Kekurangan gizi sejak lahir, Ilham membutuhkan uluran tanganmu!

img-medikator
Dr. Henni Wahyu Triyuniati, Sp.A

Ilham Saputra Pratama

    donatur
terdanai

Funded

Needed

Bantu Ilham Melawan Penyakitnya!


Seperti badai yang tak kunjung usai, itulah gambaran derita yang Ilham alami, seorang balita berusia 2 tahun. Saat lahir, Ilham tidak langsung buang air besar karena mengalami hirschsprung. Usia 3 bulan, perut Ilham bertambah besar, BAB sulit dan susah makan sehingga terjadi gagal tumbuh. Usia 4 bulan, Ilham telah menjalani operasi colostomy tetapi belum ada perbaikan. Usia 18 bulan, dokter mendiagnosa Ilham menderita beberapa penyakit yaitu obstruksi saluran ceran (usus besar), gizi buruk, stunting, mikrosefali, kesulitan makan, dan kolitis infektif berulang.

Diusia yang masih sangat kecil, Ilham sering bolak-balik masuk rumah sakit. Seharusnya, Ilham melakukan operasi lanjutan di usia 10 bulan. Namun tidak dilakukan karena keterbatasan biaya. Sejak saat itu, bab sulit keluar sendiri, sehingga perlu dilakukan spooling dengan rectal tube.

Sampai saat ini, diusia 2 tahun, Ilham belum mampu kembali ke Palembang untuk operasi lanjutan. Ilham berasal dari keluarga tidak mampu. Tempat tinggal Ilham di desa Sekalak, Bengkulu masih sangat pedalaman, akses ke pelayanan kesehatan pun sangat sulit, infrastruktur dan jaringan telepon juga terbatas.

Ilham membutuhkan bantuan dana untuk persiapan rujukan dan operasi lanjutan serta susu kalori tinggi untuk perbaikan status gizinya. Ayah Ilham seorang petani hanya mempunyai upah minimum, sehingga sangat tidak cukup untuk membiayai pengobatan anaknya yang dapat mencapai jutaan rupiah per bulan.

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Hirschsprung disease adalah gangguan pada usus besar yang menyebabkan feses atau tinja terjebak di dalam usus. Penyakit bawaan lahir yang tergolong langka ini bisa mengakibatkan bayi tidak buang air besar (BAB) sejak dilahirkan.

Hirschsprung disease terjadi karena kelainan saraf yang mengontrol pergerakan usus besar. Hal ini menyebabkan usus besar tidak dapat mendorong feses keluar, sehingga menumpuk di usus besar dan bayi tidak bisa BAB.

Gizi buruk atau yang dikenal sebagai kwashiorkor dalam dunia medis, merupakan salah satu bentuk malnutrisi. Malnutrisi itu sendiri dapat dipahami sebagai kesalahan dalam pemberian nutrisi. Kesalahan bisa berupa kekurangan maupun kelebihan nutrisi. Pada dasarnya kwashiorkor bisa diartikan sebagai kondisi dimana seseorang kekurangan asupan yang mengandung energi dan protein. Padahal protein dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan sel-sel baru. Selain itu, asupan ini juga turut membantu proses perbaikan sel-sel yang rusak.

Mikrosefali adalah kelainan yang membuat kepala bayi berukuran lebih kecil dibanding normal. Kondisi ini bisa terjadi sejak bayi lahir, tapi dapat terjadi seiring masa pertumbuhannya. Apabila terjadi sejak lahir, mikrosefali disebabkan oleh perkembangan otak janin yang tidak sempurna. Hanya 2 dari 10.000 bayi lahir hidup yang mengidap mikrosefali. Itu sebabnya mikrosefali disebut kelainan bawaan lahir yang langka. Meski begitu, mikrosefali tetap perlu diwaspadai dengan rutin cek USG kehamilan. Semakin dini mikrosefali terdeteksi, semakin efektif upaya penanganan medis yang dilakukan. Mikrosefali tidak hanya membuat ukuran kepala bayi kecil, tapi juga menimbulkan gejala lain. Antara lain bayi rewel, kejang, gangguan tumbuh kembang, hiperaktif, sulit menelan, serta gangguan penglihatan, berbicara, keseimbangan tubuh, pendengaran, dan mental.

Sumber:
https://www.alodokter.com/penyakit-hirschsprung
https://www.halodoc.com/artikel/mengenali-mikrosefali-gangguan-kepala-bayi-
https://www.klikdokter.com/penyakit/gizi-buruk

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Bantu Ilham Melawan Penyakitnya!


Seperti badai yang tak kunjung usai, itulah gambaran derita yang Ilham alami, seorang balita berusia 2 tahun. Saat lahir, Ilham tidak langsung buang air besar karena mengalami hirschsprung. Usia 3 bulan, perut Ilham bertambah besar, BAB sulit dan susah makan sehingga terjadi gagal tumbuh. Usia 4 bulan, Ilham telah menjalani operasi colostomy tetapi belum ada perbaikan. Usia 18 bulan, dokter mendiagnosa Ilham menderita beberapa penyakit yaitu obstruksi saluran ceran (usus besar), gizi buruk, stunting, mikrosefali, kesulitan makan, dan kolitis infektif berulang.

Diusia yang masih sangat kecil, Ilham sering bolak-balik masuk rumah sakit. Seharusnya, Ilham melakukan operasi lanjutan di usia 10 bulan. Namun tidak dilakukan karena keterbatasan biaya. Sejak saat itu, bab sulit keluar sendiri, sehingga perlu dilakukan spooling dengan rectal tube.

Sampai saat ini, diusia 2 tahun, Ilham belum mampu kembali ke Palembang untuk operasi lanjutan. Ilham berasal dari keluarga tidak mampu. Tempat tinggal Ilham di desa Sekalak, Bengkulu masih sangat pedalaman, akses ke pelayanan kesehatan pun sangat sulit, infrastruktur dan jaringan telepon juga terbatas.

Ilham membutuhkan bantuan dana untuk persiapan rujukan dan operasi lanjutan serta susu kalori tinggi untuk perbaikan status gizinya. Ayah Ilham seorang petani hanya mempunyai upah minimum, sehingga sangat tidak cukup untuk membiayai pengobatan anaknya yang dapat mencapai jutaan rupiah per bulan.

Diagnosa

Hirschsprung disease adalah gangguan pada usus besar yang menyebabkan feses atau tinja terjebak di dalam usus. Penyakit bawaan lahir yang tergolong langka ini bisa mengakibatkan bayi tidak buang air besar (BAB) sejak dilahirkan.

Hirschsprung disease terjadi karena kelainan saraf yang mengontrol pergerakan usus besar. Hal ini menyebabkan usus besar tidak dapat mendorong feses keluar, sehingga menumpuk di usus besar dan bayi tidak bisa BAB.

Gizi buruk atau yang dikenal sebagai kwashiorkor dalam dunia medis, merupakan salah satu bentuk malnutrisi. Malnutrisi itu sendiri dapat dipahami sebagai kesalahan dalam pemberian nutrisi. Kesalahan bisa berupa kekurangan maupun kelebihan nutrisi. Pada dasarnya kwashiorkor bisa diartikan sebagai kondisi dimana seseorang kekurangan asupan yang mengandung energi dan protein. Padahal protein dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan sel-sel baru. Selain itu, asupan ini juga turut membantu proses perbaikan sel-sel yang rusak.

Mikrosefali adalah kelainan yang membuat kepala bayi berukuran lebih kecil dibanding normal. Kondisi ini bisa terjadi sejak bayi lahir, tapi dapat terjadi seiring masa pertumbuhannya. Apabila terjadi sejak lahir, mikrosefali disebabkan oleh perkembangan otak janin yang tidak sempurna. Hanya 2 dari 10.000 bayi lahir hidup yang mengidap mikrosefali. Itu sebabnya mikrosefali disebut kelainan bawaan lahir yang langka. Meski begitu, mikrosefali tetap perlu diwaspadai dengan rutin cek USG kehamilan. Semakin dini mikrosefali terdeteksi, semakin efektif upaya penanganan medis yang dilakukan. Mikrosefali tidak hanya membuat ukuran kepala bayi kecil, tapi juga menimbulkan gejala lain. Antara lain bayi rewel, kejang, gangguan tumbuh kembang, hiperaktif, sulit menelan, serta gangguan penglihatan, berbicara, keseimbangan tubuh, pendengaran, dan mental.

Sumber:
https://www.alodokter.com/penyakit-hirschsprung
https://www.halodoc.com/artikel/mengenali-mikrosefali-gangguan-kepala-bayi-
https://www.klikdokter.com/penyakit/gizi-buruk

Para Donatur (0)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar