Yuk Ulurkan Tangan Kalian untuk Johan agar Sembuh dari Kanker Rektum!

img-medikator
M Syaifudin Jamil

Johan Edi Pranata

    donatur
terdanai

Funded

Needed

Bantu Johan Melawan Penyakitnya!


Johan, pria asal desa Dawuhan Wetan, Lumajang, Jawa Timur, ini mengadu nasib di Pulau Bali demi menyambung hidup. Namun, saat sedang meniti karir di usia 27 tahun sebagai karyawan disalah satu bank, Johan malah diberhentikan dari tempat kerjanya dengan alasan sering izin masuk kerja karena sedang menjalani pengobatan.

Awalnya Johan menderita hemeroid yang kemudian diangkat namun meninggalkan fistula. Setelah pengangkatan fistula, terjadi pendarahan hebat dan dilakukan kolonoskopi oleh dokter sehingga diketahui terdapat sel kanker di rektum. Saat ini, Johan sedang menjalani radioterapi. Tetapi, kondisinya masih belum juga membaik, malah terkadang muncul luka-luka akibat kanker di paha yang terus mengeluarkan cairan yang berbau busuk.

Mengetahui anaknya menderita penyakit kanker. Orang tua dari Johan yang seorang buruh tani di desa, memilih hijrah ke Bali untuk merawat sang anak. Saat ini, Johan hanya mengandalkan bantuan dari teman-temannya untuk bertahan hidup. Keluarganya sangat berharap Johan segera mendapatkan tindakan medis yang optimal agar kondisinya tidak bertambah parah. Sehingga Johan dapat melanjutkan hidup, mencari nafkah untuk keluarganya.

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Kanker rektum adalah pertumbuhan tidak beraturan dari sel-sel di rektum. Kanker rektum adalah salah satu kanker ganas pada manusia yang sering terjadi dan jenis kanker paling umum kedua pada kanker usus besar. Kanker kolorektal, kanker yang terdapat pada kolon dan rektum, adalah kanker paling umum kedua dalam seluruh kanker.

Rektum terpapar pada feses yang lebih terkonsentrasi secara langsung. Selain itu, zat yang tidak tercerna bepergian melalui usus besar dilapisi dengan lendir alkali. Perbedaan tingkat pH di usus besar dan rektum juga dapat mempengaruhi kerentanan terhadap faktor lingkungan. Oleh karena itu, berbagai faktor risiko dapat terlibat dalam tumor ini.

Para peneliti telah menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker rektum, tetapi masih belum jelas bagaimana semua faktor ini dapat menyebabkan kanker. Diduga kanker disebabkan oleh perubahan DNA di dalam sel-sel tubuh kita atau disebut sebagai mutasi DNA. Mutasi dari DNA menyebabkan sel-sel tumbuh tidak beraturan, tidak terkendali, dan bentuk sel-sel yang tumbuh tidak seperti sel normal.

Tanda dan gejala dibawah ini dapat ditemukan pada kanker rektum, antara lain:
* Perubahan kebiasaan buang air besar
* Terdapat lendir atau darah saat buang air besar. Darah dapat berupa gumpalan darah atau bercak darah pada tinja
* Diare atau sembelit secara bergantian
* Merasa tidak puas setelah buang air besar atau merasa tidak kosong sepenuhnya
* Kotoran yang lebih kecil atau memiliki bentuk yang berbeda dari biasanya
* Perut tidak nyaman seperti merasa ada gas, kembung, perasaan penuh, atau kram
* Nafsu makan menurun
* Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas; dan
* Merasa sangat lelah

Sumber:
https://www.halodoc.com/kesehatan/kanker-rektum

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Bantu Johan Melawan Penyakitnya!


Johan, pria asal desa Dawuhan Wetan, Lumajang, Jawa Timur, ini mengadu nasib di Pulau Bali demi menyambung hidup. Namun, saat sedang meniti karir di usia 27 tahun sebagai karyawan disalah satu bank, Johan malah diberhentikan dari tempat kerjanya dengan alasan sering izin masuk kerja karena sedang menjalani pengobatan.

Awalnya Johan menderita hemeroid yang kemudian diangkat namun meninggalkan fistula. Setelah pengangkatan fistula, terjadi pendarahan hebat dan dilakukan kolonoskopi oleh dokter sehingga diketahui terdapat sel kanker di rektum. Saat ini, Johan sedang menjalani radioterapi. Tetapi, kondisinya masih belum juga membaik, malah terkadang muncul luka-luka akibat kanker di paha yang terus mengeluarkan cairan yang berbau busuk.

Mengetahui anaknya menderita penyakit kanker. Orang tua dari Johan yang seorang buruh tani di desa, memilih hijrah ke Bali untuk merawat sang anak. Saat ini, Johan hanya mengandalkan bantuan dari teman-temannya untuk bertahan hidup. Keluarganya sangat berharap Johan segera mendapatkan tindakan medis yang optimal agar kondisinya tidak bertambah parah. Sehingga Johan dapat melanjutkan hidup, mencari nafkah untuk keluarganya.

Diagnosa

Kanker rektum adalah pertumbuhan tidak beraturan dari sel-sel di rektum. Kanker rektum adalah salah satu kanker ganas pada manusia yang sering terjadi dan jenis kanker paling umum kedua pada kanker usus besar. Kanker kolorektal, kanker yang terdapat pada kolon dan rektum, adalah kanker paling umum kedua dalam seluruh kanker.

Rektum terpapar pada feses yang lebih terkonsentrasi secara langsung. Selain itu, zat yang tidak tercerna bepergian melalui usus besar dilapisi dengan lendir alkali. Perbedaan tingkat pH di usus besar dan rektum juga dapat mempengaruhi kerentanan terhadap faktor lingkungan. Oleh karena itu, berbagai faktor risiko dapat terlibat dalam tumor ini.

Para peneliti telah menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker rektum, tetapi masih belum jelas bagaimana semua faktor ini dapat menyebabkan kanker. Diduga kanker disebabkan oleh perubahan DNA di dalam sel-sel tubuh kita atau disebut sebagai mutasi DNA. Mutasi dari DNA menyebabkan sel-sel tumbuh tidak beraturan, tidak terkendali, dan bentuk sel-sel yang tumbuh tidak seperti sel normal.

Tanda dan gejala dibawah ini dapat ditemukan pada kanker rektum, antara lain:
* Perubahan kebiasaan buang air besar
* Terdapat lendir atau darah saat buang air besar. Darah dapat berupa gumpalan darah atau bercak darah pada tinja
* Diare atau sembelit secara bergantian
* Merasa tidak puas setelah buang air besar atau merasa tidak kosong sepenuhnya
* Kotoran yang lebih kecil atau memiliki bentuk yang berbeda dari biasanya
* Perut tidak nyaman seperti merasa ada gas, kembung, perasaan penuh, atau kram
* Nafsu makan menurun
* Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas; dan
* Merasa sangat lelah

Sumber:
https://www.halodoc.com/kesehatan/kanker-rektum

Para Donatur (0)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar