Zakatmu Bahagiakan Mereka

Terdanai

Rp 12.735.264

Donatur

162

  • Campaign
  • Perkembangan
  • Rincian Dana

Kisah

PPPA Daarul Qur’an sebagai Lembaga Zakat Nasional (Laznas) bergerak dalam pengelolaan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf) serta dana sosial keagamaan Islam lainnya untuk dikelola secara komprehensif dalam melahirkan sebanyak-banyaknya penghafal Al Quran.

Dalam rangka membantu sesama dan menyebarluaskan nilai-nilai kebaikan, kini Wecare.id bekerjasama dengan Laznas PPPA Daarul Qur’an untuk berikhtiar bersama melahirkan sebanyak mungkin para penghafal Qur’an dan pengentasan kemiskinan....

Para Donatur (0)

Fundraiser (2)

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.
Menjadi Fundraiser
2022-06-27
Perjuangan Lichun Menghafal Al-Qur'an

Ahmad Muslichun adalah santri Rumah Tahfidz Riyadhul Jannah yang menjadi peserta Ujian Tahfidz Nasional (WTN) 30 juz, bertempat di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah. Perjalanannya menghafalkan Al-Qur'an dimulai saat ia berusia 15 tahun. Kini ia menjadi Hafidz Quran

Perjuangan Lichun menghafal Qur'an_wecare.jpg
2022-03-25
Penyaluran Zakat produktif untuk Usaha Pak Darmawan

Laznas PPPA Daarul Qur'an menyalurkan sepeda kopi murotal untuk usaha Pak Darmawan pada Rabu (9/3) lalu. Penyaluran tersebut adalah hasil donasi zakat para donatur salah satunya melalui platform wecare.id

Sang penerima manfaat adalah mantan petugas keamanan sebuah perusahaan yang terpaksa mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) setelah dirinya terserang stroke.

Kejadian tersebut berlangsung pada 2015 silam. Saat itu, pria asal Depok tersebut telah menjadi petugas keamanan cukup lama. Namun nahas, dirinya terkena stroke. Pihak perusahaan pun kemudian menjatuhkan PHK terhadap Pak Darmawan sehingga ia menjadi pengangguran.

Bak sudah jatuh tertimpa tangga, satu tahun setelah dirinya di-PHK istrinya yang berada di desa juga menggugat cerai. Hal tersebut semakin membuat ia terpuruk.

"Istri mungkin udah capek karena saya nganggur dan nggak ngirim uang, jadi waktu itu saya digugat cerai lewat SMS, katanya saya tinggal tanda tangan dokumen," tuturnya.

Pak Darmawan kemudian tinggal sebatang kara di Jakarta Barat. Ia merasa begitu beruntung karena salah satu keluarganya yang merupakan ketua RT di wilayah tersebut masih berkenan memberikannya tempat tinggal.

Dengan kondisi stroke, ia terpaksa harus tetap mencari uang. Akhirnya, ia mencoba berbagai pekerjaan 'lapangan' seperti tukang parkir dan pengamen.

"Sempet dapet kerjaan yang lumayan jadi tukang parkir, tapi ada yang nggak suka jadi saya dikeluarin, terus jadi 'Pak Ogah' juga di jalanan, sambil jadi pengamen," ungkapnya.

Menjadi seorang pengamen ia tekuni selama bertahun-tahun. Dirinya sudah biasa bepergiaan menggunakan KRL demi mengamen dari tempat ke tempat. Ketika mengamen, ia ditemani gitaris asal Medan. Sedangkan ia sendiri bertugas sebagai vokalis.

"Saya seringnya ngamen malam, tapi kalau siang juga biasa. Ngamennya biasa di tempat makan, pecel lele, nasi goreng, yang banyak orangnya," jelasnya.

Ia bercerita pernah terjaring Satpol PP dan masuk rehabilitasi. Namun hal tersebut tak berlangsung lama hingga akhirnya ia bisa keluar. Kini, sang gitaris tengah pulang kampung dan ia pun jarang 'manggung'. Maka sebagai ikhtiar mencari uang, ia ingin berjualan kopi.

Begitu bahagianya Pak Darmawan ketika menerima sepeda kopi murotal dari Laznas PPPA Daarul Qur'an. Ia mengaku akan sungguh-sungguh berjualan kopi. "Alhamdulillah, terima kasih PPPA Daarul Qur'an dan para donatur, alhamdulillah saya bisa jualan," ujarnya penuh syukur.

Penyaluran zakat wecare_pak darmawan.JPGPenyaluran zakat wecare_pak darmawan 1.jpg
2022-02-25
Bantu Pendidikan Fakih, Santri Yatim Dhuafa

Faqih (8) adalah santri Rumah Tahfidz Griya Qur’an yang berada di Desa Mertasinga, Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Saat ini Faqih duduk di kelas dua Sekolah Dasar.

Ketika Faqih berusia 3 tahun, ia harus kehilangan ayahnya karena sakit kanker yang sudah lama diidapnya. Selang beberapa tahun kemudian, Faqih ditinggalkan ibunya yang menikah lagi.

Kini Faqih hidup bersama kakeknya, yakni Radijah yang bermata pencaharian sebagai petani. Kehidupan yang sederhana membuat mereka terkadang dibantu tetangga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Saat ditemui PPPA Daarul Quran, Faqih terlihat bahagia kala diberikan uang dan hadiah bingkisan. "Wah, asik dapat hadiah, terima kasih ya," ujarnya sambil tersenyum.

Terima kasih Sahabat Daqu, dengan zakat yang ditunaikan telah membantu perjuangan untuk pendidikan Faqih dan kehidupan bersama Kakeknya di Cirebon.

Tunaikan zakat Sahabat di sini: wecare.id/zakatpppa

Fakih wecare.id.jpg
2021-11-17
Salurkan Sepeda Kopi Murotal untuk Ibu Iyet

PPPA Daarul Qur'an menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi berupa sepeda kopi murotal kepada penerima manfaat di Kota Cilegon, Banten.

Sepeda kopi murotal adalah sepeda yang telah dimodifikasi agar dapat digunakan untuk berjualan kopi, susu, dan minuman lainnya. Disebut murotal karena sepeda ini juga dilengkapi dengan speaker yang nantinya akan memperdengarkan bacaan Al-Qur'an.

Koordinator Layanan Mustahik PPPA Daarul Qur'an, Rozali berkata, "kami membawa sepeda kopi murotal dari kantor PPPA Daarul Qur'an pusat di Kota Tangerang untuk disalurkan kepada dua penerima manfaat di Kota Cilegon."

Sesampainya di Kota Cilegon, PPPA Daarul Qur'an berkoordinasi dengan PPPA Daarul Qur'an Banten untuk berkomunikasi dengan calon penerima manfaat. Mengingat, kedua calon penerima manfaat merupakan rekomendasi PPPA Daarul Qur'an Banten.

Kedua sepeda kopi murotal akhirnya diserahkan kepada penerima manfaat, yakni Rizki dan Iyet Neti. Keduanya adalah warga yang berdomisili di Kota Cilegon.

Rozali menceritakan latar belakang salah satu penerima manfaat, yaitu Iyet Neti atau sering disapa Iyet. Menurut Rozali, Iyet adalah seorang janda yang hidup sebatang kara. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Iyet bekerja sebagai pemulung di sekitar Masjid Agung Cilegon.

Iyet sudah ditinggal oleh suami dan anaknya yang wafat. Sang suami wafat tujuh tahun lalu, sedangkan anaknya wafat sekitar 23 tahun yang lalu.

Sebelum pandemi Covid-19, Iyet sempat berjualan kopi di lampu merah. Namun semenjak pandemi Covid-19, ia mulai sering mencari barang-barang bekas seperti botol, kardus, dan lain sebagainya. Dengan bekal tersebut, Iyet yakin dapat kembali berjualan.

Ketika penyerahan sepeda kopi murotal, Iyet yang terharu tak kuasa menahan tangisnya. Ia begitu bersyukur karena ada yang masih memperhatikannya.

"Alhamdulillah, Yaa Allah, masih ada yang perhatian sama Iyet," ucapnya seraya menangis memeluk sepeda kopi murotal.

"Terima kasih kepada PPPA Daarul Qur'an dan donatur, semoga Allah kasih sehat walafiyat, rezeki berlimpah dan bahagia dunia akhirat," pungkas Iyet

Terima kasih Sahabat Daqu, dengan zakat produktif ini telah membantu Ibu Iyet dan para mustahik lain agar bisa mencukupi kebutuhan dengan berjualan kopi. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran kebaikan untuk Sahabat, dan menjadikan zakat Sahabat sebagai sarana mensucikan, serta memberikan keberkahan pada harta yang masih dimiliki Sahabat, aamiin ya robbal 'aalamiin.

Tunaikan zakat Sahabat di sini: wecare.id/zakatpppa

Penyaluran zakat produktif wecare.id_kopi Murotal Ibu Iyet.jpgIBu Iyet.jpeg

Alokasi anggaran

icon-platform Platform fee Rp 5.000.000
icon-budget Campaign budget Rp 2.750.000
icon-transportation Zakat Rp 10.000.000
Total Rp 17.750.000
Baca lebih lanjut mengenai Dana operasional WeCare.id

Rincian pencairan dana

Total pencairan dana Rp 11.026.316
26 September 2022
Insya Allah disalurkan sesuai dengan golongan asnaf. Salah satunya untuk kebutuhan bisyaroh/gaji para Guru Ngaji di Rumah Tahfidz. Terima kasih kepada para donatur yang mengamanahkan zakatnya melalui Laznas PPPA Daarul Qur'an, Semoga menjadikan harta yang berkah dan menjadi jalan kemaslahatan bagi banyak orang, aamiin
Rp.2,375,000,-
Rp.125,000,-
Rp.2,500,000,-
22 June 2022
InsyaAllah dana zakat akan di salurkan sesuai golongan asnaf, yakni untuk bantu bisyaroh/honor Guru Ngaji dan dana beasiswa santri penghafal Quran. Kemudian untuk kebutuhan berkala bagi mustahik fakir/miskin. Jazakallah khair untuk semua donatur yg mengamanahkan zakatnya di Laznas PPPA Daarul Quran
Rp.5,000,000,-
Rp.250,000,-
Rp.5,250,000,-
17 February 2022
Insya Allah akan disalurkan sesuai golongan asnaf, yaitu pendidikan santri (fisabilillah), layanan kesehatan dan usaha produktif mustahik
Rp.3,100,000,-
Rp.155,000,-
Rp.3,255,000,-
icon whatsapp
Donasikan