Menderita Hernia Diafragma, Syahlaa membutuhkan bantuanmu!

Jennie Sutantio

Syahlaa N

No. of Donors 12
37.81% terdanai
Rp.2,383,000,-

Funded

Rp.3,920,000,-

Needed

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient

Become a Fundraiser

Bersyukur itu sangat sulit bagi kebanyakan orang, padahal jika lahir dengan sehat dan normal saja itu sudah anugrah, karena banyak yang mendambakan kondisi yang sehat. Seperti Syahlaa, seorang anak usia 1 tahun yang sejak lahir menderita Hernia diafragma. Hernia diafragma adalah kondisi ketika organ dalam rongga perut naik dan masuk ke dalam rongga dada, melalui lubang abnormal pada diafragma. Diafragma adalah otot berbentuk kubah yang berfungsi membantu proses pernapasan. Otot ini terletak di antara rongga dada dan perut, serta memisahkan organ jantung dan paru-paru dengan organ perut (lambung, usus, limpa, hati).

Anak bungsu dari dua bersaudara ini harus kontrol ke rumah sakit setiap bulan. Ia juga mengalami weight flatering, yaitu kondisi saat kenaikan berat badan lebih lambat di masa kanak-kanak daripada yang diperkirakan untuk usia dan jenis kelamin. Dokter menyarankan agar Syahla mengonsumsi susu padat gizi yang dapat membantu kenaikan berat badannya. Namun, orang tua Syahlaa tidak mampu membeli susu tersebut karena harganya mencapai Rp 300.000/kaleng. Ayahnya bekerja sebagai pegawai koperasi dengangaji 1,5 juta per bulan dan harus membiayai kedua anaknya. Kakak Syahlaa yang berusia 7 tahun juga butuh biaya untuk sekolah, sehingga mereka saat ini sangat kekurangan biaya untuk kebutuhan medis Syahlaa.

Karena harus rutin kontrol ke rumah sakit setiap bulan, mereka pun terbebani dengan biaya transportasi ke rumah sakit. Ibu Syahlaa sehari-hari mengurus rumah tangga, ia berkata "Saya ingin yang terbaik buat anak-anak saya, mohon doanya semoga ada jalan untuk kesembuhan Syahlaa".

Mari bantu ringankan beban Syahlaa!

Perkembangan

Diagnosa

HERNIA DIAFRAGMA

Hernia diafragma adalah kondisi ketika organ dalam rongga perut naik dan masuk ke dalam rongga dada, melalui lubang abnormal pada diafragma. Posisi lubang dapat terletak di bagian belakang dan samping diafragma (hernia Bochdalek) atau di bagian depan diafragma (hernia Morgagni). Diafragma adalah otot berbentuk kubah yang berfungsi membantu proses pernapasan. Otot ini terletak di antara rongga dada dan perut, serta memisahkan organ jantung dan paru-paru dengan organ perut (lambung, usus, limpa, hati).

Hernia diafragma merupakan kelainan yang jarang terjadi. Namun bila terjadi, penanganan secara medis harus segera dilakukan untuk mencegah risiko yang dapat mengancam nyawa bayi.

Penyebab Hernia Diafragma Berdasarkan penyebabnya, hernia diafragma terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Hernia diafragma bawaan, terjadi ketika diafragma tidak berkembang sepenuhnya saat masih berada di dalam rahim. Kondisi ini menyebabkan organ dalam perut bergerak naik ke rongga dada dan menempati ruang di mana organ paru seharusnya berkembang. Belum diketahui secara pasti bagaimana kondisi ini dapat terjadi. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan terganggunya perkembangan organ tubuh pada janin, yaitu:
  2. Kelainan genetik dan kromosom
  3. Paparan bahan kimia dari lingkungan sekitar
  4. Ibu yang kurang asupan nutrisi saat hamil.

  5. Hernia diafragma yang didapat, yaitu jenis hernia diafragma yang disebabkan oleh cedera akibat benda tumpul atau tusukan. Kondisi ini mengakibatkan kerusakan diafragma dan menyebabkan naiknya organ dalam perut ke rongga dada. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan hernia diafragma jenis ini, yaitu:

  6. Cedera benda tumpul akibat kecelakaan
  7. Jatuh dan mengalami benturan keras di area dada atau perut
  8. Operasi di bagian dada dan perut
  9. Luka tembak atau tusuk.

Gejala Hernia Diafragma Gejala utama hernia diafragma adalah gangguan pernapasan. Pada hernia diafragma bawaan, gejala ini disebabkan oleh jaringan paru yang tidak berkembang sempurna. Sementara pada hernia diafragma didapat, gangguan pernapasan disebabkan oleh otot diafragma yang tidak berfungsi dengan baik akibat tekanan yang terjadi. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya kadar oksigen yang dihirup.

Rendahnya asupan oksigen yang dihirup dapat memicu gejala lainnya, yaitu: * Denyut jantung cepat * Napas cepat * Warna kulit membiru.

Sumber: https://www.alodokter.com/hernia-diafragma

Rincian Dana

Biaya Marketing Campaign
Rp.443,000,-
Nutrisi
Rp.2,700,000,-
Transportasi
Rp.300,000,-
Imunisasi
Rp.2,860,000,-

Total
Rp.6,303,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.1,430,000,-


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
06 August 2019
Bantuan vaksin Syahlaa ke-1
Rp.1,430,000,-
Load More

Donors (12)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit