Khansa, bayi penderita Atresia Bilier ini sangat membutuhkan bantuanmu!

Medikator WeCare.id

Khansa

Jumlah donatur 148
41.01% terdanai
Rp.47,361,564,-

Terdanai

Rp.68,138,436,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

Kasih Ibu yang tak terhingga dan sepanjang masa, itulah gambaran pengorbanan Ibunda Khansa kepada anaknya. Khansa menderita penyakit atresia bilier, yaitu penyakit saluran empedu langka yang hanya menyerang bayi. Pada atresia bilier, saluran tersebut membengkak dan menjadi tersumbat. Akibatnya, cairan empedu meningkat di hati dan menyebabkan kerusakan hati. Hal ini membuat hati sulit membuang racun dalam tubuh. Tubuh Khansa sudah terlihat kuning sejak lahir, buang air kecil dan besarnya pun berwarna kuning pekat. 


Setelah melalui biopsi, diketahui bahwa Khansa sudah mengalami sirosis bilier. Sirosis bilier adalah kondisi ketika saluran empedu di hati meradang dan tersumbat. Dikarenakan empedu memainkan peran penting dalam pencernaan makanan, menyaring sel darah merah yang memburuk, kolesterol dan racun, jika saluran empedu rusak, zat berbahaya akan menumpuk di hati yang menyebabkan sirosis. Dokter mendiagnosis Khansa mengalami sirosis bilier Laennec dimana pengerasan dan pembesaran hatinya disebabkan oleh malnutrisi. Khansa yang baru genap berusia setahun itu memang mengalami gizi buruk tipe marasmus. Marasmus merupakan keadaan dimana seorang anak mengalami defisiensi (kekurangan) energi dan protein. Gizi buruk tipe marasmus adalah suatu keadaan dimana pemberian makanan tidak cukup atau higiene yang jelek.


Oleh karena itu, Khansa memerlukan donor hati agar kesehatannya membaik. Sang Ibu lah yang akan menjadi donor. Namun, sebelum mendonorkan hatinya, diperlukan beberapa pemeriksaan laboratorium (screening donor) yang biayanya cukup mahal. Ayah Khansa berpenghasilan sebatas upah minimum; sedangkan biaya pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan dapat mencapai puluhan juta rupiah. Ditambah lagi, Khansa harus mengonsumsi susu tertentu yang dapat memperbaiki status gizinya. Harga susu tersebut juga diluar batas kemampuan orang tua Khansa, yaitu mencapai Rp 300.000/kaleng. 


Mari bantu kesembuhan Khansa! 

Perkembangan

Diagnosa

ATRESIA BILIER

Atresia bilier adalah penyakit saluran empedu langka yang hanya menyerang bayi. Saluran empedu pada hati, disebut juga dengan duktus hepatikus, berfungsi untuk menghancurkan lemak, menyerap vitamin larut lemak, serta membawa racun dan produk sisa keluar tubuh.

Pada atresia bilier, saluran tersebut membengkak dan menjadi tersumbat. Akibatnya, cairan empedu meningkat di hati dan menyebabkan kerusakan hati. Hal ini membuat hati sulit membuang racun dalam tubuh.

Ada 2 jenis atresia bilier yaitu fetal dan perinatal. Atresia bilier fetal muncul daat bayi masih di dalam rahim. Atresia bilier perinatal lebih sering terjadi dan tidak disadari hingga 2-4 minggu setelah kelahiran. Beberapa bayi, khususnya yang lahir dengan atresia bilier fetal, juga memiliki kecacatan pada jantung, limpa dan usus.


GIZI BURUK TIPE MARASMUS

Marasmus merupakan keadaan dimana seorang anak mengalami defisiensi energi dan protein. Umumnya kondisi ini dialami masyarakat yang menderita kelaparan. Gizi buruk tipe marasmus adalah suatu keadaan dimana pemberian makanan tidak cukup atau higiene yang jelek.

Marasmus ialah suatu bentuk kurang kalori-protein yang berat. Keadaan ini merupakan hasil akhir dari interaksi antara kekurangan makanan dan penyakit infeksi. Selain faktor lingkungan, ada beberapa faktor lain pada diri anak sendiri yang dibawa sejak lahir, diduga berpengaruh terhadap terjadinya marasmus
Secara garis besar sebab-sebab marasmus ialah sebagai berikut:

  • Pemasukan kalori yang tidak cukup
  • Marasmus terjadi akibat masukan kalori yang sedikit, pemberian makanan yang tidak sesuai dengan yang dianjurkan akibat dari ketidaktahuan orang tua si anak; misalnya pemakaian secara luas susu kaleng yang terlalu encer.
  • Kebiasaan makan yang tidak tepat. Seperti mereka yang mempunyai hubungan orang tua – anak terganggu.
  • Kelainan metabolik, misalnya: renal asidosis, idiopathic hypercalcemia, galactosemia, lactose intolerance.
  • Malformasi kongenital, misalnya: penyakit jantung bawaan, penyakit Hirschprung, deformitas palatum, palatoschizis, micrognathia, stenosis pilorus, hiatus hernia, hidrosefalus, cystic fibrosis pancreas.

Sumber: 
1. https://hellosehat.com/penyakit/atresia-bilier/
2. https://doktersehat.com/gizi-buruk-tipe-marasmus/

Rincian Dana

Biaya Operasional WeCare.id (10%)
Rp.10,500,000,-
Screening donor (pemeriksaan laboratorium)
Rp.91,500,000,-
Susu Pregestimil Rp 300.000/kaleng x 12 minggu
Rp.13,500,000,-

Total
Rp.115,500,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.83,487,119,-


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
29 April 2019
Bantuan pemeriksaan Lab Khansa
Rp.3,119,000,-
29 April 2019
Bantuan pemeriksaan lab Ibu Shara A.
Rp.4,811,000,-
29 April 2019
Bantuan screening transplantasi hati Khansa
Rp.13,416,000,-
29 April 2019
Bantuan cek lab Khansa ke-4
Rp.2,767,310,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-5
Rp.3,906,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-5
Rp.893,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-6
Rp.893,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-7
Rp.1,755,500,-
29 April 2019
Bantuan Skrining Lab Khansa ke-8
Rp.1,525,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining donor Khansa ke-9
Rp.6,460,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-10
Rp.2,389,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab & susu Khansa ke-11
Rp.1,296,729,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-12
Rp.5,029,000,-
29 April 2019
Bantuan skrining lab Khansa ke-13
Rp.1,396,000,-
29 April 2019
Bantuan cek lab & susu Khansa ke-14
Rp.1,639,500,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-15
Rp.900,000,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-16
Rp.395,000,-
29 April 2019
Bantuan susu & alat medis Khansa ke-17
Rp.945,000,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-18
Rp.1,230,000,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-19
Rp.962,000,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-20
Rp.706,000,-
29 April 2019
Bantuan cek lab Khansa ke-21
Rp.2,289,000,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-22
Rp.484,000,-
29 April 2019
Bantuan susu & cek lab Khansa ke-23
Rp.777,000,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-24
Rp.484,000,-
29 April 2019
Bantuan susu & akomodasi Khansa ke-25
Rp.1,484,000,-
29 April 2019
Bantuan susu & akomodasi Khansa ke-26
Rp.2,437,000,-
29 April 2019
Bantuan transport & susu Khansa ke-27
Rp.3,228,800,-
29 April 2019
Bantuan transport Khansa ke-28
Rp.2,772,200,-
29 April 2019
Bantuan susu Khansa ke-29
Rp.1,661,000,-
07 May 2019
Bantuan susu Khansa ke-30
Rp.1,437,000,-
09 May 2019
Bantuan obat Khansa ke-31
Rp.724,680,-
17 May 2019
Bantuan susu Khansa ke-32
Rp.1,661,000,-
21 May 2019
Bantuan susu Khansa ke-33
Rp.1,437,000,-
21 May 2019
Bantuan transport & akomodasi Khansa ke-33 (2)
Rp.3,942,400,-
12 June 2019
Bantuan akomodasi & transport Khansa ke-34
Rp.2,234,000,-
Load More

Hit Enter to search. Hit Esc to exit