Alami Jantung Bocor, Arvin Terancam Gagal Tumbuh

Muhamad Tri Arvin Arkana

No. of Donors
terdanai

Funded

Needed

Saat usia Arvin 2 bulan, tiba-tiba muncul kebiruan pada bagian tangannya. Arvin juga mengalami sesak napas dan batuk-batuk hingga muntah. Gejalanya semakin berat dari hari ke-hari. Setelah itu Arvin dibawa ke rumah sakit, dokter mendiagnosa Arvin dengan jantung bocor. Arvin dirawat selama 2 bulan di rumah sakit.

Dokter merujuk Arvin ke rumah sakit pusat di Jakarta agar mendapatkan tindakan operasi. Namun sampai saat ini, operasi tertunda karena berat badan Arvin yang terus menurun akibat penyakit jantung yang ia alami.

Arvin harus segera melakukan tindakan operasi. Butuh nutrisi khusus untuk mengejar berat badan yang tertinggal. Harganya susu tersebut cukup mahal bagi keluarga Arvin. Ayah Arvin adalah seorang buruh serabutan dengan pendapatan yang tak pasti. Sedangkan ibunya tidak bekerja karena harus menjaga Arvin. Orangtua Arvin terus menerus berdoa agar kondisi Arvin segera membaik dan dapat tumbuh menjadi anak yang sehat.

Perkembangan

Diagnosa

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD) adalah kelainan jantung yang ditandai dengan adanya celah atau lubang di antara kedua bilik jantung. Pada kondisi normal, seharusnya tidak ada lubang atau celah di antara kedua bilik jantung.

Defek septum ventrikel merupakan salah satu jenis penyakit jantung bawaan. Kondisi ini dapat terjadi mulai usia kehamilan 8 minggu, yaitu ketika pembentukan jantung janin berlangsung di dalam kandungan. Defek septum ventrikel menyebabkan bilik kiri jantung bekerja lebih keras hingga menimbulkan gangguan katup dan gagal jantung

Patent ductus arteriosus (PDA) adalah kelainan jantung bawaan yang biasanya dialami oleh bayi dengan kelahiran prematur. Kondisi ini terjadi ketikaductus arteriosustetap terbuka setelah bayi lahir. Bila dibiarkan tidak tertangani, PDA dapat memicu hipertensi pulmonal, aritmia, dan gagal jantung. Sistem pernapasan pada janin memiliki karakteristik yang berbeda. Selama di dalam rahim, janin mendapatkan oksigen dari ari-ari atau plasenta. Karena janin belum memerlukan paru-paru untuk bernapas, hanya sedikit darah saja yang dialirkan ke organ tersebut guna membantu pertumbuhan. Sedangkan sebagian besar darah akan dialihkan dari paru-paru, untuk dialirkan ke seluruh tubuh melalui ductus arteriosus.

Ductus arteriosus adalah pembuluh darah yang menghubungkan aorta (pembuluh darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh), dan arteri pulmonal (pembuluh darah yang mengalirkan darah yang miskin oksigen dari jantung ke paru-paru). Saluran ini harusnya menutup secara otomatis dalam 2-3 hari kehidupan.

Gejala PDA tergantung pada ukuran ductus arteriosus yang terbuka. PDA dengan bukaan kecil kadang tidak menimbulkan gejala apa pun, bahkan sampai dewasa. Sedangkan PDA dengan terbuka lebar dapat menyebabkan gagal jantung pada bayi, tidak lama setelah bayi lahir. Sejumlah gejala pada PDA yang terbuka besar, antara lain:
* Sesak napas
* Napas tersengal-sengal
* Jantung berdetak cepat
* Mudah lelah
* Tidak nafsu makan
* Berkeringat saat makan atau menangis
* Gangguan pertumbuhan.

Sumber:
https://www.alodokter.com/defek-septum-ventrikel
https://www.alodokter.com/patent-ductus-arteriosus

Rincian Dana


Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Lihat lebih banyak Lihat lebih sedikit

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser
fb-share Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar