Deviana mengalami perdarahan berulang, bantuanmu sangat diharapkan!

Medikator WeCare.id

Deviana P

Jumlah donatur 17
12.50% terdanai
Rp.3,230,740,-

Terdanai

Rp.22,619,260,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

"Bu, hidung aku berdarah lagi, Bu"

Kalimat itu sudah biasa didengar oleh ibunda Deviana, seorang anak berusia 4 tahun yang menderita trombositopenia. Trombositopenia adalah kondisi yang terjadi akibat kurangnya jumlah platelet atau trombosit, sel darah yang berperan penting pada proses pembekuan darah. Sejak 4 bulan lalu Deviana memang mengalami perdarahan berulang pada gusi serta mimisan. Sesekali ia juga buang air besar kehitaman bercampur darah. Selain itu, terdapat juga gejala ruam dan sariawan, serta hasil pemeriksaan lab yang menunjukkan tanda lupus.

Deviana diagnosis menderita lupus eritematosus sistemik (LES). Lupus ini terjadi secara menyeluruh (sistemik) pada tubuh penderita dan merupakan jenis lupus yang paling sering terjadi. Dinamakan lupus sistemik dikarenakan terjadi pada berbagai organ, terutama sendi, ginjal, dan kulit. Gejala utamanya adalah inflamasi kronis pada organ-organ tersebut. Deviana mendapatkan terapi steroid untuk penyakit LES-nya, namun perdarahan tidak juga berhenti. Trombositnya selalu di bawah normal sehingga perdarahan aktif terus terjadi. Bocah bertubuh kurus ini ternyata juga menderita Tuberkulosis paru dan mengalami gizi kurang.

Karena penyakit trombositopenia yang dideritanya, Deviana membutuhkan transfusi trombosit berulang, terutama trombosit khusus yang tidak dipengaruhi oleh kondisi penyakitnya, agar sistem kekebalan tubuh gadis kecil ini tidak menghancurkan trombosit dan trombositnya dapat naik. Sistem imunnya juga memerlukan terapi immunoglobulin intravena untuk ditekan. Transfusi trombosit afaresis (tanpa imun) memerlukan biaya hingga puluhan juta rupiah. Ditambah lagi obat imunoglobulin intravena untuk menekan penghancuran trombosit oleh sistem kekebalan tubuh pasien, agar tidak terjadi perdarahan lagi yang dapat mencapai belasan juta rupiah. Orang tua Deviana adalah seorang pedagang es dengan penghasilan tidak seberapa. Mereka sangat ingin anaknya sembuh, namun apa daya obat-obatan tersebut belum masuk ke formularium nasional sehingga harus dibeli sendiri.

Mari bantu Deviana untuk sembuh!

Perkembangan

Diagnosa

*LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK *

Lupus adalah penyakit peradangan (inflamasi) kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri. Penyakit seperti ini disebut penyakit autoimun. Lupus dapat menyerang berbagai bagian dan organ tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, ginjal, paru-paru, jantung, otak, dan sumsum tulang belakang.

Jenis-jenis Lupus Penyakit lupus terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain:

Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus/SLE) Lupus ini terjadi secara menyeluruh (sistemik) pada tubuh penderita dan merupakan jenis lupus yang paling sering terjadi. Dinamakan lupus sistemik dikarenakan terjadi pada berbagai organ, terutama sendi, ginjal, dan kulit. Gejala utamanya adalah inflamasi kronis pada organ-organ tersebut.

Lupus eritematosus kutaneus (cutaneous lupus erythematosus/CLE) Merupakan manifestasi lupus pada kulit yang dapat berdiri sendiri atau merupakan bagian dari SLE. CLE dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu acute cutaneous lupus erythematosus (ACLE), subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE), dan chronic cutaneous lupus erythematosus (CCLE).

Lupus akibat penggunaan obat Beberapa jenis obat dapat menimbulkan gejala yang terlihat mirip dengan gejala lupus, pada orang yang tidak menderita SLE. Akan tetapi jenis lupus ini bersifat sementara dan akan menghilang dengan sendirinya beberapa bulan setelah berhenti mengonsumsi obat yang memicu gejala lupus tersebut. Beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan lupus jenis ini, antara lain metildopa, procainamide, D-penicillamine (obat untuk mengatasi keracunan logam berat), serta minocycline (obat jerawat).

Lupus Eritematosus Neonatal Lupus eritematosus neonatal merupakan jenis lupus yang terjadi pada bayi baru lahir. Lupus neonatal diakibatkan oleh autoantibodi, yaitu anti-Ro, anti-La, dan anti-RNP. Ibu yang melahirkan anak yang menderita lupus eritematosus neonatal belum tentu mengidap lupus. Biasanya lupus eritematosus neonatal hanya terjadi pada kulit dan akan menghilang dengan sendirinya. Namun pada kasus yang jarang, lupus neonatal dapat menyebabkan congenital heart block, yaitu gangguan irama jantung pada bayi baru lahir. Kondisi ini dapat diatasi dengan cara memasang alat pacu jantung.

TROMBOSITOPENIA

Trombositopenia adalah kondisi yang terjadi akibat kurangnya jumlah platelet atau trombosit, sel darah yang berperan penting pada proses pembekuan darah.

Kondisi ini mungkin merupakan akibat dari masalah kesehatan atau efek dari obat-obatan tertentu. Trombositopenia dapat menjadi kondisi yang ringan dan hanya menyebabkan beberapa tanda-tanda atau gejala. Pada kasus yang langka, jumlah trombosit dapat menjadi sangat rendah di mana perdarahan internal yang berbahaya dapat terjadi.

Gejala dari trombositopenia tergantung pada jumlah trombosit Anda. Beberapa kemungkinan gejala dapat meliputi: * Memar * Mimisan atau perdarahan gusi * Perdarahan yang tak kunjung berhenti, meskipun luka yang sudah berlangsung lama * Perdarahan menstruasi berat * Perdarahan dari rektum (anus) * Terdapat darah pada tinja atau kencing * Kelelahan

Pada kasus yang lebih serius, Anda dapat mengalami perdarahan internal. Gejala dari perdarahan internal adalah: * Terdapat darah pada kencing (misalnya kencing berwarna merah darah atau coklat kehitaman seperti cola) * Terdapat darah pada tinja (misalnya tinja berwarna merah darah atau hitam seperti aspal) * Muntah darah atau berwarna gelap

Sumber: 1. https://www.alodokter.com/lupus 2. https://hellosehat.com/penyakit/trombositopenia/

Rincian Dana

Biaya Marketing Campaign
Rp.2,350,000,-
Obat-obatan
Rp.23,500,000,-

Total
Rp.25,850,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.5,600,000,-


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
29 April 2019
Bantuan obat Deviana ke-1
Rp.4,300,000,-
03 May 2019
Bantuan cek lab Deviana ke-2
Rp.1,300,000,-
Load More

Para Donatur (17)

Fundraisers (0)

Belum ada Fundraiser

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.


Menjadi Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit