Mari bantu Alvaro memperbaiki gizinya

Alvaro Anindito

No. of Donors 6
2.78% terdanai
Rp.144,000,-

Funded

Rp.5,031,000,-

Needed

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient

Become a Fundraiser

Alvaro (22 bulan) tertidur lelap dalam pelukan saya, mungkin lelah berjuang melawan katarak dan gangguan pendengaran yang ia alami sejak bayi. Saya selalu yakin Alvaro anak yang kuat, meski perjalanan hidupnya begitu keras, ia sulit melihat dan hanya sunyi yang di dengarnya, termasuk tuli berat. Awalnya saat usia 2 bulan, muncul titik putih di mata Alvaro, ternyata Alvaro mengalami katarak. Lalu kami tahu bahwa Alvaro juga mengalami tuli berat sejak lahir ketika usia 5 bulan.

Beruntung sebelumnya ada orang berhati baik yang masih peduli yang membantu membelikan kacamata khusus katarak untuk Alvaro, namun seiring usia yang bertambah, ukuran kacamata tersebut harus diganti. Alvaro mengalami rubella sindrom sehingga mengalami berbagai gangguan di tubuhnya, ia juga mengalami gizi buruk dan harus mengkonsumsi susu khusus setiap harinya.

Kami sebagai orang tua ingin yang terbaik untuk Alvaro, kerja keras kami ternyata masih belum menutupi kebutuhan Alvaro. Ayah Alvaro bekerja sebagai tukang antar ayam keliling dan saya di rumah menjaga Alvaro, semoga Tuhan bukakan jalan untuk kesembuhan anak kami”-Ibu Alvaro.

Perkembangan

Nov. 7, 2019
Penggalangan dana dimulai

Penggalangan dana untuk Alvaro dimulai

Diagnosa

Gizi buruk adalah suatu kondisi yang ditandai dengan berat badan dan tinggi badan anak jauh di bawah rata-rata. Indikator yang digunakan untuk mengetahui status gizi adalah grafik berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Selain berat dan tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA) juga masuk ke dalam pemeriksaan klinis gizi buruk. Jika diukur menggunakan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA) yang mengacu pada WHO dengan berbagai indikator pendukung, gizi buruk memiliki kategori sendiri. Anak dikatakan mengalami gizi buruk ketika hasil pengukuran indikator BB/TB untuk status gizinya kurang dari 70 persen nilai median.

Sindrom rubela kongenital (SRK) adalah suatu kumpulan gejala penyakit terdiri dari katarak (kekeruhan lensa mata), penyakit jantung bawaan, gangguan pendengaran, dan keterlambatan perkembangan, termasuk keterlambatan bicara dan disabilitas intelektual. Sindrom rubela kongenital disebabkan infeksi virus rubela pada janin selama masa kehamilan akibat ibu tidak mempunyai kekebalan terhadap virus rubela. Seorang anak dapat menunjukkan satu atau lebih gejala SRK dengan gejala tersering adalah gangguan pendengaran.

sumber: https://hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/gizi-buruk-pada-anak/ http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/sindrom-rubela-kongenital

Rincian Dana

Platform fee
Rp.225,000,-
Campaign budget
Rp.450,000,-
Nutrisi
Rp.4,500,000,-

Total
Rp.5,175,000,-


Disbursement


Total disbursement dana untuk pasien
Rp.0,-


Belum ada riwayat disbursement.



Donors (6)

Fundraisers (0)

This patient does not have fundraiser

Help this campaign as a fundraiser. The fund you collected will directly fund this patient.


Become a Fundraiser

Hit Enter to search. Hit Esc to exit