Terlahir Tanpa Anus, Bayi Gibran Butuh Pertolongan Segera!

Gibran Hanafi

No. of Donors
terdanai

Funded

Needed

Tak pernah terbayangkan bahwa Gibran, anak saya mengalami kelainan terlahir tanpa anus. Akibat kondisi yang dialaminya Gibran selalu menangis kesakitan saat mengeluarkan feses. Sebagai ibu, saya tidak bisa menahan air mata melihat Gibran berjuang menahan sakitnya. Tapi saya harus tetap bersyukur karena Gibran lahir dengan selamat.

Sejauh ini, Gibran telah melakukan operasi pembuatan lubang diperut untuk mengeluarkan kotoran/feses. Masih ada tahapan operasi lanjutan yang harus dilakukan untuk membuat saluran anus. Biaya operasi tersebut mencapai puluhan juta dan tidak dicover BPJS. Oleh karena itu, saya dan suami harus menyiapkan dana agar penyakit Gibran dapat terus ditangani.

Walaupun Ayah Gibran hanya seorang buruh pabrik dengan upah seadanya. Saya dan suami tidak pernah putus asa dengan keadaan yang dialami Gibran. Saya selalu berdoa dan berharap agar Gibran segera sehat serta dapat hidup normal seperti anak lainya.

Perkembangan

Diagnosa

Atresia ani atau disebut juga anus imperforate adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembangan janin mengalami gangguan sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus umumnya terbentuk tidak sempurna.

Pada atresia ani, kelainan juga bisa terjadi di area tubuh yang lain seperti kelainan di organ pencernaan, saluran kemih, hingga kelamin. Umumnya dikategorikan sebagai berikut:
* Kelainan di tingkat bawah yakni berupa lubang anus yang menyempit atau sama sekali tertutup akibat usus rektum yang masih menempel pada kulit. Lubang anus yang tertutup umumnya disertai dengan cacat lahir lain, seperti gangguan jantung, masalah pada sistem saraf pusat, atau anomali pada tangan dan kaki. * Lubang posterior atau kloaka yang persisten yakni kelainan yang menyebabkan rektum, saluran kemih, dan lubang vagina bertemu pada satu saluran yang sama.

Gejala-gejala atresia ani biasanya terlihat jelas setelah bayi lahir, antara lain:
* Bayi tidak memiliki lubang anal.
* Pada bayi perempuan, posisi lubang anal berada di tempat yang salah, seperti terlalu dekat dengan vagina.
* Bayi tidak buang air besar selama 24 sampai 48 jam pertama kehidupan.
* Feses keluar melalui tempat yang salah, seperti uretra, vagina, skrotum, atau pangkal penis.
* Perut bengkak.

Sumber:
https://www.halodoc.com/kesehatan/atresia-ani

Rincian Dana


Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Lihat lebih banyak Lihat lebih sedikit

Donors (loading...)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser
fb-share Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar