Asyila Belum Bisa Berjalan Akibat Menderita Penyakit Infeksi Bawaan!

img-medikator
Rehab Medik

Asyila Rafifatu Rifda

    donatur
terdanai

Funded

Needed

Bantu Asyila Melawan Penyakitnya!


Asyila masih berusia 3 tahun tetapi sudah harus mengecap pahitnya hidup sejak lahir. Saat ia lahir, ukuran kepalanya lebih kecil dari bayi normal lainnya. Dokter mengatakan Asyila mengalami Global Development Delay, microsefali, gangguan pendengaran dan juga terkena infeksi cytomegalovirus.

Akibat penyakit yang dideritanya, balita malang ini harus terus berjuang melawan berbagai penyakit yang membuat tumbuh kembangnya terhambat. Dibandingkan teman sebayanya, Asyila tidak dapat mendengar dan belum bisa berjalan normal.

Asyila membutuhkan alat bantu pada kakinya, namun harga alat tersebut cukup mahal. Keluarga Asyilla tinggal di Jakarta Timur, mereka hidup dalam kesederhanaan, hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari. Orangtua Asyila selalu berdoa semoga keadaan Asyila perlahan membaik agar dapat tumbuh & berkembang normal seperti anak-anak seusianya

Asyila dibantu oleh komunitas Teman Rehab untuk proses penggalangan dana ini. Teman Rehab adalah suatu komunitas kumpulan dokter-dokter yang peduli terhadap pasien-pasien rehabilitasi medik atau pasien dengan disabilitas. Disini mereka membantu dalam proses perawatan dan pemilihan alat yang tepat untuk perawatan Asyila.

Jika ingin membantu inisiatif Teman Rehab lainnya, bisa kunjungi Campaign Page mereka di Teman Rehab

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Keterlambatan perkembangan umum atau global developmental delay merupakan keadaan keterlambatan perkembangan yang bermakna pada dua atau lebih ranah perkembangan. Secara garis besar, ranah perkembangan anak terdiri atas motor kasar, motor halus, bahasa / bicara, dan personal sosial / kemandirian. Sekitar 5 hingga 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Data angka kejadian keterlambatan perkembangan umum belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan sekitar 1-3% anak di bawah usia 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum

Penyebab keterlambatan perkembangan umum antara lain gangguan genetik atau kromosom seperti sindrom Down; gangguan atau infeksi susunan saraf seperti palsi serebral atau CP, spina bifida, sindrom Rubella; riwayat bayi risiko tinggi seperti bayi prematur atau kurang bulan, bayi berat lahir rendah, bayi yang mengalami sakit berat pada awal kehidupan sehingga memerlukan perawatan intensif dan lainnya

Gangguan pendengaran adalah salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan oleh terlalu seringnya terpapar suara yang nyaring/keras. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh faktor usia. Pendengaran dapat dikatakan terganggu apabila sinyal suara gagal mencapai otak. Pada umumnya, gangguan pendengaran berkembang secara bertahap. Namun, hilangnya pendengaran dapat terjadi secara tiba-tiba. Suara-suara yang memiliki tingkat kebisingan hingga 79 desibel masih bisa dikategorikan aman bagi telinga manusia.

Mikrosefali, ukuran lingkar kepalanya di bawah (- < 2SD) . Mikrosefali dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol/obat, infeksi tetanus, other (syphilis, parvovirus, varicella zoster), rubella, cytomegalovirus, herpes (TORCH), Pasien mikrosefali dengan ubun-ubun terbuka biasanya disebabkan atrofi otak. Mikrosefali dengan ubun-ubun menutup biasanya disebabkan infeksi TORCH atau atrofi otak.

Infeksi cytomegalovirus (CMV) merupakan infeksi kongenital (bawaan dari lahir) yang meluas di dunia dan merupakan jenis infeksi yang paling sering terjadi dengan bentuk klinis yang berbeda-beda. Janin dapat terinfeksi karena infeksi ibu baru (primer) atau infeksi ibu rekuren (berulang/ reaktivasi). Kecenderungan infeksi janin dan risiko terkait sekuel (gejala sisa) dan kerusakan jaringan lebih tinggi setelah infeksi primer. Meskipun kebanyakan infeksi kongenital CMV asimptomatis (tanpa gejala) ketika bayi dilahirkan, infeksi CMV bisa menyebabkan kehilangan pendengaran sensorineural (kerusakan pendengaran karena syarafnya), retardasi mental, dan defisit neurologis (kerusakan saraf)

Sumber:
https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-keterlambatan-perkembangan-umum-pada-anak
https://www.halodoc.com/kesehatan/gangguan-pendengaran
http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/pentingnya-pengukuran-lingkar-kepala-dan-ubun-ubun-besar
https://doktersehat.com/infeksi-cytomegalovirus/

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Bantu Asyila Melawan Penyakitnya!


Asyila masih berusia 3 tahun tetapi sudah harus mengecap pahitnya hidup sejak lahir. Saat ia lahir, ukuran kepalanya lebih kecil dari bayi normal lainnya. Dokter mengatakan Asyila mengalami Global Development Delay, microsefali, gangguan pendengaran dan juga terkena infeksi cytomegalovirus.

Akibat penyakit yang dideritanya, balita malang ini harus terus berjuang melawan berbagai penyakit yang membuat tumbuh kembangnya terhambat. Dibandingkan teman sebayanya, Asyila tidak dapat mendengar dan belum bisa berjalan normal.

Asyila membutuhkan alat bantu pada kakinya, namun harga alat tersebut cukup mahal. Keluarga Asyilla tinggal di Jakarta Timur, mereka hidup dalam kesederhanaan, hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari. Orangtua Asyila selalu berdoa semoga keadaan Asyila perlahan membaik agar dapat tumbuh & berkembang normal seperti anak-anak seusianya

Asyila dibantu oleh komunitas Teman Rehab untuk proses penggalangan dana ini. Teman Rehab adalah suatu komunitas kumpulan dokter-dokter yang peduli terhadap pasien-pasien rehabilitasi medik atau pasien dengan disabilitas. Disini mereka membantu dalam proses perawatan dan pemilihan alat yang tepat untuk perawatan Asyila.

Jika ingin membantu inisiatif Teman Rehab lainnya, bisa kunjungi Campaign Page mereka di Teman Rehab

Diagnosa

Keterlambatan perkembangan umum atau global developmental delay merupakan keadaan keterlambatan perkembangan yang bermakna pada dua atau lebih ranah perkembangan. Secara garis besar, ranah perkembangan anak terdiri atas motor kasar, motor halus, bahasa / bicara, dan personal sosial / kemandirian. Sekitar 5 hingga 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Data angka kejadian keterlambatan perkembangan umum belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan sekitar 1-3% anak di bawah usia 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum

Penyebab keterlambatan perkembangan umum antara lain gangguan genetik atau kromosom seperti sindrom Down; gangguan atau infeksi susunan saraf seperti palsi serebral atau CP, spina bifida, sindrom Rubella; riwayat bayi risiko tinggi seperti bayi prematur atau kurang bulan, bayi berat lahir rendah, bayi yang mengalami sakit berat pada awal kehidupan sehingga memerlukan perawatan intensif dan lainnya

Gangguan pendengaran adalah salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan oleh terlalu seringnya terpapar suara yang nyaring/keras. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh faktor usia. Pendengaran dapat dikatakan terganggu apabila sinyal suara gagal mencapai otak. Pada umumnya, gangguan pendengaran berkembang secara bertahap. Namun, hilangnya pendengaran dapat terjadi secara tiba-tiba. Suara-suara yang memiliki tingkat kebisingan hingga 79 desibel masih bisa dikategorikan aman bagi telinga manusia.

Mikrosefali, ukuran lingkar kepalanya di bawah (- < 2SD) . Mikrosefali dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol/obat, infeksi tetanus, other (syphilis, parvovirus, varicella zoster), rubella, cytomegalovirus, herpes (TORCH), Pasien mikrosefali dengan ubun-ubun terbuka biasanya disebabkan atrofi otak. Mikrosefali dengan ubun-ubun menutup biasanya disebabkan infeksi TORCH atau atrofi otak.

Infeksi cytomegalovirus (CMV) merupakan infeksi kongenital (bawaan dari lahir) yang meluas di dunia dan merupakan jenis infeksi yang paling sering terjadi dengan bentuk klinis yang berbeda-beda. Janin dapat terinfeksi karena infeksi ibu baru (primer) atau infeksi ibu rekuren (berulang/ reaktivasi). Kecenderungan infeksi janin dan risiko terkait sekuel (gejala sisa) dan kerusakan jaringan lebih tinggi setelah infeksi primer. Meskipun kebanyakan infeksi kongenital CMV asimptomatis (tanpa gejala) ketika bayi dilahirkan, infeksi CMV bisa menyebabkan kehilangan pendengaran sensorineural (kerusakan pendengaran karena syarafnya), retardasi mental, dan defisit neurologis (kerusakan saraf)

Sumber:
https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-keterlambatan-perkembangan-umum-pada-anak
https://www.halodoc.com/kesehatan/gangguan-pendengaran
http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/pentingnya-pengukuran-lingkar-kepala-dan-ubun-ubun-besar
https://doktersehat.com/infeksi-cytomegalovirus/

Para Donatur (0)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar