Anak tukang jahit ini mengalami radang usus parah dan berperawakan pendek, bantuanmu sangat diharapkan!

WeCare.id

M. Iman S

No. of Donors 32
24.05% terdanai
Rp.9,421,498,-

Funded

Rp.29,759,182,-

Needed

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient

Become a Fundraiser

"Tidak perlu mengeluh, karena tak akan mengurangi peluh dan sambat tak menambah hebat", begitulah orang tua Iman yang berusaha tabah dengan cobaan yang sedang menimpa mereka. Iman adalah seorang anak yang duduk di bangku SD yang tidak bisa menjelaskan seluruhnya apa yang ia rasakan. Nyeri pada perut dan rasa lemas adalah gejala yang sering ia alami. Suatu hari, Iman dibawa ke rumah sakit karena pendarahan di saluran cerna. Iman menderita radang usus atau yang disebut inflammatory bowel disease.

Inflammatory bowel disease atau radang usus adalah peradangan pada saluran pencernaan yang ditandai dengan adanya iritasi hingga luka. Radang usus dapat menimbulkan gejala berupa diare, nyeri perut, dan berat badan turun. Tidak hanya itu, bocah usia 10 tahun ini juga menderita anemia defisiensi besi dan insufisiensi vitamin D. Tubuh Iman terlihat lebih kecil dari anak-anak seusianya dan dokter mengatakan bahwa Iman berperawakan pendek.

Saat ini, Iman membutuhkan pemeriksaan growth hormone dan IGF (insulin-like growth factor). Biaya yang dibutuhkan berjumlah jutaan rupiah dan orang tua Iman sudah tidak punya biaya lagi. Ayahnya yang seorang tukang jahit hanya memiliki penghasilan sekitar 1,5 juta rupiah per bulan dan ibunya tidak bekerja. Jika tidak dilakukan pemeriksaan dan tidak segera diterapi, nasib Iman mungkin akan lebih buruk dari sebelumnya.

Mari bantu Iman!

Perkembangan

Diagnosa

INFLAMMATORY BOWEL DISEASE

Inflammatory bowel disease (IBD) atau yang juga dikenal dengan nama penyakit radang usus (kolitis) adalah kondisi gangguan yang menyebabkan sistem pencernaan jadi meradang. Sistem pencernaan terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, dan usus besar. Mereka berperan untuk mengurai makanan, mendapatkan nutrisi dari makanan, dan mengeluarkan produk sampah yang tidak diperlukan.

Apa jenis penyakit radang usus? Ada tiga jenis radang usus yang paling umum. Jenis yang paling umum dari penyakit radang usus adalah ulcerative colitis, pancolitis dan penyakit Crohn.

  1. Ulcerative colitis sakit perut setelah buka puasa

Ulcerative colitis bisa dikelompokkan menurut lokasi peradangan dan keparahan gejala:

Ulcerative proctitis. Ini adalah jenis ulcerative colitis yang paling ringan. Peradangannya sering terjadi di dekat anus. Proctosigmoiditis. Peradangan terjadi pada rektum dan ujung bawah usus besar. Left-sided colitis. Peradangan meluas dari rektum melalui sigmoid dan descending colon. a berbeda, tetapi biasanya menyerang ileum (bagian akhir usus kecil) dan usus besar. Jangan tertukar antara radang usus (IBD) dan sindrom iritasi usus alias irritable bowel sydrome (IBS). IBS ditandai dengan kontraksi abnormal dinding usus, sedangkan IBD mengacu pada kondisi yang menyebabkan peradangan.

  1. Pancolitis penyebab sakit perut Pancolitis adalah peradangan pada seluruh lapisan usus besar. Pancolitis termasuk peradangan kronis, yang bisa menyebabkan tumbuhnya bisul dalam usus atau malah membuat usus terluka. Radang usus seringkali dikaitkan dengan usus buntu atau inflammatory bowel disease (IBD). Namun ketika peradangan secara spesifik hanya menyerang usus besar, kondisi ini disebut dengan pancolitis.

Seiring waktu, peradangan pada lapisan usus menyebabkan luka. Dinding usus kemudian kehilangan kemampuan untuk mengolah makanan, sisa makanan untuk dibuang, dan menyerap air. Hal ini menyebabkan diare. Luka kecil yang berkembang di usus kemudian menyebabkan Anda mengalami sakit perut dan BAB berdarah. Berkurangnya nafsu makan, kelelahan, dan penurunan berat badan pada akhirnya dapat memicuanoreksia.

Gejala pancolitis

Gejala lain juga dapat dipengaruhi oleh peradangan usus besar ini, termasuk nyeri sendi (biasanya di lutut, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan). Tak menutup kemungkinan gejala pancolitis juga dapat memengaruhi mata. Jika tidak diobati dengan baik, peradangan usus besar dapat menyebabkan komplikasi fatal seperti perdarahan parah, perforasi usus (perlubangan usus), usus hipertrofik (perenggangan usus), hingga radang selaput perut. Pancolitis juga membuat Anda berisiko lebih tinggi untuk terkena kanker usus besar.

  1. Penyakit Crohn Membedakan Jenis Sakit Perut Berdasarkan Penyebabnya Penyakit Crohn adalah penyakit autoimun kronis menyebabkan radang usus yang terjadi di sepanjang saluran pencernaan dari mulut hingga anus. Akan tetapi, kondisi ini paling sering terjadi pada usus halus (ileum) atau usus besar (kolon). Penyebabnya kemungkinan besar karena reaksi sistem imun dan juga faktor keturunan.

Pada dasarnya kesehatan mental dan fisik sangat berkaitan. Misalnya, saat Anda merasa gugup tak jarang Anda merasa mual bahkan sakit perut. Nah, begitu pun dengan penyakit radang usus yang disebabkan oleh gangguan autoimun atau yang disebut dengan penyakit Crohn’s. Dikutip dari WebMD, penelitian membuktikan penyakit Crohn berhubungan erat dengan depresi.

Apa saja tanda dan gejala penyakit radang usus? Meskipun kondisinya sangat berbeda, baik ulcerative colitis, pancolitis atau penyakit Crohn memiliki beberapa gejala yang sama:

Nyeri perut dan kram Mual dan muntah Diare Perdarahan anus Kram atau kejang pada otot Penurunan berat badan Demam dan kelelahan Berkurangnya nafsu makan Seiring waktu, peradangan pada lapisan usus menyebabkan luka. Dinding usus kemudian kehilangan kemampuan untuk mengolah makanan, limbah, dan menyerap air, sehingga menyebabkan diare. Luka kecil berkembang di usus lalu menyebabkan sakit perut dan darah dalam tinja Anda.

Hal ini dapat mempengaruhi bagian lain dari tubuh, seperti mata, kulit dan sendi. Penderita IBD dapat berlanjut menderita radang pada mata, gangguan kulit, dan arthritis.

Mungkin ada saat-saat ketika gejala aktif dan saat-saat ketika gejala hilang. Pada penyakit Crohn, 35% penderita yang sudah sembuh mengalami 1 atau 2 kali kambuh dalam 5 tahun setelahnya. Remisi penderita ulcerative colitis lebih tinggi, di mana 30% dari orang dalam remisi akan mengalami penyakit aktif tahun depan.

Apa penyebab dan pemicu risiko radang usus? Tidak ada penyebab pasti dari penyakit radang usus. Beberapa faktor dapat memicu atau membuat gejala memburuk. Dua penyebab yang paling umum adalah kerusakan dan penurunan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh tidak normal: Sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan usus bukan bakteri dan virus. Keturunan: Orang dengan anggota keluarga yang memiliki kondisi ini sering memiliki penyakit radang usus. Menu makan: Menu makan yang tinggi protein daging dan ikan dapat menyebabkan keracunan sel dan luka pada usus. Umur: IBD sering didiagnosis pada orang di bawah 35 tahun, tetapi bisa terjadi pada siapa saja. Jenis kelamin: IBD dapat mempengaruhi kedua jenis kelamin. Tetapi lebih banyak kasus ulcerative colitis terjadi pada laki-laki, sementara penyakit Crohn lebih sering terjadi pada wanita. Merokok: Merokok meningkatkan risiko penyakit Crohn juga membuat gejala lebih buruk. Namun, perokok cenderung berkemungkinan lebih besar terkena ulcerative colitis dibanding bukan perokok dan mantan perokok. Isotretinoin (Amnesteem®, Claravis®, Sotret®; sebelumnya Accutane®): Tidak ada hubungan yang jelas antara IDB dan isotretinion, tapi beberapa studi menunjukkan obat ini menjadi faktor risiko. Isotretinoin biasanya digunakan untuk mengobati kista atau jerawat. NSAIDS. Obat anti-inflamasi nonsteroidal seperti ibuprofen (Advil®, Motrin IB®, dll), naproxen sodium (Aleve®, Anaprox®), natrium diklofenak (Voltaren®, Solaraze®) dan lain-lain: Obat-obat ini dapat meningkatkan risiko munculnya IBD atau memperburuk penyakit IBD yang sudah ada. Penyebab radang usus berdasarkan jenisnya Sebenarnya, bisa terjadi dalam beberapa jenis tergantung dengan penyebabnya masing-masing. Apa saja jenis radang usus jika dilihat dari penyebabnya?

  1. Radang usus akibat infeksi gejala radang usus ciri-ciri radang usus Kolitis adalah penyakit radang pada usus yang bisa disebabkan oleh tiga jenis infeksi berikut ini.

Bakteri. Sebagian besar, bakteri ini mencemari makanan sehingga dapat masuk ke dalam peru Anda. beberapa jenis bakteri yang menyebabkan radang usus adalah Campylobacter, Shigella, E.Coli, Yersinia, dan Salmonella Virus, yang menyebabkan radang usus adalah cytomegalovirus, yang biasanya menyerang orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Radang usus jenis ini, memang agak jarang terjadi. Parasit, penyebab usus meradang yaitu giardia, yang masuk ke dalam tubuh melalui air yang tercemar. Biasanya, parasit ini ada di dalam air kolam renang, air sungai, hingga air danau, sehingga sangat mudah menginfeksi tubuh orang yang suka berkreasi ke tempat tersebut. 2. Radang usus akibat iskemik kolitis adalah radang usus Iskemik adalah kondisi di mana suatu jaringan tubuh mengalami kerusakan sel, akibat tidak adanya aliran darah ke bagian jaringan tersebut. Hal ini yang terjadi pada usus jika mengalami kolitis iskemik. Dalam kondisi ini, radang dan luka muncul akibat gangguan aliran darah ke bagian usus, sehingga usus tak mendapatkan makanan. Lama-kelamaan, jaringan usus rusak dan muncul luka serta peradangan. Orang yang berisiko untuk mengalami hal ini yaitu:

Orang yang lanjut usia (lansia). Penuaan mengakibatkan aliran darah sudah tak baik dan lancar lagi, selain itu, lansia yang memiliki riwayat penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mengalami kolitis iskemik. Pasien dengan atrial fibrilasi, yang memang memiliki gangguan aliran darah di dalam tubuhnya Orang yang mengalami anemia atau tekanan darah rendah 3. Radang usus akibat inflammatory bowel syndrome (IBD) Penyakit inflammatory bowel syndrome (IBD) atau iritasi usus dapat menyebabkan penderitanya mengalami radang di bagian usus. Masalah kesehatan ini berhubungan dengan gangguan autoimun. Radang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang bagian tubuhnya sendiri yang sehat dan akhirnya mengalami peradangan usus. Kondisi ini yang terjadi pada penderita IBD yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn.

  1. Radang usus mikroskopik cara alami mengatasi sakit perut Kondisi ini cukup jarang terjadi dan biasanya menyerang wanita yang telah lanjut usia. Diduga kuat, penyakit ini diakibatkan oleh genetik. Akan tetapi, penyebab pastinya belum diketahui. Gangguan kesehatan ini menyebabkan penderitanya mengalami diare berkepanjangan.

  2. Radang usus akibat alergi alergi gula Hati-hati, radang usus juga bisa disebabkan oleh alergi makanan yang biasanya rentan terjadi pada bayi di bawah satu tahun. Ketika si kecil alergi terhadap suatu makanan seperti susu sapi atau susu kacang kedelai, maka tubuh akan mengeluarkan respon alergi dan peradangan. Dalam kasus ini, yang meradang adalah usus.

Sumber:

  1. https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/nyeri-kronis/sering-sakit-perut-parah-hati-hati-penyakit-radang-usus-inflammatory-bowel-disease/

Rincian Dana

Obat-obatan
Rp.30,000,000,-
Dana operasional Wecare.Id
Rp.3,561,880,-
Pemeriksaan Penunjang
Rp.5,618,800,-

Total
Rp.39,180,680,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.3,500,000,-


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
18 September 2019
Bantuan tindakan medis
Rp.3,500,000,-
Load More

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit