Aleicia Alami Gangguan Pita Suara Akibat Menelan Baterai

img-medikator
Diana Banunaek

Aleicia Martinus

    donatur
terdanai

Funded

Needed

Bantu Aleicia Melawan Penyakitnya!


Aleicia (11 tahun) sudah berpuluh kali masuk rumah sakit untuk di rawat karena gangguan yang dialaminya. Awalnya, Aleicia menelan sebuah baterai saat usia 4 bulan. Setelah dikeluarkan, ia dirawat selama 3 bulan di rumah sakit.

Walaupun sudah dikeluarkan, kondisi Aleicia belum juga membaik. Baterai yang ditelan gadis malang itu mulai merusak tubuhnya hingga menimbulkan penyakit yang lain. Aleicia mengalami gangguan pada pita suara dan gizi buruk akibat penyakit yang dialaminya.

Setiap bulan Aleicia melakukan kontrol rutin ke RSUD Ambon untuk memantau tumbuh kembang serta masalah kesehatan lainnya yang ia derita. Dan juga evaluasi setiap 6 bulan sekali ke rumah sakit Jakarta. Diperlukan perawatan yang adekuat seperti nutrisi yang baik secara berkesinambungan dan mengatasi penyakit lainnya jika ada, agar peningkatan berat badan diperoleh dalam waktu yang cepat sehingga ia dapat mengalami kejar tumbuh.

Saat ini ayah Aleicia tidak mempunyai penghasil tetap. Semenjak pandemi Covid-19, ayahnya yang seorang wartawan lepas permintaan pekerjaannya semakin menurun. Penghasilan ayah yang pas-pas-an hanya bisa untuk biaya sehari-hari dan tidak cukup untuk biaya penunjang pengobatan Aleicia.

Para Donatur (0)

Perkembangan

Diagnosa

Refluks laringofaring (LPR) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan jatuh di kotak suara. Hal ini terjadi karena sfingter (katup) esofagus melemah atau rusak sehingga tidak menutup secara sempurna. Akibatnya, makanan yang sudah masuk ke lambung dapat kembali naik ke kerongkongan, tenggorokan, kotak suara, bahkan juga ke bagian belakang hidung.

LPR disebut juga dengan silent reflux atau refluks asam lambung diam-diam (tersembunyi). Pasalnya, gejala LPR hampir mirip seperti gejala asam lambung (GERD), tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas maupun sensasi perih terbakar di dada ( heartburn) dan tenggorokan. Ini sebabnya, refluks laringofaring sering kali disalahartikan dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa.

Sama seperti namanya, refluks laringofaring atau LPR hanya menunjukkan beberapa gejala asam lambung dan cenderung samar-samar. Gejala LPR yang terjadi pada orang dewasa di antaranya adalah:
* Rasa pahit di tenggorokan
* Sakit tenggorokan atau sensasi terbakar di tenggorokan
* Sulit menelan, merasa seperti ada yang tersangkut di tenggorokan
* Suara serak
* Sering batuk
* Postnasal drip kronis, kondisi ketika lendir terlalu banyak di hidung dan tenggorokan
* Asma

Sementara itu, gejala LPR pada bayi dan anak-anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Hanya saja, bayi dan anak-anak yang mengalami LPR cenderung merasakan muntah-muntah, sulit menyusui, dan sulit menaikkan berat badan.

Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kekurangan zat gizi adaptif bersifat ringan sampai dengan berat. Gizi kurang banyak terjadi pada anak usia kurang dari 5 tahun

Sumber:
https://hellosehat.com/pencernaan/maag/gejala-asam-lambung-diam-diam/
https://idtesis.com/pengertian-gizi-kurang/

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Bantu Aleicia Melawan Penyakitnya!


Aleicia (11 tahun) sudah berpuluh kali masuk rumah sakit untuk di rawat karena gangguan yang dialaminya. Awalnya, Aleicia menelan sebuah baterai saat usia 4 bulan. Setelah dikeluarkan, ia dirawat selama 3 bulan di rumah sakit.

Walaupun sudah dikeluarkan, kondisi Aleicia belum juga membaik. Baterai yang ditelan gadis malang itu mulai merusak tubuhnya hingga menimbulkan penyakit yang lain. Aleicia mengalami gangguan pada pita suara dan gizi buruk akibat penyakit yang dialaminya.

Setiap bulan Aleicia melakukan kontrol rutin ke RSUD Ambon untuk memantau tumbuh kembang serta masalah kesehatan lainnya yang ia derita. Dan juga evaluasi setiap 6 bulan sekali ke rumah sakit Jakarta. Diperlukan perawatan yang adekuat seperti nutrisi yang baik secara berkesinambungan dan mengatasi penyakit lainnya jika ada, agar peningkatan berat badan diperoleh dalam waktu yang cepat sehingga ia dapat mengalami kejar tumbuh.

Saat ini ayah Aleicia tidak mempunyai penghasil tetap. Semenjak pandemi Covid-19, ayahnya yang seorang wartawan lepas permintaan pekerjaannya semakin menurun. Penghasilan ayah yang pas-pas-an hanya bisa untuk biaya sehari-hari dan tidak cukup untuk biaya penunjang pengobatan Aleicia.

Diagnosa

Refluks laringofaring (LPR) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan jatuh di kotak suara. Hal ini terjadi karena sfingter (katup) esofagus melemah atau rusak sehingga tidak menutup secara sempurna. Akibatnya, makanan yang sudah masuk ke lambung dapat kembali naik ke kerongkongan, tenggorokan, kotak suara, bahkan juga ke bagian belakang hidung.

LPR disebut juga dengan silent reflux atau refluks asam lambung diam-diam (tersembunyi). Pasalnya, gejala LPR hampir mirip seperti gejala asam lambung (GERD), tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas maupun sensasi perih terbakar di dada ( heartburn) dan tenggorokan. Ini sebabnya, refluks laringofaring sering kali disalahartikan dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa.

Sama seperti namanya, refluks laringofaring atau LPR hanya menunjukkan beberapa gejala asam lambung dan cenderung samar-samar. Gejala LPR yang terjadi pada orang dewasa di antaranya adalah:
* Rasa pahit di tenggorokan
* Sakit tenggorokan atau sensasi terbakar di tenggorokan
* Sulit menelan, merasa seperti ada yang tersangkut di tenggorokan
* Suara serak
* Sering batuk
* Postnasal drip kronis, kondisi ketika lendir terlalu banyak di hidung dan tenggorokan
* Asma

Sementara itu, gejala LPR pada bayi dan anak-anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Hanya saja, bayi dan anak-anak yang mengalami LPR cenderung merasakan muntah-muntah, sulit menyusui, dan sulit menaikkan berat badan.

Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kekurangan zat gizi adaptif bersifat ringan sampai dengan berat. Gizi kurang banyak terjadi pada anak usia kurang dari 5 tahun

Sumber:
https://hellosehat.com/pencernaan/maag/gejala-asam-lambung-diam-diam/
https://idtesis.com/pengertian-gizi-kurang/

Para Donatur (0)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Perkembangan

Rincian Dana

Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit

snackbar