Seorang anak buruh harian menderita epilepsi, bantuanmu sangat diharapkan!

Bantu Nagita sekarang

100% funded

9240000

funded

0

to go

Kisah Nagita

Nagita, bocah usia 5 tahun yang tinggal di ibu kota, namun tidak bisa
berkembang pesat seperti kemajuan kota metropolitan ini. Sejak usia 6
bulan, Nagita sering mengalami kejang yang mengkhawatirkan orang tuanya.
Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi Nagita demam tinggi dan tidak lama
diketahui bahwa bocah malang ini menderita epilepsi. Epilepsi atau ayan
adalah suatu kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang
secara berulang. Alhasil, semenjak lahir hingga saat ini, Nagita belum
bisa mengangkat kepala, duduk maupun berdiri sendiri. Untuk makan pun,
Nagita harus menggunakan selang makan (NGT) agar bisa mendapat asupan.

Nagita
juga sering mengalami muntah dan batuk hingga akhirnya dokter
mendiagnosis Nagita menderita cerebral palsy. Cerebral palsy adalah
kelainan neurologis (otak) yang mempengaruhi saraf motorik untuk
pergerakan tubuh, penyakit ini biasanya muncul pada masa bayi atau anak
usia dini. Fungsi motorik dan koordinasi otot mengalami masalah secara
permanen, meskipun kondisinya tidak memburuk seiring dengan waktu.

Hingga
saat ini, Nagita sudah diterapi menggunakan obat-obatan untuk
kejangnya, menjalankan fisioterapi dan telah konsul dengan ahli
neurologi dan gizi. Diketahui bahwa status gizi balita ini kurang.
Dokter menyarankan Nagita untuk mengonsumsi susu peningkat gizi agar
kondisinya terus membaik.

Ayah Nagita bekerja sebagai buruh
harian yang penghasilannya tidak menentu dan ibunya tidak bekerja.
Kebutuhan biaya susu untuk Nagita tidak murah. Mereka sangat
mengharapkan ada jalan keluar agar anaknya tetap mendapatkan gizi yang
layak ditengah himpitan ekonomi yang mereka alami.

Ayo bantu Nagita agar gizinya lebih baik!

Jika
mendapatkan bantuan, dana akan digunakan untuk biaya susu peningkat
gizi 8 kaleng/bulan selama 3 bulan dan biaya transportasi untuk kontrol
ke rumah sakit.

Patient Updates Information of this patient is not available yet

Rincian Dana

Nutrisi Rp6.000.000
Transportasi Rp2.400.000
Biaya Operasional WeCare.id Rp840.000

Total Rp9.240.000

Read more about WeCare.id Operational Fund

Cerebral Palsy adalah sekelompok kondisi yang mempengaruhi otot dan saraf. Penyakit ini bukan merupakan penyakit bawaan, tapi dapat dimulai dari tahap awal kehidupan yaitu sejak lahir. Tiga jenis Cerebral Palsy adalah spastic (paling umum), athetoid, dan ataxic. Cerebral Palsy dapat terjadi dalam bentuk ringan, sedang, atau parah. Gejalanya antara lain adalah pergerakan lengan dan kaki yang abnormal, sulit makan, bentuk otot yang buruk pada awal kehidupan, perkembangan berjalan dan berbicara yang lambat, postur tubuh abnormal, kejang otot, tubuh kaku, koordinasi yang buruk, dan mata yang terlihat marah.

Cerebral Palsy tak pernah berdiri sendiri. Banyak penderita Cerebral Palsy yang juga mengalami gangguan medis lainnya, salah satunya kejang/epilepsi. Hampir 50% penderita Cerebral Palsy disertai dengan kejang. Bila kejang terjadi tanpa ada pemicu seperti demam, disebut epilepsi. Jenis epilepsi dapat bervariasi, bisa berupa kejang di seluruh tubuh (kejang umum), atau kejang parsial atau sebagian.

Sumber :

1. https://hellosehat.com/penyakit/cerebral-palsy/

2. http://www.parenting.co.id/bayi/gangguan+medis+penyerta+cerebral+palsy

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Fundraiser

No fundraiser yet.

Partner

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Search for other patients

Primary Immunodeficiency Disease

PID Warriors (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Pricilia Gunawan H
39.548142580757% funded
80309375 funded
122758000 to go

Patent Ductus Arteriosus

Dev (1) - Jawa Barat
Oleh Medikator Medikator RS Santo Borromeus
43.91994283558% funded
26569972 funded
33926400 to go

Hipertensi Pulmonal

Ahmad (3) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Shela Putri Sundawa
58.762424242424% funded
48479000 funded
34021000 to go