )

DKI Jakarta

Cerebral palsy

Azzam, anak dari seorang buruh harian ini belum dapat duduk mandiri di usianya yang sudah 5 tahun. Saat umur 1 tahun, orang tua Azzam merasa perkembangan anaknya tidak sesuai umur (belum bisa apa-apa). Kemudian sang Ibu memeriksakan Azzam ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD,  lalu dirujuk lagi ke R
Read More
0% funded
0 funded
9398400 to go
0 donors

Alisya (2 )

DKI Jakarta

Maple Syrup Urine Disease

Saat buah hati lahir adalah saat yang paling ditunggu dan penuh kebahagiaan. Namun saat momen bahagia itu, orang tua dari Alisya diliputi rasa sedih karena Alisya dan saudara kembarnya mengalami koma. Bayi kembar ini dirawat di unit intensif neonatal hingga tiga bulan lamanya. Alisya bebe
Read More
79.779510621135% funded
14835000 funded
18595000 to go
68 donors

Bayi Ny. Nia (0 )

Jawa Barat

Respiratory Distress Syndrome

Lahir dengan sempurna adalah keinginan setiap orang tua bagi anaknya. Namun kisah sedih dialami bayi mungil yang dikandung Ibu Nia. Ia terpaksa harus lahir prematur karena sang Ibu Nia mengalami pre-eklamsia berat. Pre-eklamsia adalah sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan
Read More
131.07735781526% funded
20985000 funded
16009630 to go
55 donors