Adiva mengalami kerusakan hati yang parah, bantuanmu sangat diharapkan!

Bantu Adiva sekarang

1.2500571013738% terdanai

1012500

terdanai

79983800

kekurangan

Kisah Adiva

"Menangislah, Nak. Jika menangis bisa mengurangi sakitmu, maka menangislah" mungkin itulah yang diucapkan Ibunda Adiva saat melihat penderitaan anaknya. Tubuh Adiva terlihat kuning sejak usianya 40 hari. Buang air besarnya berwarna pucat dan buang air kecilnya berwarna kuning seperti teh. Saat usianya menginjak 6 bulan, perutnya terlihat membuncit yang tidak normal. Setelah diperiksakan, diketahui bahwa Adiva menderita atresia bilier. 


Atresia bilier adalah kondisi tertutupnya saluran empedu pada bayi yang baru lahir. Atresia bilier termasuk kondisi serius yang berbahaya. Saluran empedu adalah saluran yang membawa cairan empedu dari hati ke usus 12 jari.Pada bayi dengan atresia bilier, cairan empedu tidak bisa mengalir ke usus karena tertutupnya saluran tersebut. Akibatnya, cairan empedu menumpuk di dalam hati. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan hati, sehingga terbentuk jaringan parut (fibrosis), yang bisa mengakibatkan sirosis. Adiva pun mengalami sirosis hati. Sirosis berkembang secara perlahan dan mengakibatkan jaringan yang sehat digantikan oleh jaringan parut. Jaringan parut akan menghambat aliran darah yang melewati hati sehingga kinerja hati menjadi terganggu atau bahkan terhenti. Karena kondisinya tersebut, dokter menyarankan agar transplantasi hati dilakukan terhadap Adiva. 


Sebelum transplantasi, skrining terhadap donor hati harus dilakukan. Biaya yang dibutuhkan untuk pemeriksaan laboratorium tersebut tidak sedikit, yaitu puluhan juta rupiah. Ditambah lagi, kondisi gizi Adiva juga harus terus dalam keadaan baik. Adiva disarankan meminum susu yang kaya akan gizi, namun harganya sangat mahal bagi orang tua Adiva, yaitu ratusan ribu per kaleng. Ayah Adiva adalah seorang pekerja di peternakan ikan cupang, sedangkan ibunya adalah seorang guru les. Gaji mereka hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari. Keluarga sederhana yang tinggal di rumah susun di Palembang ini berharap ada jalan bagi kesembuhan anaknya. 



Mari bantu ringankan beban Adiva!








Informasi Perkembangan Pasien belum tersedia

Rincian Dana

Pemeriksaan Penunjang Rp70.000.000
Nutrisi Rp3.120.000
Obat-Obatan Rp531.000
Biaya Operasional WeCare.id Rp7.363.300

Total Rp81.014.300

Baca lebih lanjut mengenai Dana Operasional WeCare.id


SIROSIS HATI

Sirosis adalah kondisi terbentuknya jaringan parut di hati akibat kerusakan hati jangka panjang (kronis). Penyakit ini berkembang secara perlahan dan mengakibatkan jaringan yang sehat digantikan oleh jaringan parut. Jaringan parut akan menghambat aliran darah yang melewati hati sehingga kinerja hati menjadi terganggu atau bahkan terhenti.

Kerusakan pada hati yang disebabkan oleh sirosis tidak bisa diperbaiki dan bahkan bisa menyebar lebih luas dan menyebabkan hati tidak bisa berfungsi dengan baik. Kondisi inilah yang sering disebut dengan istilah gagal hati. Sebelum sirosis menyebabkan gagal hati, perkembangannya berlangsung selama bertahun-tahun. Umumnya, penanganan dilakukan hanya untuk memperlambat perkembangan penyakitnya. 


ATRESIA BILIER

Atresia bilier adalah kondisi tertutupnya saluran empedu pada bayi yang baru lahir. Meskipun kondisi ini jarang terjadi, atresia bilier termasuk kondisi serius yang berbahaya.

Saluran empedu adalah saluran yang membawa cairan empedu dari hati ke usus 12 jari. Cairan empedu berperan dalam proses pencernaan lemak dan vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E dan K. Cairan empedu juga berfungsi membuang racun dan zat limbah lain keluar dari tubuh.

Pada bayi dengan atresia bilier, cairan empedu tidak bisa mengalir ke usus karena tertutupnya saluran tersebut. Akibatnya, cairan empedu menumpuk di dalam hati. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan hati, sehingga terbentuk jaringan parut (fibrosis), yang bisa mengakibatkan sirosis.

Tertutupnya saluran empedu ini dapat terjadi ketika masih di dalam organ hati maupun ketika sudah keluar dari organ hati.


Sumber: alodokter.com

Ingin tahu lebih banyak atau menemui kasus seperti ini? Konsultasikan ke Dokter WeCare.id

Total disbursement dana untuk pasien: IDR 0

Detil transaksi pasien:

Date Transaction Amount (IDR) Balance (IDR)
2019-03-22 Donation to patient 27.000 1.012.500
2019-03-22 Donation to patient 90.000 985.500
2019-03-22 Donation to patient 90.000 895.500
2019-03-22 Donation to patient 135.000 805.500
2019-03-21 Donation to patient 45.000 670.500
2019-03-21 Donation to patient 90.000 625.500
2019-03-21 Donation to patient 9.000 535.500
2019-03-21 Donation to patient 45.000 526.500
2019-03-21 Donation to patient 45.000 481.500
2019-03-20 Donation to patient 9.000 436.500
2019-03-20 Donation to patient 45.000 427.500
2019-03-20 Donation to patient 18.000 382.500
2019-03-20 Donation to patient 45.000 364.500
2019-03-20 Donation to patient 90.000 319.500
2019-03-19 Donation to patient 45.000 229.500
2019-03-18 Donation to patient 9.000 184.500
2019-03-16 Donation to patient 45.000 175.500
2019-03-16 Donation to patient 112.500 130.500
2019-03-15 Donation to patient 9.000 18.000
2019-03-15 Donation to patient 9.000 9.000

Fundraiser

Belum ada fundraiser

Atau bantu campaign ini dengan menjadi fundraiser. Dana yang kamu kumpulkan akan disalurkan langsung untuk pasien ini.

Partner

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No. 71, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Lihat pasien lain

DONASI UNIVERSAL

#UNTUKSEMUA (7) - DKI Jakarta
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
0.8423613% terdanai
8423613 terdanai
991576387 kekurangan

Prematur, BBLR

Bayi Bu Ati (0) - Jawa Barat
Oleh Medikator Medikator RS Santo Borromeus
27.371128484848% terdanai
22581181 terdanai
59918819 kekurangan

Gagal Ginjal Kronis

Viara (14) - Jawa Timur
Oleh Medikator Medikator WeCare.id
47.028413050364% terdanai
22270305 terdanai
25084695 kekurangan