Had ever swallowed a battery at the age of 4 months, Alicia needs your help!

Bantu Alicia sekarang

76.045468531469% funded

5437251

funded

1712749

to go

Kisah Alicia

Raising a child is amazing but also burdensome at some point. Parents should keep their eyes on their child, if not, an unwanted event can occur in a few seconds. As an example, there is Alicia, a child from Ambon, Maluku province. She once swallowed a battery when she was 4 months old and at the age of 7 months, Alicia had been referred to a hospital in Jakarta because of poor nutrition status and tracheoesophageal fistulas. Tracheoesophageal fistula (TEF) is an acquired or congenital communication between the trachea and esophagus (esophagus). TEF often causes severe and fatal pulmonary complications. Then a year ago, he experienced coughing up blood to hypovolemic shock (an emergency where the heart is unable to supply enough blood throughout the body due to less blood volume).


From the doctor's examination, Alicia was diagnosed with gastroesophageal reflux (GERD) and laryngopharyngeal reflux (LPR). Gastro-oesophageal reflux disease (GERD) or commonly known as gastric acid is a condition in which stomach acid flows along the esophagus or cage (the channel that connects the mouth to the stomach), which can cause burning in the chest or other symptoms. The laryngopharyngeal reflux (LPR) is a condition when stomach acid rises into the esophagus and falls in the voice box. This occurs because the sphincter (valve) of the esophagus is weakened or damaged so that it does not close completely. As a result, food that has entered the stomach can go back up to the esophagus, throat, voice box, even to the back of the nose.


Currently, Alicia needs further examination which are endoscopic examination, thoracic CT scan and evaluation of growth and development. Some of these examinations must be carried out at the central hospital in Jakarta. However, Alicia's family whose livelihood is from the father's income as a motorcycle taxi driver, was unable to buy the flight tickets to go to Jakarta from Ambon. They really hope that the condition of their 9-year-old son can improve.


Let's help Alicia to access a decent health facilities!

Patient Updates Information of this patient is not available yet

Rincian Dana

Transportasi Rp6.500.000
Biaya Operasional WeCare.id Rp650.000

Total Rp7.150.000

Read more about WeCare.id Operational Fund

  • REFLUKS GASTROESOFAGEAL

Gastro-oesophageal reflux disease (GERD) atau yang sering dikenal dengan penyakit asam lambung adalah kondisi di mana asam lambung mengalir ke sepanjang esofagus atau kerangkongan (saluran yang menghubungkan mulut ke lambung), yang dapat menyebabkan rasa terbakar di dada atau gejala lainnya. Dalam keadaan tertentu, setiap orang dapat mengalami refluks gastro-esofagus. Refluks sering terjadi setelah makan, yang berlangsung dalam periode singkat dan jarang terjadi selama tidur. Refluks yang normal akan menjadi refluks gastro-esofagus ketika gejalanya sering terjadi (sekitar 2-3 kali setiap minggu) atau jika kerongkongan terluka.


REFLUKS LARINGOFARING (LPR)

Refluks laringofaring (LPR) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan jatuh di kotak suara. Hal ini terjadi karena sfingter (katup) esofagus melemah atau rusak sehingga tidak menutup secara sempurna. Akibatnya, makanan yang sudah masuk ke lambung dapat kembali naik ke kerongkongan, tenggorokan, kotak suara, bahkan juga ke bagian belakang hidung.

LPR disebut juga dengan silent reflux atau refluks asam lambung diam-diam (tersembunyi). Pasalnya, gejala LPR hampir mirip seperti gejala asam lambung (GERD), tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas maupun sensasi perih terbakar di dada (heartburn) dan tenggorokan. Ini sebabnya, refluks laringofaring sering kali disalahartikan dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa.

Baik wanita maupun pria dari segala usia dapat mengalami refluks laringofaring, bahkan bayi dan anak-anak sekalipun. Namun, risiko ini dapat meningkat jika Anda mengalami beberapa kondisi berikut:

  • Pola hidup tidak sehat, seperti makan berlebihan, merokok, dan minum alkohol
  • Sfingter esofagus rusak atau tidak berfungsi dan refleks lambung berjalan lambat
  • Kelebihan berat badan
  • Kehamilan
  • Dilansir dari Medical News Today, sekitar 50 persen orang yang terkena penyakit maag berawal dari gejala asam lambung tersembunyi ini. Sekecil apa pun jumlah asam lambung yang naik ke kerongkongan, lapisan tenggorokan dan kotak suara Anda dapat dengan mudah teriritasi. Karena itulah, Anda perlu mewaspadai gejala-gejalanya.

Sumber: 
1. https://hellosehat.com/penyakit/asam-lambung-gerd-refluks-asam-lambung/
2. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/gejala-asam-lambung-diam-diam/

Want to know more about this diagnosis? Ask WeCare.id Medical Team

Fundraiser

No fundraiser yet.

Atau bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Partner

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Search for other patients

Primary Immunodeficiency Disease

PID Warriors (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Pricilia Gunawan H
42.664576227471% funded
86637835 funded
116429540 to go

Hipertensi Pulmonal

Ahmad (3) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Shela Putri Sundawa
68.074848484848% funded
56161750 funded
26338250 to go

Penyakit Jantung Bawaan

Arshaq (0) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Hana Ardi
73.66460807601% funded
25585560 funded
9146940 to go