Ibu hamil ini memiliki kista pada ginjalnya, bantuanmu sangat diharapkan!

Medikator WeCare.id

Tati R

Jumlah donatur 11
3.49% terdanai
Rp.960,000,-

Terdanai

Rp.26,540,000,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

"Aku harus kuat demi anak dalam kandunganku", ujar Tati dalam hati. Tati adalah seorang ibu muda yang tengah mengandung 6 bulan. Hampir bersamaan dengan kabar bahagia kehamilannya, ia pun mengetahui kabar tak mengenakkan, yaitu dirinya memiliki kista pada ginjal. Penyakit kista adalah kondisi yang disebabkan oleh benjolan berbentuk kapsul atau kantung dan terisi dengan cairan, semisolid, atau material gas, yang dapat muncul pada jaringan tubuh mana saja. Kista ginjal adalah kantong berbentuk bulat atau oval dan berisi cairan yang terbentuk di dalam ginjal. Demam, menggigil, nyeri yang muncul pada punggung, pinggang, atau perut bagian atas dapat menjadi keseharian Tati. Selain gejala-gejala tersebut, orang yang memiliki kista pada ginjal juga sering buang air kecil, terdapat darah dalam urin atau urin-nya berwarna gelap.

Saat ini Tati membutuhkan biaya berobat karena ia harus kontrol ke dokter setiap bulan. Tati tidak mempunyai BPJS karena terbentur masalah administrasi yang belum diselesaikan. Ia tidak bekerja, sang suami pun hanya pegawai biasa di Sumedang. Untuk biaya sehari-hari saja sudah berat, ditambah mereka harus menabung untuk mengurus kelahiran anaknya. Layaknya seorang ibu pada umumnya, Tati berharap dapat bertahan dengan sakit yang dialami dan melihat buah hatinya lahir ke dunia.

Mari bantu pengobatan Tati!

Perkembangan

Diagnosa

KISTA

Penyakit kista adalah kondisi yang disebabkan oleh benjolan berbentuk kapsul atau kantung dan terisi dengan cairan, semisolid, atau material gas, yang dapat muncul pada jaringan tubuh mana saja.

Ukuran benjolan bervariasi, mulai dari sangat kecil (mikroskopik) hingga sangat besar. Benjolan kista yang berukuran besar bisa menghimpit organ dalam yang berada di dekatnya. Tergantung pada lokasi, benjolan kista memiliki beberapa jenis umum, seperti: * Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantung berisi cairan di dalam atau pada permukaan indung telur. * Kista otak, bukan merupakan “tumor otak” karena tidak berasal dari jaringan otak. * Kista adalah kondisi yang umum dan bisa terjadi pada siapapun di usia berapapun tanpa pandang bulu. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apa bedanya penyakit kista dengan miom dan tumor? Banyak orang mengira bahwa penyakit kista, miom, atau tumor merupakan hal yang sama. Padahal tidak demikian. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kista merupakan sebuah kantung yang berisi cairan, udara, atau bahan lainnya yang abnormal dan menempel pada organ terdekat.

Kista merupakan tumor jinak alias bukan kanker), maka penyakit kista tidak berbahaya. Umumnya, penyakit kista tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, bila dibiarkan berkembang lebih besar dapat menjadi parah.

Lalu, miom atau mioma (fibroid) merupakan tumor jinak yang tumbuh di otot atau jaringan ikat di bagian mana saja pada rahim wanita. Penyebab miom di rahim ini tidak diketahui dengan jelas. Namun, beberapa faktor yang memengaruhi pembentukannya adalah hormon (estrogen dan progesteron) dan kehamilan pada wanita.

Terkadang, wanita tidak sadar di rahimnya mulai tumbuh miom karena tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, lama-kelamaan miom di rahim ini dapat menyebabkan perdarahan vagina, sakit perut, nyeri panggul, sering buang air kecil, dan ketidaknyamanan atau sakit saat berhubungan seks.

Sedangkan tumor umumnya mengacu pada sebuah massa yang tumbuh dalam tubuh. Tumor adalah massa jaringan yang tidak normal yang berisi padatan (daging) atau cairan. Jaringan yang tidak normal ini dapat berkembang di bagian mana saja dalam tubuh, seperti tulang, organ, dan jaringan lunak. Tumor dalam tubuh bisa memiliki sifat jinak (umumnya tidak berbahaya dan bukan kanker) atau ganas (kanker).

Tumor jinak biasanya hanya berada di satu tempat dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Jika diobati, sebagian besar tumor jinak biasanya akan merespon dengan baik. Namun, jika tidak diobati, beberapa tumor yang berubah menjadi ganas, bisa tumbuh lebih besar sehingga menyebabkan masalah serius karena ukurannya. Tumor ganas juga sering ditandai sebagai bakal kanker.

Apa saja gejala dan ciri-cirinya? Mayoritas kondisi ini tidak memiliki gejala atau tanda-tanda. Malah kadang tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tanda atau ciri-ciri kista di organ internal tubuh, kemungkinan tidak menghasilkan gejala apapun jika benjolannya berukuran kecil. Apabila benjolannya membesar, menggantikan atau menekan organ lain atau membatasi aliran cairan pada jaringan seperti hati, pankreas atau organ lain, maka gejala yang terkait dapat muncul.

Ciri-ciri kista di payudara Anda dapat memiliki satu atau beberapa benjolan di payudara dan dapat terjadi pada salah satu atau kedua payudara. Berikut ciri-ciri kista pada payudara:

ciri-ciri kista dapat ditemukan pada salah satu atau kedua payudara. Benjolan yang lembut, mudah digerakkan, berbentuk bulat atau oval dengan tepi yang jelas. Puting susu dapat terlihat bening, kuning atau cokelat tua. Nyeri pada area benjolan. Bertambahnya ukuran benjolan dan nyeri sebelum periode menstruasi. Penurunan ukuran benjolan dan resolusi gejala lain setelah periode menstruasi. Ciri-ciri di kulit Kista kulit adalah benjolan berisi cairan yang berada di bawah kulit. Berikut merupakan ciri-ciri kista kulit:

Benjolan kecil dan bulat di bawah kulit, biasanya pada wajah, tubuh atau leher. Komedo yang menyumbat pembukaan pada benjolan. Zat kental, kuning, berbau busuk yang kadang keluar dari benjolan Kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada area, jika meradang atau terinfeksi. Ciri-ciri kista ovarium Setiap wanita memiliki dua ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telur secara bergantian. Terkadang benjolan (kantung kecil berisi cairan) bisa berkembang di salah satu ovarium. Mungkin Anda pernah mengalaminya tanpa Anda ketahui. Banyak wanita memiliki kista setidaknya satu kali selama hidupnya. Namun, umumnya ini tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Bahkan, penyakit kista ovarium ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika benjolan ini tidak hilang, malah makin membesar, dan pecah. Benjolan inilah yang biasanya dapat menimbulkan gejala penyakit kista ovarium dan membuat Anda tidak nyaman. Ada dua jenis penyakit kista ovarium yang perlu Anda ketahui, yaitu:

Kista ovarium fungsional. Benjolan ini bisa yerkembang karena bagian dari siklus menstruasi. Jenis kista ini tidak berbahaya dan mudah untuk hilang dengan sendirinya. Ini merupakan jenis kista yang paling umum. Kista ovarium patologis. Benjolan ini berkembang karena pertumbuhan sel yang tidak normal. Biasanya kondisi ini menimbulkan gejala dan perlu perawatan khusus untuk menanganinya. Kista jenis ini bisa jinak atau ganas (kanker). Berikut merupakan ciri-ciri kista ovarium:

  • Nyeri ringan yang menyebar ke punggung bawah dan paha bisa menjadi salah satu ciri- ciri kista ovarium. Nyeri sebelum periode menstruasi mulai, sebelum berakhir atau saat berhubungan intim (dyspareunia).
  • Nyeri saat buang air besar atau tekanan pada usus.
  • Mual, muntah atau nyeri pada payudara yang terasa selama kehamilan.
  • Terasa penuh atau berat pada perut.
  • Tekanan pada kemih yang membuat Anda sering buang air kecil atau kesulitan mengosongkan kemih secara sempurna.

KISTA PADA GINJAL Kista pada ginjal dapat muncul sebagai kelainan bawaan dari lahir, misalnya pada penyakit ginjal polikistik. Separuh penderita penyakit progresif ini mengalami gagal ginjal, sehingga memerlukan cuci darah atau tranplantasi ginjal pada usia 60 tahun. Kista ginjal yang umum terjadi adalah kista ginjal sederhana. Kista ini merupakan kista jinak dan tidak berkembang menjadi kanker, serta jarang menyebabkan komplikasi.

Gejala Kista Ginjal Kista ginjal sederhana biasanya tidak menimbulkan tanda atau gejala tertentu. Gejala akan muncul ketika kista tumbuh cukup besar atau menekan organ lain. Gejala-gejala tersebut di antaranya adalah: * Demam, menggigil, atau gejala infeksi lainnya. * Rasa sakit atau nyeri yang muncul pada punggung, pinggang, atau perut bagian atas. * Sering buang air kecil. * Darah dalam urine atau urine berwarna gelap. * Fungsi ginjal yang menurun (jarang sekali terjadi).

Selain gejala kista ginjal di atas, terdapat pula gejala lainnya, terutama pada penyakit ginjal polikistik, yaitu berupa: * Tekanan darah tinggi (hipertensi). * Perut terasa nyeri atau bengkak. * Nyeri di bagian belakang ginjal akibat mengalami pembengkakan. * Adanya protein dalam urine. * Ditemukannya batu ginjal.

Sumber: 1. https://hellosehat.com/penyakit/kista/ 2. alodokter.com

Rincian Dana

Biaya Marketing Campaign
Rp.2,500,000,-
Biaya Rawat Jalan
Rp.25,000,000,-

Total
Rp.27,500,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.0,-


Belum ada riwayat disbursement.



Para Donatur (11)

Fundraisers (0)

Belum ada Fundraiser

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.


Menjadi Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit