Miris! Seorang Ibu mengalami Kehamilan Ektopik dan Menunggak Biaya Rumah Sakit

Vitria Dhealovanie

No. of Donors
terdanai

Funded

Needed

Bagi setiap orangtua pasti akan menunggu kelahiran buah hati dengan suka cita. Namun, sebagai manusia saya hanya bisa berencana, selebihnya adalah kehendak Tuhan. Saat usia kehamilan saya memasuki 7 minggu. Saya mengalami demam, mual, muntah, serta keluar lendir dan juga darah dari jalan lahir. Dokter mengatakan bahwa saya mengalami kehamilan diluar kandungan (rahim). Tidak hanya itu, saya juga mengalami obstruksi usus dan anemia. Sehingga harus segera dilakukan tindakan operasi.

Saya berasal dari keluarga sederhana dengan hidup yang sangat pas-pasan. Karena tak punya BPJS, biaya rawat dan tindakan medis sangatlah besar. Saya kesana-kemari mencari pinjaman untuk melunasi biaya rumah sakit. Namun, saya bisa membayar 3 juta dan sisanya masih menunggak. Suami hanya bekerja sebagai driver ojek online. Penghasilannya hanya mencukupi untuk makan sehari-hari. “Bagaimanapun saya akan selalu berusaha, semoga ada mau membantu kami.” Bu Vitria

Perkembangan

Diagnosa

Kehamilan ektopik adalah hamil di luar kandungan atau rahim. Kondisi ini menyebabkan perdarahan dari vagina dan nyeri hebat di panggul atau perut bawah. Kehamilan ektopik harus segera ditangani karena dapat berbahaya, dan janin juga tidak akan berkembang dengan normal. Kehamilan berawal dari sel telur yang telah dibuahi oleh sel sperma. Pada proses kehamilan normal, sel telur yang telah dibuahi akan menetap di tuba falopi (saluran sel telur) selama kurang lebih tiga hari, sebelum dilepaskan ke rahim. Di dalam rahim, sel telur yang telah dibuahi akan terus berkembang hingga masa persalinan tiba.
Pada kehamilan ektopik, sel telur yang telah dibuahi tidak menempel pada rahim, melainkan pada organ lain. Tuba falopi adalah organ yang paling sering ditempeli sel telur pada kehamilan ektopik. Selain tuba falopi, kehamilan ektopik juga bisa terjadi di indung telur, leher rahim (serviks) atau di rongga perut.
Obstruksi ileus adalah suatu penyumbatan pada organ usus dimana penyumbatan yang sama sekali menutup atau menganggu jalannya isi usus (Brunner & Suddarth, 2002). Penyumbatan bisa terjadi di usus halus atau usus besar, yang akan mengganggu penyerapan makanan dan cairan di saluran cerna.
Gejala ileus umumnya meliputi:
- nyeri perut
- Tidak bisa kentut
- Perut yang membesar
- Mual ( nausea)
- Muntah, muntah kehijauan atau muntah dengan komponen mirip feses
- Nafsu makan hilang ( loss of appetite)
- Perut terasa penuh (begah)
- Konstipasi, yakni sulit buang air besar (BAB)
- Diare atau bab berdarah

Penyakit anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah normal. Selain itu, anemia terjadi ketika hemoglobin di dalam sel-sel darah merah tidak cukup, seperti protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, tubuh yang tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen akan mengalami anemia. Akibatnya, seseorang mungkin akan merasa lelah atau lemah. Selain itu, gejala lain mungkin muncul adalah sesak napas, pusing, atau sakit kepala.

Sumber:
https://www.alodokter.com/kehamilan-ektopik
https://rs-jih.co.id/readmore/waspada-ileus-yang-menganggu
https://www.halodoc.com/kesehatan/anemia

Rincian Dana


Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Lihat lebih banyak Lihat lebih sedikit

Donors (loading...)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser
fb-share Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar