Ayo Tunjuk Tangan untuk Dukung Anak Indonesia Tumbuh Maksimal

img-medikator
Danone

Bantu Donasi Nutrisi Anak & Desa Berdaya Generasi Maju di NTT


terdanai

Funded

Target

image-Ayo Tunjuk Tangan untuk Dukung Anak Indonesia Tumbuh Maksimal

Ayo Tunjuk Tangan untuk Dukung Anak Indonesia Tumbuh Maksimal

Penggalangan dana telah berakhir
Dana terkumpul

Jumlah donatur

Bantuan peningkatan kualitas kesehatan bagi anak-anak dan keluarga di daerah 3T


Seluruh wilayah di Indonesia, terdampak akibat pandemi Covid-19, termasuk daerah NTT. Berdasarkan data Satuan Tugas Covid-19 NTT Marius Jelamu pada Kamis, 22 Juli 2021 mengungkapkan terdapat tambahan 1.021 warga terinfeksi Covid-19 dalam sehari, yang merupakan rekor tertinggi selama pandemi. Total kasus Covid-19 di NTT menjadi 33.992 yakni dengan jumlah kasus aktif sebanyak 10.502 kasus (31%) dan korban meninggal sebanyak 666 orang. (Sumber: https://www.kompas.id/baca/nusantara/2021/07/23/varian-delta-menyebar-ntt-catat-rekor-baru-kasus-covid-19

Berdasarkan Badan Pusat Statistik, Provinsi NTT menempati urutan pertama Rasio Penderita Gizi Buruk Tertinggi tahun 2018 (Per 10.000 Penduduk) yakni 9,7%. Menurut Studi Status Gizi Balita Kemenkes RI tahun 2019 NTT merupakan provinsi dg angka prevalensi stunting tertinggi di Indonesia yakni 43,8%. Gizi buruk merupakan salah satu bentuk malnutrisi, balita penderita gizi buruk ditandai dengan berat dan tinggi badan yg tidak sesuai dengan umurnya diakibatkan oleh kurangnya terpenuhinya kebutuhan protein. Didukung dengan data lain yakni menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang,NTT Retnowati menyebutkan kasus gizi buruk pada tahun 2018 terdapat 218 kasus (1,47%), tahun 2019 ada 353 kasus (2,3%) dan tahun 2020 terdapat 796 kasus (5,0%). Salah satu faktor peningkatan gizi buruk adalah pandemi covid-19, dimana para orang tua takut ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa kondisi gizi anaknya. Anak yang kurang gizi, dapat kembali ke kondisi gizi buruk jika asupan makananan di rumah tidak terpenuhi. Untuk itu, ketahanan pangan keluarga juga sangat penting dalam mendukung upaya pencegahannya. Rata-rata anak yang mengalami gizi buruk, sebagian besar merupakan warga miskin atau pendatang yang tidak memiliki penghasilan tetap ditambah dengan pandemi covi-19 yang menyebabkan berkurangnya sumber penghasilan atau diPHK.

SGM Eksplor berkomitmen untuk mendukung kemajuan seluruh anak indonesia dan memastikan keluarga indonesia dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Kami percaya bahwa setiap anak berhak untuk maju dan tidak boleh ada anak yang tertinggal. Kemajuan bangsa kita, dan masyarakat yang membentuk bangsa kita, tergantung pada kemajuan anak-anak penerus generasi.

“Indonesia Emas 2045” adalah sebuah visi kolektif masyarakat Indonesia untuk menyambut bonus demografi dimana jumlah masyarakat usia produktif mencapai 70% di tahun 2045. Untuk itulah persiapan membentuk generasi yang kuat, sehat dan berdaya terutama anak-anak yang terlahir di tahun 2020 merupakan prioritas yang harus kita lakukan dari sekarang.

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, SGM Eksplor melakukan kolaborasi gerakan sosial bersama Lazada dan WeCare.id serta dengan rekanan organisasi masyarakat di last-mile seperti Kopernik dan JPM (Jaringan Peduli Masyarakat) NTT dalam program penyediaan gizi dan fasilitas kesehatan mandiri untuk anak dan keluarga. Misi kami adalah membantu ratusan anak dan keluarganya di daerah 3T untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas gizi yang baik.

SGM Eksplor melalui Program Desa Berdaya Generasi Maju yang terdiri dari Kampung Gizi Mandiri dan Donasi Makanan & Modul Pendidikan (‘’Program’’) bertujuan membantu ratusan anak dan keluarganya di daerah 3T untuk meningkatkan kualitas nutrisi yang baik.

Sasaran penerima manfaat Program ini yakni Anak-anak usia>1 tahun dan 200 keluarga di 5 desa NTT berlokasi di Kecamatan Oenino. Program ini akan diselenggarakan dari Bulan Agustus hingga November 2021.

  1. Kampung Gizi Mandiri Kurangnya akses masyarakat terhadap variasi makanan, ketahanan pangan dan daya beli masyarakat yang rendah menjadi penyebab konsumsi protein hewani, sayur dan buah yang rendah. Pembuatan kebun gizi dan kolam ikan secara mandiri merupakan program berbasis masyarakat sebagai upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi dari buah dan sayur dengan memanfaatkan lahan pekarangan maupun media lain sehingga akses ke mata rantai makanan bernutrisi dapat jauh lebih mudah, hemat dan berkelanjutan. Penerima Manfaat: Minimal 200 KK yang memiliki anak di usia >1 tahun di 5 desa. Sebagian KK akan menerima manfaat berupa kebun gizi mandiri dan sebagian lagi berupa kolam ikan lele mandiri. Dampak dari program ini untuk peningkatan kualitas nutrisi anak dan keluarga dalam jangka panjang

  2. Sembako Paket Gizi dan Modul Kesehatan Anak dan Keluarga Masih rendahnya masyarakat serta anak yang mengonsumsi protein serta kurangnya akses terhadap variasi makanan, ketahanan pangan dan daya beli menyebabkan gizi masyarakat belum optimal. Oleh karena itu, program ini ditujukan kepada 500 penerima bingkisan sembako paket gizi dan modul kesehatan anak & keluarga akan difokuskan untuk desa-desa tempat penyelenggaran program Gasing Nekmese dari JPM & Danone Indonesia sebelumnya agar dukungan program semakin optimal. Dampak: Keluarga di desa target mendapat referensi makanan dengan gizi yang kaya dan optimal serta panduan untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

#AyoTunjukTangan Dukung Anak Indonesia Tumbuh Maksimal Beli SGM Eksplor 1/3/5 Plus dan bantu Donasi Nutrisi Anak Generasi Maju di NTT

Setiap anak berhak untuk maju

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Bantuan peningkatan kualitas kesehatan bagi anak-anak dan keluarga di daerah 3T


Seluruh wilayah di Indonesia, terdampak akibat pandemi Covid-19, termasuk daerah NTT. Berdasarkan data Satuan Tugas Covid-19 NTT Marius Jelamu pada Kamis, 22 Juli 2021 mengungkapkan terdapat tambahan 1.021 warga terinfeksi Covid-19 dalam sehari, yang merupakan rekor tertinggi selama pandemi. Total kasus Covid-19 di NTT menjadi 33.992 yakni dengan jumlah kasus aktif sebanyak 10.502 kasus (31%) dan korban meninggal sebanyak 666 orang. (Sumber: https://www.kompas.id/baca/nusantara/2021/07/23/varian-delta-menyebar-ntt-catat-rekor-baru-kasus-covid-19

Berdasarkan Badan Pusat Statistik, Provinsi NTT menempati urutan pertama Rasio Penderita Gizi Buruk Tertinggi tahun 2018 (Per 10.000 Penduduk) yakni 9,7%. Menurut Studi Status Gizi Balita Kemenkes RI tahun 2019 NTT merupakan provinsi dg angka prevalensi stunting tertinggi di Indonesia yakni 43,8%. Gizi buruk merupakan salah satu bentuk malnutrisi, balita penderita gizi buruk ditandai dengan berat dan tinggi badan yg tidak sesuai dengan umurnya diakibatkan oleh kurangnya terpenuhinya kebutuhan protein. Didukung dengan data lain yakni menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang,NTT Retnowati menyebutkan kasus gizi buruk pada tahun 2018 terdapat 218 kasus (1,47%), tahun 2019 ada 353 kasus (2,3%) dan tahun 2020 terdapat 796 kasus (5,0%). Salah satu faktor peningkatan gizi buruk adalah pandemi covid-19, dimana para orang tua takut ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa kondisi gizi anaknya. Anak yang kurang gizi, dapat kembali ke kondisi gizi buruk jika asupan makananan di rumah tidak terpenuhi. Untuk itu, ketahanan pangan keluarga juga sangat penting dalam mendukung upaya pencegahannya. Rata-rata anak yang mengalami gizi buruk, sebagian besar merupakan warga miskin atau pendatang yang tidak memiliki penghasilan tetap ditambah dengan pandemi covi-19 yang menyebabkan berkurangnya sumber penghasilan atau diPHK.

SGM Eksplor berkomitmen untuk mendukung kemajuan seluruh anak indonesia dan memastikan keluarga indonesia dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Kami percaya bahwa setiap anak berhak untuk maju dan tidak boleh ada anak yang tertinggal. Kemajuan bangsa kita, dan masyarakat yang membentuk bangsa kita, tergantung pada kemajuan anak-anak penerus generasi.

“Indonesia Emas 2045” adalah sebuah visi kolektif masyarakat Indonesia untuk menyambut bonus demografi dimana jumlah masyarakat usia produktif mencapai 70% di tahun 2045. Untuk itulah persiapan membentuk generasi yang kuat, sehat dan berdaya terutama anak-anak yang terlahir di tahun 2020 merupakan prioritas yang harus kita lakukan dari sekarang.

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, SGM Eksplor melakukan kolaborasi gerakan sosial bersama Lazada dan WeCare.id serta dengan rekanan organisasi masyarakat di last-mile seperti Kopernik dan JPM (Jaringan Peduli Masyarakat) NTT dalam program penyediaan gizi dan fasilitas kesehatan mandiri untuk anak dan keluarga. Misi kami adalah membantu ratusan anak dan keluarganya di daerah 3T untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas gizi yang baik.

SGM Eksplor melalui Program Desa Berdaya Generasi Maju yang terdiri dari Kampung Gizi Mandiri dan Donasi Makanan & Modul Pendidikan (‘’Program’’) bertujuan membantu ratusan anak dan keluarganya di daerah 3T untuk meningkatkan kualitas nutrisi yang baik.

Sasaran penerima manfaat Program ini yakni Anak-anak usia>1 tahun dan 200 keluarga di 5 desa NTT berlokasi di Kecamatan Oenino. Program ini akan diselenggarakan dari Bulan Agustus hingga November 2021.

  1. Kampung Gizi Mandiri Kurangnya akses masyarakat terhadap variasi makanan, ketahanan pangan dan daya beli masyarakat yang rendah menjadi penyebab konsumsi protein hewani, sayur dan buah yang rendah. Pembuatan kebun gizi dan kolam ikan secara mandiri merupakan program berbasis masyarakat sebagai upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi dari buah dan sayur dengan memanfaatkan lahan pekarangan maupun media lain sehingga akses ke mata rantai makanan bernutrisi dapat jauh lebih mudah, hemat dan berkelanjutan. Penerima Manfaat: Minimal 200 KK yang memiliki anak di usia >1 tahun di 5 desa. Sebagian KK akan menerima manfaat berupa kebun gizi mandiri dan sebagian lagi berupa kolam ikan lele mandiri. Dampak dari program ini untuk peningkatan kualitas nutrisi anak dan keluarga dalam jangka panjang

  2. Sembako Paket Gizi dan Modul Kesehatan Anak dan Keluarga Masih rendahnya masyarakat serta anak yang mengonsumsi protein serta kurangnya akses terhadap variasi makanan, ketahanan pangan dan daya beli menyebabkan gizi masyarakat belum optimal. Oleh karena itu, program ini ditujukan kepada 500 penerima bingkisan sembako paket gizi dan modul kesehatan anak & keluarga akan difokuskan untuk desa-desa tempat penyelenggaran program Gasing Nekmese dari JPM & Danone Indonesia sebelumnya agar dukungan program semakin optimal. Dampak: Keluarga di desa target mendapat referensi makanan dengan gizi yang kaya dan optimal serta panduan untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

#AyoTunjukTangan Dukung Anak Indonesia Tumbuh Maksimal Beli SGM Eksplor 1/3/5 Plus dan bantu Donasi Nutrisi Anak Generasi Maju di NTT

Setiap anak berhak untuk maju

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Beli dan Dukung

Donasi untuk campaign serupa

0 donors
By BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL
By BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL
100% terdanai
Rp.0,-

Funded

Rp.115,500,000,-

Needed

0 donors
By Akon April
By Akon April
100% terdanai
Rp.0,-

Funded

Rp.11,550,000,-

Needed

0 donors
By BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL
By BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL
100% terdanai
Rp.0,-

Funded

Rp.115,500,000,-

Needed

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar