Lehernya terjepit saat lahir, Keanu membutuhkan bantuanmu!

Medikator RSKIA Kota Bandung

Bayi keanu

Jumlah donatur 18
7.13% terdanai
Rp.1,961,533,-

Terdanai

Rp.25,538,467,-

Kekurangan

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Menjadi Fundraiser

Hari itu begitu genting, kandungan Ibu Wulan sudah berumur 9 bulan dan dirinya sudah merasa mulas. Dengan diantar sang suami, Ibu Wulan pergi ke bidan untuk melahirkan buah hatinya. Tidak ada prasangka apapun, harap-harap cemas dirasakannya, namun tidak terpikir olehnya bahwa kondisi anaknya menjadi begitu memprihatinkan. Leher bayi yang dilahirkannya terjepit oleh jalan lahir, sehingga ia harus dirujuk ke rumah sakit. Bayi yang diberi nama Keanu ini membutuhkan ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) karena kondisinya tersebut. Keanu mengalami sesak dan apnea (yaitu henti napas yang merupakan suatu kondisi berhentinya proses pernapasan dalam waktu singkat) serta mengalami kejang. Di NICU, Keanu dipasangkan ventilator dan diintubasi.

Dokter mengatakan bahwa Keanu mengalami respiratory distress syndrome (kondisi yang muncul ketika cairan mengumpul di alveoli), sepsis neonatorum (infeksi darah yang terjadi pada bayi yang baru lahir), meconial aspiration syndrome dan bronchopulmonary dysplasia. Meconium aspiration syndrome (MAS) adalah aspirasi cairan ketuban bernoda, yang dapat terjadi sebelum, selama, atau segera setelah kelahiran. Adapun bronchopulmonary dysplasia adalah suatu bentuk penyakit paru kronis yang menyerang bayi baru lahir (kebanyakan prematur) dan bayi. Dari hasil USG kepala, Keanu juga dicurigai menderita hidrosefalus.

Perawatan intensif yang dilakukan terhadap Keanu memakan biaya yang cukup besar, yaitu mencapai puluhan juta rupiah. Orang tua Keanu belum sempat mendaftarkan anaknya ke BPJS karena mereka menikah secara agama dan tidak terdaftar di catatan sipil. Ayah Keanu adalah seorang supir ojek online yang tidak sanggup membayar biaya rumah sakit tersebut.

Mari bantu biaya perawatan Keanu!

Perkembangan

Diagnosa

MECONIUM ASPIRATION SYNDROME

Meconium aspiration syndrome (MAS) adalah aspirasi cairan ketuban bernoda, yang dapat terjadi sebelum, selama, atau segera setelah kelahiran. Mekonium adalah pengeluaran usus pertama dari bayi yang baru lahir, zat kental, hijau tua yang terdiri dari sel epitel usus, lanugo, lendir, dan sekresi usus (misalnya empedu. Air adalah konstituen cair utama, terdiri dari 85-95% dari mekonium; sisa 5-15% bahan terdiri dari konstituen padat, terutama sekresi usus, sel mukosa, dan elemen padat dari cairan ketuban yang tertelan, seperti protein dan lipid.

Mekonium steril dan tidak mengandung bakteri, yang merupakan faktor utama yang membedakannya dari tinja. Distress intrauterin dapat menyebabkan lewatnya mekonium ke dalam cairan ketuban. Faktor-faktor yang mempromosikan bagian dalam rahim termasuk insufisiensi plasenta, hipertensi ibu, preeklampsia, oligohidramnion, infeksi, asidosis, dan penyalahgunaan obat ibu, terutama penggunaan tembakau dan kokain.

Seperti disebutkan di atas, cairan ketuban bernoda mekonium dapat disedot sebelum atau selama persalinan dan pelahiran. Karena meconium jarang ditemukan dalam cairan ketuban sebelum usia kehamilan 34 minggu, aspirasi meconium terutama mempengaruhi bayi yang lahir pada saat aterm dan postterm.

ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME

Acute Respiratory Distress Syndrome atau disingkat ARDS adalah kondisi yang muncul ketika cairan mengumpul di alveoli, yaitu kantung udara kecil dan elastis pada paru-paru. Cairan biasanya merembes dari pembuluh darah kecil.

Kumpulan cairan ini dapat membuat paru-paru tidak cukup terisi udara dan pasokan oksigen ke aliran darah menjadi berkurang. Hal tersebut mengakibatkan organ-organ, seperti ginjal dan otak, tidak dapat bekerja normal atau bahkan berhenti berfungsi karena tidak mendapat cukup oksigen.

DISPLASIA BRONKOPULMONER

Displasia bronkopulmoner (BPD) adalah suatu bentuk penyakit paru kronis yang menyerang bayi baru lahir (kebanyakan prematur) dan bayi. Ini hasil dari kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh ventilasi mekanis (respirator) dan penggunaan oksigen jangka panjang. Sebagian besar bayi pulih dari BPD, tetapi beberapa mungkin mengalami kesulitan bernapas jangka panjang.

SEPSIS NEONATORUM

Sepsis neonatorum adalah infeksi darah yang terjadi pada bayi yang baru lahir. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar satu juta bayi di seluruh dunia meninggal karena sepsis neonatorum. Infeksinya bisa menyerang seluruh tubuh Si Kecil atau terbatas pada satu organ saja.

Beragam penyebab sepsis neonatorum termasuk beberapa jenis bakteri dan virus. Selain itu, sepsis neonatorum juga dapat disebabkan jamur, meski lebih jarang terjadi. Infeksi ini bisa menyebabkan kecacatan hingga kematian pada bayi.

Sumber: 1. https://emedicine.medscape.com/article/974110-overview 2. https://www.lung.org/lung-health-and-diseases/lung-disease-lookup/bronchopulmonary-dysplasia/ 3. https://www.alodokter.com/

Rincian Dana

Rawat inap
Rp.25,000,000,-
Biaya Marketing Campaign
Rp.2,500,000,-

Total
Rp.27,500,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.0,-


Belum ada riwayat disbursement.



Para Donatur (18)

Fundraisers (0)

Belum ada Fundraiser

Bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.


Menjadi Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit