Menderita radang usus serius, Caesarian memerlukan uluran tanganmu!

Caesarian

Jumlah donatur 23
10.83% terdanai
Rp.1,786,500,-

Terdanai

Rp.14,713,500,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

Berulang kali Caesarian mengalami sakit, berulang kali juga pedih yang dirasakan orang tuanya. Inginnya sang anak dapat bahagia dan berjaya layaknya kaisar, seperti arti namanya, namun apa daya infeksi menyerang. Awalnya, Caesarian mengalami hipoalbuminemia yaitu kondisi ketika kadar albumin dalam darah di bawah normal. Kondisi ini biasanya terjadi pada seseorang dengan penyakit yang berat atau sudah berlangsung lama (kronis). Salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan hipoalbuminemia adalah penyakit peradangan. Caesarian memang pernah dirawat di rumah sakit selama hampir sebulan karena Toxocariasis. Toxocariasis adalah infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis) yang disebabkan oleh parasit cacing gelang yang biasa ditemukan di usus anjing (Toxocara canis) dan kucing (T. cati). Caesarian pun sudah diobati, namun ternyata ia masih mengalami hipoalbuminemia berulang. 


Anak yang sudah beranjak remaja ini juga pernah mengalami kondisi serius yakni efusi pleura, efusi perikardium dan ascites. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata Caesarian menderita kolitis ulseratif pasca infeksi parasit. Kolitis ulseratif adalah suatu peradangan kronis yang terjadi pada usus besar (kolon) dan rektum. Pada penyakit ini, terdapat tukak atau luka di dinding usus besar, sehingga menyebabkan tinja bercampur dengan darah. Parahnya lagi, Caesarian mengalami refluks gasoesofageal (GERD) yang cukup mengganggu kesehariannya. GERD atau yang sering dikenal dengan penyakit asam lambung adalah kondisi di mana asam lambung mengalir ke sepanjang esofagus atau kerangkongan (saluran yang menghubungkan mulut ke lambung), yang dapat menyebabkan rasa terbakar di dada atau gejala lainnya.


Saat ini, anak yang baru duduk di bangku SMA itu membutuhkan biaya untuk pemeriksaan laboratorium yang harus dikirim ke Jerman. Biayanya tentu tidak murah, yaitu belasan juta rupiah. Orang tua Caesarian bekerja sebagai buruh yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ayah dan Ibu Caesarian berharap ada jalan agar mereka bisa membiayai kebutuhan medis sang anak kesayangan. 



Mari bantu Caesarian!


Perkembangan

Diagnosa

TOXOCARIASIS

Toxocariasis adalah infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis) yang disebabkan oleh parasit cacing gelang yang biasa ditemukan di usus anjing (Toxocara canis) dan kucing (T. cati).


Siapa yang berisiko terkena toksocariasis?
Siapa pun dapat terinfeksi Toxocara. Anak kecil dan pemilik anjing atau kucing memiliki kemungkinan lebih tinggi terinfeksi.


KOLITIS ULSERATIF

Kolitis ulseratif adalah suatu peradangan kronis yang terjadi pada usus besar (kolon) dan rektum. Pada penyakit ini, terdapat tukak atau luka di dinding usus besar, sehingga menyebabkan tinja bercampur dengan darah. Kolitis ulseratif dapat terjadi pada siapa pun, tetapi lebih sering menyerang mereka yang berusia di bawah 30 tahun.


Gejala Kolitis Ulseratif
Beberapa gejala yang timbul pada kolitis ulseratif, antara lain:
  • Diare yang disertai darah, lendir, atau nanah.
  • Nyeri atau kram perut.
  • Sering ingin buang air besar, tapi tinja cenderung tidak dapat keluar.
  • Kelelahan.
  • Nyeri pada rektum.
  • Penurunan berat badan.
  • Demam.
  • Serangan yang berat yang ditandai buang air besar lebih dari 6 kali dalam sehari, detak jantung tidak teratur, serta napas cepat.
 

Penyebab Kolitis Ulseratif
Penyebab kolitis ulseratif belum diketahui secara pasti, tetapi diduga disebabkan oleh respons autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara tidak normal. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sistem pencernaan itu sendiri.


GERD

Gastro-oesophageal reflux disease (GERD) atau yang sering dikenal dengan penyakit asam lambung adalah kondisi di mana asam lambung mengalir ke sepanjang esofagus atau kerangkongan (saluran yang menghubungkan mulut ke lambung), yang dapat menyebabkan rasa terbakar di dada atau gejala lainnya. Dalam keadaan tertentu, setiap orang dapat mengalami refluks gastro-esofagus. Refluks sering terjadi setelah makan, yang berlangsung dalam periode singkat dan jarang terjadi selama tidur. Refluks yang normal akan menjadi refluks gastro-esofagus ketika gejalanya sering terjadi (sekitar 2-3 kali setiap minggu) atau jika kerongkongan terluka.

Sumber: 
1. https://www.halodoc.com/kesehatan/kolitis-ulseratif
2. https://hellosehat.com/penyakit/asam-lambung-gerd-refluks-asam-lambung/

Rincian Dana

Biaya Operasional WeCare.id (10%)
Rp.1,500,000,-
pemeriksaan laboratorium ke Jerman.
Rp.15,000,000,-

Total
Rp.16,500,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.0,-


Belum ada riwayat disbursement.



Para Donatur (23)

Fundraisers (0)

Belum ada Fundraiser

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.


Menjadi Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit