Suffering from various serious illnesses since childhood, Bima needs your help!

Bantu Bima Adi sekarang

41.424242424242% funded

8885500

funded

12564500

to go

Kisah Bima Adi

Bima, this 5-year-old boy looks so sad. He is not as happy as usual children. It is not shocking since Bima was indeed diagnosed with various serious diseases since childhood. The child who lives in Jakarta are born with down syndrome, suffer from congenital hypothyroidism, sensory neural hearing loss, gastroesophageal reflux disease, experience Global Development Delay and have a history of malnutrition.


Congenital hypothyroidism is a dysfunction of the thyroid gland that affects the baby from birth. These disorders affect the production of the thyroxine hormone, which is needed for growth, brain development and body metabolism. Not surprisingly, Bima also experienced developmental delays. At the age of 5 years, he has not been able to run well. The sensory neural hearing loss he suffered was the loss or damage of nerve cells (hair cells) in the cochlea (part of the ear) and is usually permanent.


Because of GERD's disease suffered by Bima, he often experiences a recurrent chronic cough. This is caused by acid from the stomach that flows back (reflux) into the esophagus (food channel). This reflux irritates, and can sometimes damage the lining of the esophagus. Bima can only eat using a hose or Nasogastric Tube (NGT). The malnutrition condition also requires this boy to consume milk that is high in nutrients.


The price of milk needed by Bima is very expensive for his parents because the father no longer works. His mother was busy working on the household everyday and taking care of Bima, so they did not have certain income. If Bima doesn't get milk, his condition will certainly get worse, considering he can only eat using a hose. Besides milk, he also needs orthopedic shoes to walk.


Let's help Bima!


Patient Updates Information of this patient is not available yet

Rincian Dana

Nutrisi Rp18.000.000
Alat Medis Rp1.500.000
Biaya Platform & Digital Marketing Pasien Rp1.950.000

Total Rp21.450.000

Read more about WeCare.id Operational Fund

HIPOTIROID KONGENITAL

Hipotiroid kongenital adalah gangguan fungsi kelenjar tiroid yang memengaruhi bayi sejak lahir. Gangguan tersebut memengaruhi produksi hormon tiroksin, yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan otak dan metabolisme tubuh.  Anak perempuan lebih berisiko tinggi mengalami kelainan ini.  

Ada beberapa penyebab hipotiroid kongenital, antara lain adalah kelenjar tiroid yang tidak atau kurang berkembang, gangguan kelenjar hipofisis (pituitary), ibu mengonsumsi obat tertentu atau mengalami kekurangan yodium saat hamil, atau terbentuknya antibodi dari tubuh ibu yang menghalangi fungsi tiroid bayi dalam kandungan.


GANGGUAN PENDENGARAN SENSORINEURAL BILATERAL

Gangguan pendengaran sensorineural disebabkan oleh hilangnya atau rusaknya sel saraf (sel rambut) dalam rumah siput dan biasanya bersifat permanen. Gangguan pendengaran sensorineural, yang disebut juga “tuli saraf”, dapat ringan, menengah, berat atau parah.

Gangguan pendengaran ringan hingga berat sering dapat diatasi dengan alat bantu dengar atau implan telinga tengah. Sedangkan implan rumah siput seringkali merupakan solusi atas gangguan pendengaran berat atau parah.

Sebagian orang menderita gangguan pendengaran sensorineural hanya pada frekuensi tinggi, juga dikenal dengan sebutan tuli sebagian. Dalam hal ini, yang rusak hanya sel rambut pada ujung rumah siput. Pada bagian dalam rumah siput, apeks, sel rambut yang berfungsi untuk memproses nada rendah masih utuh. Stimulasi akustik dan elektrik gabungan, atau EAS, telah dikembangkan khusus untuk menangani kejadian seperti ini.


PENYAKIT REFLUKS GASTROESOFAGEAL

Penyakit Refluks Gastroesofageal adalah penyakit gangguan pencernaan kronis. Ini terjadi apabila asam dari perut mengalir kembali (refluks) ke dalam esofagus (saluran makanan). Refluks ini mengiritasi, dan kadang dapat merusak lapisan esofagus. Ini juga dapat mencapai pita suara, atau bahkan mengalir kembali ke dalam paru-paru.

Tidak ada penyebab tunggal Penyakit Refluks Gastroesofageal yang teridentifikasi. Penyakit Refluks Gastroesofageal biasanya terjadi apabila katup otot antara perut dan esofagus, yang dikenal sebagai otot lingkar esofagus bagian bawah, menjadi lemah atau rusak. Inilah yang menyebabkan asam perut mengalir kembali ke dalam esofagus.

Terdapat berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan serangan GERD, dan ini mencakup:

  • Penyakit tertentu (zollinger-ellison syndrome, scleroderma).
  • Peningkatan produksi gastrin, suatu hormon yang mengatur pelepasan asam perut.
  • Obesitas
  • Kehamilan
  • Merokok
  • Penggunaan obat tertentu

Gejala Penyakit Refluks Gastroesofageal yang paling umum adalah rasa seakan dada terbakar yang menyebar dari perut ke tenggorokan. Kemungkinan gejala Penyakit Refluks Gastroesofageal lainnya mencakup:
  • Rasa pahit di mulut (regurgitasi asam).
  • Perut kembung.
  • Bersendawa.
  • Merasa seakan ada benjolan di tenggorokan.
  • Suara parau.
  • Sakit dan sulit menelan.
  • Rasa nyeri dan tidak nyaman di dada.
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh
  • Tenggorokan perih yang terus berlanjut.





Sumber: 
1. https://www.alodokter.com/
2. https://www.medel.com/id/hearing-loss/
3. https://www.gleneagles.com.sg/id/specialties/medical-specialties/stomach-digestive/gastro-oesophageal-reflux-diseases

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Total disbursement dana untuk pasien: IDR 0

Detil transaksi pasien:

Date Transaction Amount (IDR) Balance (IDR)
2019-04-18 Donation to patient 45.000 8.885.500
2019-04-11 Donation to patient 45.000 8.840.500
2019-04-02 Donation to patient 450.000 8.795.500
2019-04-01 Donation to patient 50.000 8.345.500
2019-03-31 Donation to patient 500.000 8.295.500
2019-03-31 Donation to patient 100.000 7.795.500
2019-03-31 Donation to patient 99.000 7.695.500
2019-03-31 Donation to patient 99.000 7.596.500
2019-03-30 Donation to patient 90.000 7.497.500
2019-03-28 Donation to patient 180.000 7.407.500
2019-03-28 Donation to patient 9.000 7.227.500
2019-03-27 Donation to patient 9.000 7.218.500
2019-03-27 Donation to patient 9.000 7.209.500
2019-03-27 Donation to patient 207.000 7.200.500
2019-03-26 Donation to patient 18.000 6.993.500
2019-03-26 Donation to patient 45.000 6.975.500
2019-03-26 Donation to patient 9.000 6.930.500
2019-03-26 Donation to patient 45.000 6.921.500
2019-03-25 Donation to patient 9.000 6.876.500
2019-03-25 Donation to patient 45.000 6.867.500
2019-03-25 Donation to patient 180.000 6.822.500
2019-03-24 Donation to patient 18.000 6.642.500
2019-03-24 Donation to patient 90.000 6.624.500
2019-03-22 Donation to patient 9.000 6.534.500
2019-03-20 Donation to patient 45.000 6.525.500
2019-03-20 Donation to patient 90.000 6.480.500
2019-03-20 Donation to patient 90.000 6.390.500
2019-03-20 Donation to patient 1.900.000 6.300.500
2019-03-20 Donation to patient 45.000 4.400.500
2019-03-19 Donation to patient 100.000 4.355.500
2019-03-19 Donation to patient 18.000 4.255.500
2019-03-18 Donation to patient 45.000 4.237.500
2019-03-18 Donation to patient 9.000 4.192.500
2019-03-18 Donation to patient 9.000 4.183.500
2019-03-16 Donation to patient 9.000 4.174.500
2019-03-15 Donation to patient 27.000 4.165.500
2019-03-15 Donation to patient 45.000 4.138.500
2019-03-15 Donation to patient 180.000 4.093.500
2019-03-15 Donation to patient 9.000 3.913.500
2019-03-15 Donation to patient 9.000 3.904.500
2019-03-14 Donation to patient 90.000 3.895.500
2019-03-14 Donation to patient 9.000 3.805.500
2019-03-13 Donation to patient 180.000 3.796.500
2019-03-13 Donation to patient 45.000 3.616.500
2019-03-12 Donation to patient 36.000 3.571.500
2019-03-12 Donation to patient 18.000 3.535.500
2019-03-08 Donation to patient 9.000 3.517.500
2019-03-08 Donation to patient 18.000 3.508.500
2019-03-06 Donation to patient 99.000 3.490.500
2019-03-06 Donation to patient 9.000 3.391.500
2019-03-06 Donation to patient 22.500 3.382.500
2019-03-02 Donation to patient 9.000 3.360.000
2019-02-27 Donation to patient 250.000 3.351.000
2019-02-27 Donation to patient 500.000 3.101.000
2019-02-23 Donation to patient 9.000 2.601.000
2019-02-21 Donation to patient 252.000 2.592.000
2019-02-21 Donation to patient 27.000 2.340.000
2019-02-19 Donation to patient 90.000 2.313.000
2019-02-19 Donation to patient 90.000 2.223.000
2019-02-19 Donation to patient 9.000 2.133.000
2019-02-13 Donation to patient 81.000 2.124.000
2019-02-13 Donation to patient 180.000 2.043.000
2019-02-07 Donation to patient 135.000 1.863.000
2019-02-05 Donation to patient 45.000 1.728.000
2019-02-04 Donation to patient 450.000 1.683.000
2019-02-03 Donation to patient 45.000 1.233.000
2019-02-03 Donation to patient 90.000 1.188.000
2019-01-30 Donation to patient 9.000 1.098.000
2019-01-29 Donation to patient 45.000 1.089.000
2019-01-28 Donation to patient 9.000 1.044.000
2019-01-19 Donation to patient 225.000 1.035.000
2019-01-16 Donation to patient 90.000 810.000
2019-01-16 Donation to patient 180.000 720.000
2019-01-16 Donation to patient 135.000 540.000
2019-01-16 Donation to patient 90.000 405.000
2019-01-16 Donation to patient 9.000 315.000
2019-01-15 Donation to patient 18.000 306.000
2019-01-14 Donation to patient 108.000 288.000
2019-01-13 Donation to patient 90.000 180.000
2019-01-12 Donation to patient 90.000 90.000

Funded by (70)

Fundraiser

No fundraiser yet.

Atau bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Partner

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Search for other patients

DONASI UNIVERSAL

#UNTUKSEMUA (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
2.0179068% funded
20179068 funded
979820932 to go
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
79.592677056277% funded
91929542 funded
23570458 to go

Prematur, BBLR

Bayi Bu Ati (0) - Jawa Barat
Oleh Medikator Medikator RS Santo Borromeus
29.482037575758% funded
24322681 funded
58177319 to go