Lahir dengan berat badan yang rendah dan mengalami hipoglikemia, Raihan membutuhkan bantuanmu!

WeCare.id

M. Raihan

Jumlah donatur 2
31.95% terdanai
Rp.6,905,070,-

Terdanai

Rp.14,704,507,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

Ini adalah Raihan, seorang anak yang lahir di Kuningan, Jawa Barat. Ibunya bercerita.

“Bayangkan rasanya jadi saya, satu-satunya yang ingin saya lihat ketika pertama membuka mata adalah Raihan, anak saya yang baru lahir. Melihat dan menyentuh Raihan saja pasti membuat saya bahagia, memudarkan rasa sakit setelah melahirkan. Tapi semua berbeda bagi kami. Saat lahir di Puskesmas desa, Raihan langsung dilarikan ke rumah sakit di pusat kota dan saya bahkan tak sempat melihat wajah mungilnya." ucap ibunda Raihan dengan pilu.

Raihan juga mengalami keracunan air ketuban, tubuhnya terlilit ari-ari dalam proses lahir dan saat lahirpun ia tidak menangis. Berat badan Raihan dibawah normal. Bayi mungil yang belum mengenal dunia ini juga mengalami hipoglikemia. Gula darah rendah atau hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah normal. Hipoglikemia akan memburuk jika dibiarkan. Penderita hipoglikemia bisa mengalami gangguan penglihatan, mengalami penurunan kesadaran, dan/atau kejang. Penting untuk mewaspadai gejala gula darah rendah dan menanganinya sesegera mungkin. Bila tidak, penderita dapat mengalami kerusakan otak secara permanen. Alhasil, Raihan harus dirawat di ruang intensif (NICU).

Biaya perawatan Raihan menjadi bengkak, yaitu mencapai belasan juta rupiah. Hal ini tidak diduga orang tuanya, awalnya mereka ingin melakukan persalinan di bidan, namun apa daya ternyata kondisi Raihan demikian. Mereka pun tidak sempat mendaftarkan Raihan ke BPJS.

"Berhari-hari saya tidak bertemu Raihan, ibu mana yang bisa tenang kalau jauh dari anak tersayang yang sedang berjuang di titik lemahnya. Beruntung, suami sangat mendukung dan selalu menjaga Raihan di rumah sakit. Kami dari keluarga sederhana, uang hasil kerja Bapak tidak cukup untuk biaya pengobatan Raihan yang banyak. Setiap kali kami mau menyerah, kami selalu ingat bahwa kami beruntung Tuhan menitipkan Raihan pada keluarga kami”.- Ibunda Raihan

Mari bantu Raihan!

Perkembangan

Diagnosa

HIPOGLIKEMIA

Gula darah rendah atau hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah normal. Kondisi ini sering dialami oleh penderita diabetes akibat obat-obatan yang dikonsumsi.

Gula darah atau glukosa merupakan sumber energi bagi tubuh. Selain diproduksi secara alami oleh hati, glukosa juga bisa didapatkan dari makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, kentang, atau susu. Bila kadar gula dalam darah rendah, maka tubuh akan kekurangan energi untuk beraktivitas.

Hipoglikemia yang terlambat ditangani bisa mengakibatkan penurunan kesadaran dan kejang, hingga kerusakan permanen pada otak. Meski sering kali terjadi pada pasien diabetes akibat pengobatan yang dijalani, hipoglikemia juga bisa dialami oleh orang yang tidak menderita diabetes.

Penyebab Hipoglikemia * Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah turun drastis. Kondisi ini lebih sering dialami oleh penderita diabetes akibat: * Penggunaan insulin atau obat diabetes yang melebihi dosis atau tidak teratur. * Pola makan yang tidak baik, seperti makan terlalu sedikit atau menunda makan. * Aktivitas fisik atau olahraga berlebihan, tanpa makan yang cukup. * Konsumsi minuman beralkohol berlebihan.

Meski jarang terjadi, hipoglikemia juga bisa terjadi pada orang yang tidak menderita diabetes. Penyebabnya antara lain: * Kekurangan hormon yang mengatur keseimbangan gula dalam darah. * Kekurangan nutrisi, misalnya akibat penyakit anoreksia nervosa. * Produksi insulin yang berlebihan, misalnya akibat tumor di kelenjar pankreas (insulinoma).

Seseorang juga berisiko mengalami hipoglikemia bila memiliki kondisi di bawah ini: * Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat penurun gula darah, antimalaria, antibiotik, antiaritmia, atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)Pernah menjalani operasi pengecilan lambung. * Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. * Sedang menderita hepatitis, gangguan ginjal, malaria, atau sepsis.

Gejala Hipoglikemia Gejala gula darah rendah atau hipoglikemia dapat muncul secara tiba-tiba dan bervariasi pada tiap penderita. Gejala tersebut meliputi: * Mudah lapar * Mudah marah * Sulit berkonsentrasi * Kesemutan * Lelah * Pusing * Gemetar atau tremor * Pucat * Keringat dingin * Jantung berdebar

Hipoglikemia akan memburuk jika dibiarkan, terutama bila penderita tidak menyadari kadar gula darahnya turun. Akibatnya, penderita hipoglikemia bisa: * Mengalami gangguan penglihatan * Tampak bingung dan berperilaku tidak normal * Mengalami penurunan kesadaran * Kejang

Penting untuk mewaspadai gejala gula darah rendah dan menanganinya sesegera mungkin. Bila tidak, penderita dapat mengalami kerusakan otak secara permanen.

Sumber: https://www.alodokter.com/hipoglikemia

Rincian Dana

Biaya Marketing Campaign
Rp.1,964,507,-
Rawat inap
Rp.19,645,070,-

Total
Rp.21,609,577,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.6,645,070,-


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
07 August 2019
Bantuan biaya rawat inap Bayi Pak Ipin ke-1
Rp.6,645,070,-
Load More

Para Donatur (2)

Fundraisers (0)

Belum ada Fundraiser

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.


Menjadi Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit