Menderita gagal ginjal kronis dan gizi buruk, Viara memerlukan uluran tanganmu!

Medikator WeCare.id

Viara

Jumlah donatur 236
77.02% terdanai
Rp.36,471,561,-

Terdanai

Rp.10,883,439,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

Viara, seorang gadis asal Situbondo, Jawa Timur, sudah 5 tahun lamanya berjuang dari berbagai penyakit. Pada akhir tahun 2011, Viara dioperasi usus buntu, namun setelah operasi tersebut terjadi perlengketan usus berkali kali sampai 7 kali operasi, dan pada operasi ke 4, jahitan perut Viara lepas sehingga ususnya terurai keluar. Ususnya pun harus dipotong lebih dari 1 meter dan harus dikeluarkan dengan cara kolostomi, dan pada saat itu Viara koma di ICU selama 50 hari. Setelah keluar dari ICU, Viara divonis menderita lupus eritematosus sistemimk, gizi buruk, pendarahan otak dan gagal ginjal. Akibat gagal ginjal yang dideritanya, ia harus menjalankan cuci darah selama tiga kali seminggu sampai saat ini. 


Pada tahun 2016, Viara harus operasi yg ke-8 yaitu penyambungan usus. Biaya operasinya didapatkan dengan cara menjual novel "Gadis Kecilku" cerita tentang perjalanan Viara yg ditulis oleh ayah Viara sendiri sebagai inisiatif mencari dana untuk pengobatan Viara karena sebelumnya harta sang ayah sudah habis untuk biaya pengobatan. 

Melihat Viara yang kondisinya semakin berat akibat komplikasi ginjalnya, dokter menyarankan Viara untuk segera operasi cangkok ginjal dengan donor ibunya sendiri. Biaya operasi tersebut membutuhkan dana yg sangat banyak dan tidak sepehunya ditanggung asuransi. 


Keadaan Viara tidak sekuat dan seceria dulu, kini kesehariannya hampir tidak bisa lepas dari oksigen dan setiap malam ia merintih kesakitan. Badan Viara semakin kurus, bahkan untuk berjalan saja sekarang harus dibantu kursi roda. Disela- sela cuci darah, Viara membuat kerajinan tangan seperti gelang, kalung, tas, dll, yang dijual di rumah sakit pada saat cuci darah. Viara juga menjualnya secara online dengan harapan dapat membantu ayahnya dalam mengumpulkan biaya cangkok ginjal. Viara selalu menyemangati diri dengan menyanyi "Jangan Menyerah" karena baginya, derita tak harus selalu disambut dengan air mata. 


Saat ini, Viara membutuhkan biaya pemeriksaan HLA dan DSA untuk pra-cangkok ginjal dan beberapa kebutuhan medis lainnya. Orang tua Viara sudah berusaha semaksimal mungkin mengumpulkan biaya, selebihnya Viara berharap doa dari dermawan dan pertolongann Allah SWT.



Mari bantu wujudkan harapan dan impian Viara untuk cangkok ginjal sehingga bisa sekolah dan bermain dengan teman-temannya! 

Perkembangan

Diagnosa

LUPUS SISTEMIK ERITEMATOSUS


Systemic Lupus Erythematosus atau biasa disingkat SLE adalah salah satu jenis penyakit lupus yang paling banyak terjadi di dunia.

SLE menyebabkan peradangan di hampir seluruh organ tubuh, seperti sendi, kulit, paru-paru, jantung, pembuluh darah, ginjal, sistem saraf, dan sel-sel darah.

Kebanyakan orang pengidap lupus jenis  dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa kendala dengan melakukan pengobatan yang rutin.

Seberapa umumkah penyakit ini?
SLE adalah jenis penyakit lupus yang paling banyak jumlah kasusnya. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja tanpa membedakan jenis kelamin dan usia. Pria, wanita, tua atau muda sama-sama bisa mengidap lupus.

Meski begitu, berbagai penelitian menyebutkan bahwa wanita cenderung lebih mungkin terkena SLE dibanding pria.

Tanda-tanda & gejala
Apa saja tanda dan gejala systemic lupus erythematosus (SLE)?
Pada dasarnya setiap orang bisa saja mengalami gejala penyakit lupus yang berbeda-beda tergantung usia, keparahan penyakit, riwayat medis, serta kondisi tubuh masing-masing.

Gejala penyakit lupus juga biasanya dapat berubah-ubah setiap waktu.

Namun, ada beberapa tanda dan gejala khas dari penyakit lupus yang mungkin bisa Anda amati dan waspadai. Beberapa tanda dan gejala khas SLE adalah:

  • Lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Nyeri sendi dan bengkak atau kekakuan, biasanya di tangan, pergelangan tangan dan lutut
  • Memiliki bintil merah pada bagian tubuh yang sering terkena matahari, seperti wajah (pipi dan hidung)
  • Fenomena Raynaud membuat jari berubah warna dan menjadi terasa sakit ketika terkena dingin
  • Sakit kepala
  • Rambut rontok
  • Pleurisy (radang selaput paru-paru), yang dapat membuat bernapas terasa menyakitkan, disertai sesak napas
  • Bila ginjal terkena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan gagal ginjal
Gejala SLE yang disebutkan di atas mungkin terlihat mirip dengan gejala penyakit lain. Oleh karena itu, bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan serangkaian tes guna memastikan diagnosis yang akurat.


GAGAL GINJAL KRONIS

Penyakit ginjal kronis (PGK) atau gagal ginjal kronis (GGK) adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan ginjal. Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama 3 bulan atau lebih.

Ginjal berfungsi menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah sebelum dibuang melalui cairan urine. Setiap hari, kedua ginjal menyaring sekitar 120-150 liter darah, dan menghasilkan sekitar 1-2 liter urine. Dalam setiap ginjal, terdapat unit penyaring atau nefron yang terdiri dari glomerulus dan tubulus. Glomerulus menyaring cairan dan limbah untuk dikeluarkan, serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar yang berbentuk protein. Selanjutnya, saat darah melewati unit penyaring  tubulus, mineral yang dibutuhkan tubuh disaring kembali sedangkan sisanya dibuang sebagai limbah. Selain menyaring limbah dan kelebihan cairan, fungsi ginjal lain yang penting dalam tubuh, di antaranya:

  • Menghasilkan enzim renin yang menjaga tekanan darah dan kadar garam dalam tubuh tetap normal.
  • Membuat hormon eritropoietin yang merangsang sumsum tulang memproduksi sel darah merah.
  • Memproduksi vitamin Ddalam bentuk aktif yang menjaga kesehatan tulang.
Dalam kondisi gagal ginjal kronis, cairan dan elektrolit, serta limbah dapat menumpuk dalam tubuh. Gejala dapat terasa lebih jelas saat fungsi ginjal sudah semakin menurun. Pada tahap akhir GGK, kondisi penderita dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan terapi pengganti ginjal, salah satunya cuci darah.




Sumber: 
1. https://hellosehat.com/penyakit/lupus-eritematosus-sistemik/
2. https://www.alodokter.com/gagal-ginjal-kronis

Rincian Dana

Biaya Operasional WeCare.id (10%)
Rp.4,305,000,-
alat medis
Rp.2,700,000,-
transport ke RS
Rp.50,000,-
Obat untuk gagal ginjal selama 3 bulan
Rp.6,000,000,-
Sewa rumah singgah
Rp.700,000,-
Susu peningkat gizi untuk 3 bulan
Rp.3,600,000,-
Pemeriksaan DSA & HLA
Rp.30,000,000,-

Total
Rp.47,355,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.0,-


Belum ada riwayat disbursement.



Hit Enter to search. Hit Esc to exit