Alami Berbagai Kecacatan Sejak Lahir, Yuk Bantu Adik Shaka!

img-medikator
Ismail Tahir

Trishaka Mahendra

    donatur
terdanai

Funded

Needed

Shaka Alami Kecacatan Sejak Lahir Akibat Virus Rubella!!!


Kehidupan Shaka didunia malah terenggut oleh kejamnya virus rubella. Sejak saya mengandung Shaka, virus tersebut sudah menyerang janin yang ada dalam kandungan. Akibatnya, saat Shaka dilahirkan berbagai kelainan sudah mendarah daging dalam tubuhnya. Kondisi kakinya pendek dan kulit paha serta betisnya menyatu. Kata dokter Shaka tidak punya tulang pinggul karena tulang belakang yang tidak normal.

Virus ini membuat Shaka tak bisa menikmati bahagianya masa-masa kecil. Shaka tidak pernah merasakan bermain dan tertawa bersama anak-anak normal seusianya. Bahkan untuk sekedar duduk saja sampai saat ini Shaka belum bisa. Hari demi hari Shaka yang malang hanya tergolek lemah tak berdaya ditempat tidurnya.

Tiap hari air mata nyaris jatuh ketika mengingat Shaka malah berjuang melawan penyakit diusia yang masih sangat kecil. Saya bingung dan bertanya-tanya, kenapa cobaan ini harus terjadi pada anak kami? Apa salah saya ya Tuhan? Kenapa saya harus menghadapai cobaan yang sangat berat ini?

Shaka telah melakukan operasi pemasangan gip. Tetapi belum juga ada perubahan karena ternyata syaraf ke kakinya tidak ada. Dokter menyarankan Shaka untuk rutin mendapatkan terapi agar bisa duduk di atas kursi roda. Namun karena saya dan suami tak punya uang, sejak 2020 Shaka tidak pernah mendapatkan terapi lagi.

Sejujurnya saya sebagai orang tua pasti ingin yang terbaik untuk Shaka, kerja keras kami ternyata masih belum menutupi kebutuhan selama pengobatan Shaka. Ayah Shaka bekerja sebagai driver ojek online terkadang tak menentu penghasilannya. Uang yang didapatkan per harinya pas-pasan untuk biaya hidup.

Sungguh bukan perkara yang mudah untuk saya menanggung cobaan yang menyedihkan ini setiap harinya. Namun, saya tetap tegar dan berusaha ikhlas meski harus melihat Shaka yang lemah tak berdaya karena sakit yang dialaminya. Sebagai ibu, saya tidak akan pernah putus semangat dalam merawat Shaka hingga sembuh. Saya akan terus berusaha bagaimanapun caranya agar Shaka tercinta dapat kembali menjalani perawatan di rumah sakit.

TemanPeduli, adik Shaka sangat membutuhkan uluran tanganmu, jika Tuhan memberi kita lebih dari satu tangan, itu berarti tangan yang lainnya dimaksudkan untuk membantu orang yang tangannya terikat oleh keadaan. Ke dua orangtua Shaka hanya ingin anaknya sembuh dan hidup normal seperti anak seusianya. Kamu bisa bantu Shaka dengan cara:

  1. Klik “Donasikan”
  2. Isi Nominalnya
  3. Pilih Metodenya. Donasi bisa lewat OVO, DANA, LinkAja, Jenius Pay-BTPN, Paypal, Go-Pay dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat kartu Kredit.

Selain donasi, TemanPeduli juga bisa bagikan link galang dana ini ke orang-orang terdekat, semoga penggalangan dana untuk adik Shaka segera terkumpul. Kalau bukan dimulai dari kamu, siapa yang mau mulai? :)

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Rubella adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Dikenal juga sebagai campak Jerman, yang biasanya menyerang anak-anak dan remaja. Rubella sendiri merupakan penyakit yang berbeda dari campak, tetapi memiliki kesamaan karena sama-sama menyebabkan ruam kemerahan pada kulit.

Untuk wanita hamil yang usia kehamilannya belum 5 bulan, jika terserang rubella harus diwaspadai. Hal tersebut karena rubella berpotensi untuk menimbulkan sindrom rubella kongenital yang bisa berdampak pada bayi setelah kelahiran. Apa yang terjadi pada bayi dengan ibu yang terinfeksi rubella? Kondisi-kondisi berikut ini yang bisa terjadi:

  • Tidak mendengar atau tuli.
  • Katarak.
  • Penyakit jantung kongenital.
  • Paru-paru, organ hati, hingga otak tidak dapat berfungsi secara normal.

Infeksi cytomegalovirus (CMV) merupakan infeksi kongenital (bawaan dari lahir) yang meluas di dunia dan merupakan jenis infeksi yang paling sering terjadi dengan bentuk klinis yang berbeda-beda. Janin dapat terinfeksi karena infeksi ibu baru (primer) atau infeksi ibu rekuren (berulang/ reaktivasi). Kecenderungan infeksi janin dan risiko terkait sekuel (gejala sisa) dan kerusakan jaringan lebih tinggi setelah infeksi primer. Meskipun kebanyakan infeksi kongenital CMV asimptomatis (tanpa gejala) ketika bayi dilahirkan, infeksi CMV bisa menyebabkan kehilangan pendengaran sensorineural (kerusakan pendengaran karena syarafnya), retardasi mental, dan defisit neurologis (kerusakan saraf)

Sumber: https://doktersehat.com/infeksi-cytomegalovirus/ https://www.halodoc.com/kesehatan/rubella

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Shaka Alami Kecacatan Sejak Lahir Akibat Virus Rubella!!!


Kehidupan Shaka didunia malah terenggut oleh kejamnya virus rubella. Sejak saya mengandung Shaka, virus tersebut sudah menyerang janin yang ada dalam kandungan. Akibatnya, saat Shaka dilahirkan berbagai kelainan sudah mendarah daging dalam tubuhnya. Kondisi kakinya pendek dan kulit paha serta betisnya menyatu. Kata dokter Shaka tidak punya tulang pinggul karena tulang belakang yang tidak normal.

Virus ini membuat Shaka tak bisa menikmati bahagianya masa-masa kecil. Shaka tidak pernah merasakan bermain dan tertawa bersama anak-anak normal seusianya. Bahkan untuk sekedar duduk saja sampai saat ini Shaka belum bisa. Hari demi hari Shaka yang malang hanya tergolek lemah tak berdaya ditempat tidurnya.

Tiap hari air mata nyaris jatuh ketika mengingat Shaka malah berjuang melawan penyakit diusia yang masih sangat kecil. Saya bingung dan bertanya-tanya, kenapa cobaan ini harus terjadi pada anak kami? Apa salah saya ya Tuhan? Kenapa saya harus menghadapai cobaan yang sangat berat ini?

Shaka telah melakukan operasi pemasangan gip. Tetapi belum juga ada perubahan karena ternyata syaraf ke kakinya tidak ada. Dokter menyarankan Shaka untuk rutin mendapatkan terapi agar bisa duduk di atas kursi roda. Namun karena saya dan suami tak punya uang, sejak 2020 Shaka tidak pernah mendapatkan terapi lagi.

Sejujurnya saya sebagai orang tua pasti ingin yang terbaik untuk Shaka, kerja keras kami ternyata masih belum menutupi kebutuhan selama pengobatan Shaka. Ayah Shaka bekerja sebagai driver ojek online terkadang tak menentu penghasilannya. Uang yang didapatkan per harinya pas-pasan untuk biaya hidup.

Sungguh bukan perkara yang mudah untuk saya menanggung cobaan yang menyedihkan ini setiap harinya. Namun, saya tetap tegar dan berusaha ikhlas meski harus melihat Shaka yang lemah tak berdaya karena sakit yang dialaminya. Sebagai ibu, saya tidak akan pernah putus semangat dalam merawat Shaka hingga sembuh. Saya akan terus berusaha bagaimanapun caranya agar Shaka tercinta dapat kembali menjalani perawatan di rumah sakit.

TemanPeduli, adik Shaka sangat membutuhkan uluran tanganmu, jika Tuhan memberi kita lebih dari satu tangan, itu berarti tangan yang lainnya dimaksudkan untuk membantu orang yang tangannya terikat oleh keadaan. Ke dua orangtua Shaka hanya ingin anaknya sembuh dan hidup normal seperti anak seusianya. Kamu bisa bantu Shaka dengan cara:

  1. Klik “Donasikan”
  2. Isi Nominalnya
  3. Pilih Metodenya. Donasi bisa lewat OVO, DANA, LinkAja, Jenius Pay-BTPN, Paypal, Go-Pay dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat kartu Kredit.

Selain donasi, TemanPeduli juga bisa bagikan link galang dana ini ke orang-orang terdekat, semoga penggalangan dana untuk adik Shaka segera terkumpul. Kalau bukan dimulai dari kamu, siapa yang mau mulai? :)

Diagnosa

Rubella adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Dikenal juga sebagai campak Jerman, yang biasanya menyerang anak-anak dan remaja. Rubella sendiri merupakan penyakit yang berbeda dari campak, tetapi memiliki kesamaan karena sama-sama menyebabkan ruam kemerahan pada kulit.

Untuk wanita hamil yang usia kehamilannya belum 5 bulan, jika terserang rubella harus diwaspadai. Hal tersebut karena rubella berpotensi untuk menimbulkan sindrom rubella kongenital yang bisa berdampak pada bayi setelah kelahiran. Apa yang terjadi pada bayi dengan ibu yang terinfeksi rubella? Kondisi-kondisi berikut ini yang bisa terjadi:

  • Tidak mendengar atau tuli.
  • Katarak.
  • Penyakit jantung kongenital.
  • Paru-paru, organ hati, hingga otak tidak dapat berfungsi secara normal.

Infeksi cytomegalovirus (CMV) merupakan infeksi kongenital (bawaan dari lahir) yang meluas di dunia dan merupakan jenis infeksi yang paling sering terjadi dengan bentuk klinis yang berbeda-beda. Janin dapat terinfeksi karena infeksi ibu baru (primer) atau infeksi ibu rekuren (berulang/ reaktivasi). Kecenderungan infeksi janin dan risiko terkait sekuel (gejala sisa) dan kerusakan jaringan lebih tinggi setelah infeksi primer. Meskipun kebanyakan infeksi kongenital CMV asimptomatis (tanpa gejala) ketika bayi dilahirkan, infeksi CMV bisa menyebabkan kehilangan pendengaran sensorineural (kerusakan pendengaran karena syarafnya), retardasi mental, dan defisit neurologis (kerusakan saraf)

Sumber: https://doktersehat.com/infeksi-cytomegalovirus/ https://www.halodoc.com/kesehatan/rubella

Para Donatur (0)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar