Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita

img-medikator
Hari Hutan Indonesia

Adopsi dan Tanam Pohon di Hutan

    donatur
  14 hari lagi
terdanai

Funded

Needed

Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita

Melalui Hari Hutan Indonesia 7 Agustus menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan syukur kita, para pengguna hutan, atas segala yang diberikan hutan bagi kehidupan: air, udara, sumber pangan, flora, fauna, penyerapan karbon, juga budaya. Maka penggalangan dana adopsi hutan dan penanaman pohon ini dilakukan. Setelah tahun lalu berhasil menggalang dana lebih dari 100 juta dan mengadopsi hutan bersama, maka pada tahun ini, kami bekerja sama dengan Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI), KKI Warsi, Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) dan LindungiHutan yang tergabung dalam Konsorsium Hari Hutan Indonesia.

Sesuai dengan tema yang diusung tahun ini yaitu “Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita” maka berikut adalah cerita singkat dari lembaga yang bersinggungan langsung dengan para penjaga hutan di Indonesia: Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) akan melakukan adopsi 80% spesies pohon kayu keras Kalimantan dan 20% spesies pohon buah asli Kalimantan di Laman Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat untuk menjaga hutan Tropis Kalimantan yang terdegradasi dapat kembali hijau, serta memberikan manfaat bagi manusia, satwa, dan bumi juga turut membantu meningkatkan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan, karena, bibit-bibit yang ditanam sebagian besar didapatkan dari hasil pembayaran non-tunai kesehatan pasien di Klinik ASRI, dan dari mantan penebang pohon ilegal yang beralih mata pencaharian dan bermitra dengan ASRI. Nantinya akan dilakukan perawatan dan monitoring termasuk pelatihan masyarakat, perlengkapan di persemaian.

KKI Warsi akan melakukan adopsi pohon Kelukup, Tembalun, Meranti, Murau, Resak, Medang, Malapari dan lainnya di daerah Kab. Pesisir Selatan Sumatera Barat bersama LPHN Lunang Tengah dan LPHN Pondok Parian Lunang. Kegiatan ini berguna untuk melindungi pohon, hutan dan keragaman di dalamnya. Nantinya akan digunakan untuk team patrol dan operasional LPHN

Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) akan melakukan empat kegiatan penanaman. Pertama, penanaman Mangrove di Desa Krueng, Alue Gajah, Kec. Tadu Raya Kab. Nagan Raya bersama Aliansi Peduli Lingkungan (APEL) Nagan Raya. Kedua, penanaman pohon Durian, Petai, Kopi di Hutan Desa Bunin, Aceh Timur bersama Lembaga Pengelola Hutan Gampong Buni. Ketiga, penanaman pohon jambu dan mindi Hutan Desa di Desa Damaran Baru, Bener Meriah. Keempat, penanaman pohon Jengkol atau Durian di Zona Hutan Desa Pasie Lembang, Kec. Kluet Selatan, Kab. Aceh Selatan. Penanaman ini untuk menjaga ekosistem, pemulihan kawasan hutan desa dan sebagai sumber pakan satwa.

Credit: Manuel Bergmann

LindungiHutan akan melakukan penanaman Mangrove Rhizopora di Hutan Desa Batu Ampar, Pontianak bersama Bentang Kalimantan. Penanaman ini dilakukan karena kondisi hutan mangrove terancam akibat adanya aktivitas perambahan hutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya, sebagian wilayah di pulau tersebut mengalami pengikisan atau abrasi dan sebagaian wilayah mengalami pendangkalan. Kerusakan tersebut juga mengancam biota laut sehingga menyebabkan menurunya populasi ikan, udang dan kepiting. Ancaman tersebut berimbas pada menurunya hasil tangkapan nelayan dan pada akhirnya pendapatan masyarakat juga akan menurun. Nantinya akan dilakukan penanaman, perawatan sampai pelaporan hasil penanaman secara berkala.

Informasi lebih lengkap cek di https://harihutan.id/ #AdopsiHutan #HariHutanIndonesia2021 #KitaJagaHutan #HutanJagaKita

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita

Melalui Hari Hutan Indonesia 7 Agustus menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan syukur kita, para pengguna hutan, atas segala yang diberikan hutan bagi kehidupan: air, udara, sumber pangan, flora, fauna, penyerapan karbon, juga budaya. Maka penggalangan dana adopsi hutan dan penanaman pohon ini dilakukan. Setelah tahun lalu berhasil menggalang dana lebih dari 100 juta dan mengadopsi hutan bersama, maka pada tahun ini, kami bekerja sama dengan Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI), KKI Warsi, Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) dan LindungiHutan yang tergabung dalam Konsorsium Hari Hutan Indonesia.

Sesuai dengan tema yang diusung tahun ini yaitu “Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita” maka berikut adalah cerita singkat dari lembaga yang bersinggungan langsung dengan para penjaga hutan di Indonesia: Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) akan melakukan adopsi 80% spesies pohon kayu keras Kalimantan dan 20% spesies pohon buah asli Kalimantan di Laman Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat untuk menjaga hutan Tropis Kalimantan yang terdegradasi dapat kembali hijau, serta memberikan manfaat bagi manusia, satwa, dan bumi juga turut membantu meningkatkan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan, karena, bibit-bibit yang ditanam sebagian besar didapatkan dari hasil pembayaran non-tunai kesehatan pasien di Klinik ASRI, dan dari mantan penebang pohon ilegal yang beralih mata pencaharian dan bermitra dengan ASRI. Nantinya akan dilakukan perawatan dan monitoring termasuk pelatihan masyarakat, perlengkapan di persemaian.

KKI Warsi akan melakukan adopsi pohon Kelukup, Tembalun, Meranti, Murau, Resak, Medang, Malapari dan lainnya di daerah Kab. Pesisir Selatan Sumatera Barat bersama LPHN Lunang Tengah dan LPHN Pondok Parian Lunang. Kegiatan ini berguna untuk melindungi pohon, hutan dan keragaman di dalamnya. Nantinya akan digunakan untuk team patrol dan operasional LPHN

Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) akan melakukan empat kegiatan penanaman. Pertama, penanaman Mangrove di Desa Krueng, Alue Gajah, Kec. Tadu Raya Kab. Nagan Raya bersama Aliansi Peduli Lingkungan (APEL) Nagan Raya. Kedua, penanaman pohon Durian, Petai, Kopi di Hutan Desa Bunin, Aceh Timur bersama Lembaga Pengelola Hutan Gampong Buni. Ketiga, penanaman pohon jambu dan mindi Hutan Desa di Desa Damaran Baru, Bener Meriah. Keempat, penanaman pohon Jengkol atau Durian di Zona Hutan Desa Pasie Lembang, Kec. Kluet Selatan, Kab. Aceh Selatan. Penanaman ini untuk menjaga ekosistem, pemulihan kawasan hutan desa dan sebagai sumber pakan satwa.

Credit: Manuel Bergmann

LindungiHutan akan melakukan penanaman Mangrove Rhizopora di Hutan Desa Batu Ampar, Pontianak bersama Bentang Kalimantan. Penanaman ini dilakukan karena kondisi hutan mangrove terancam akibat adanya aktivitas perambahan hutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya, sebagian wilayah di pulau tersebut mengalami pengikisan atau abrasi dan sebagaian wilayah mengalami pendangkalan. Kerusakan tersebut juga mengancam biota laut sehingga menyebabkan menurunya populasi ikan, udang dan kepiting. Ancaman tersebut berimbas pada menurunya hasil tangkapan nelayan dan pada akhirnya pendapatan masyarakat juga akan menurun. Nantinya akan dilakukan penanaman, perawatan sampai pelaporan hasil penanaman secara berkala.

Informasi lebih lengkap cek di https://harihutan.id/ #AdopsiHutan #HariHutanIndonesia2021 #KitaJagaHutan #HutanJagaKita

Para Donatur (0)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar