Bantu Amran Sehat Kembali

Dwi Lestari Pramesti

Amran Yusuf

No. of Donors 242
54.80% terdanai
Rp.7,561,850,-

Funded

Rp.6,238,150,-

Needed

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient

Become a Fundraiser

Namaku Amran (1 tahun), mungkin duniaku tak seramai yang kakak-kakak rasakan. Dunia terasa lebih sunyi bagiku yang mengalami gangguan pendengaran. Aku ingin tumbuh menjadi anak yang membanggakan bagi ayah dan ibu, aku ingin bisa memulai hal-hal baru seperti balita seusiaku terapi aku mengalami global developmental delay sehingga tumbuh kembangku terlambat.

Awalnya aku sedih sekali ketika dokter bilang aku juga mengalami mikrosefali, tetapi siang dan malam ibu selalu mendampingiku hingga sisa-sisa semangatku untuk sembuh terkumpul kembali, aku pasti bisa! Keluargaku tinggal di Jakarta Timur, kami hidup dalam kesederhanaan, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Aku tidak ingin membebani ayah dan ibu yang sudah kepusingan mencari biaya berobatku yang besar, aku selalu berdoa agar semua perlahan membaik.

Perkembangan

Diagnosa

*Global Developmental Delay *merupakan keadaan keterlambatan perkembangan yang bermakna pada dua atau lebih ranah perkembangan. Secara garis besar, ranah perkembangan anak terdiri atas motor kasar, motor halus, bahasa / bicara, dan personal sosial / kemandirian. Sekitar 5 hingga 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Data angka kejadian keterlambatan perkembangan umum belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan sekitar 1-3% anak di bawah usia 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum. Penyebab keterlambatan perkembangan umum antara lain gangguan genetik atau kromosom seperti sindrom Down, gangguan atau infeksi susunan saraf seperti palsi serebral atau CP, spina bifida, sindrom Rubella; riwayat bayi risiko tinggi seperti bayi prematur atau kurang bulan, bayi berat lahir rendah, bayi yang mengalami sakit berat pada awal kehidupan sehingga memerlukan perawatan intensif dan lainnya.

Mikrosefali, ukuran lingkar kepalanya di bawah (- < 2SD) . Mikrosefali dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol/obat, infeksi tetanus, other (syphilis, parvovirus, varicella zoster), rubella, cytomegalovirus, herpes (TORCH), Pasien mikrosefali dengan ubun-ubun terbuka biasanya disebabkan atrofi otak. Mikrosefali dengan ubun-ubun menutup biasanya disebabkan infeksi TORCH atau atrofi otak.

Sensorineural hearing loss, or SNHL ( Tuli Sensori Neural), terjadi karena adanya kerusakan pada telinga bagian dalam. Menyebabkan adanya masalah pada jalur saraf dari telinga bagian dalam menuju otak. Pasien akan sulit untuk mendengarkan suara pelan, bahkan suara keras akan terdengar tidak jelas. Gangguan ini merupakan gangguan pendengaran permanen yang paling sering terjadi.

Tuberculosis Paru (TB Paru) adalah penyakit akibat kuman mycobakterium tuberkulosis sistemis sehingga dapat mengenai semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. Tuberculosis paru merupakan penyakit infeksi saluran napas bagian bawah yang menyerang jaringan paru atau atau parenkim paru oleh basil mycobakterium tuberculosis.

sumber:
- http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/pentingnya-pengukuran-lingkar-kepala-dan-ubun-ubun-besar
- https://www.asha.org/public/hearing/Sensorineural-Hearing-Loss/
- http://yankes.kemkes.go.id/read-tb-paru-4222.html

Rincian Dana

Platform fee
Rp.600,000,-
Campaign budget
Rp.1,200,000,-
Pemeriksaan Medis
Rp.12,000,000,-

Total
Rp.13,800,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.1,440,000,-


Berikut adalah detail transaksi pencairan dana :

Tanggal
Transaction
Amount
21 February 2020
Bantuan susu untuk Amran (1)
Rp.1,440,000,-
Load More

Hit Enter to search. Hit Esc to exit