Bantu Adik Sahrul Berjuang Melawan Kanker!

Muhamad Sahrul Hidayat

No. of Donors
terdanai

Funded

Needed

Berjuang melawan penyakit kanker bukanlah suatu hal yang mudah, tak terbayangkan jika penderitaan ini harus dialami oleh anak-anak yang masih kecil. Seperti yang dilakukan Sahrul (4 tahun), ia sudah hampir setahun berjuang melawan kanker neuroblastoma. Berawal dari Sahrul mengalami lemas dan sesak, ia dilarikan ke rs daerah. Kondisinya tak kunjung menunjukkan perubahan serta Sahrul sempat tak sadarkan diri selama 1 minggu sehingga ia dirujuk ke rumah sakit pusat Jakarta.

Hingga saat ini Sahrul rutin bolak balik kontrol ke rumah sakit. Beberapa obat tidak ditanggung BPJS, apalagi susu khusus untuk Sahrul, serta transportasi ke rumah sakit sangatlah mahal. Ayah Sahrul yang bekerja sebagai buruh tani, penghasilan yang didapatkan per hari hanya sekitar Rp 50.000-60.000. Sangat tidak mencukupi untuk biaya pengobatan Sahrul. Walaupun berada dalam himpitan masalah ekonomi, keluarga Sahrul tetap berusaha sekuat tenaga agar Sahrul mendapatkan pengobatan yang optimal sehingga dapat kembali sembuh dan tumbuh dengan baik.

Perkembangan

Diagnosa

Neuroblastoma adalah jenis kanker langka yang berkembang dari neuroblast atau sel-sel saraf yang belum matang pada anak-anak. Pada kasus neuroblastoma, neuroblast yang seharusnya tumbuh dan berfungsi sebagai sel saraf justru membentuk benjolan berupa tumor padat.

Neuroblastoma lebih sering terjadi pada salah satu kelenjar andrenal di atas ginjal, atau pada jaringan saraf tulang belakang yang membentang dari leher, dada, perut, hingga panggul. Penyakit kanker langka ini dapat menyebar dengan cepat ke organ lain, seperti sumsum tulang, kelenjar getah bening, tulang, hati, serta kulit. Sebagian besar kasus neuroblastoma terjadi pada anak-anak usia 5 tahun ke bawah.

Gejala neuroblastoma bisa bermacam-macam, tergantung pada bagian tubuh yang terserang. Gejala awal dapat terlihat samar dan sulit ditemukan. Neuroblastoma yang menyerang daerah perut ditandai dengan nyeri perut, konstipasi, kulit perut yang terasa keras apabila disentuh, perut menjadi bengkak, selera makan berkurang, dan penurunan berat badan. Jika kondisi ini timbul di dada, dapat menimbulkan gejala berupa nyeri dada, sesak napas disertai mengi, dan perubahan pada mata (ukuran pupil menjadi berbeda dan kelopak mata turun). Sedangkan apabila neuroblastoma menyerang saraf tulang belakang, maka bagian tubuh bawah bisa menjadi lemah, mati rasa, atau mengalami gangguan pergerakan.

Sumber: https://www.alodokter.com/neuroblastoma

Rincian Dana


Disbursement


Total disbursement dana untuk campaign ini


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
Lihat lebih banyak Lihat lebih sedikit

Donors (loading...)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser
Donate Now

Hit Enter to search. Hit Esc to exit